Grab Patuhi Perintah Pemprov DKI, Skuter Listrik Tak Lagi Lintasi JPO dan Trotoar Pengguna jalan menggunakan otopet atau skuter listik di Jakarta, Rabu (16/10) Antara

MerahPutih.Com - Pihak Grab akan menuruti instruksi Pemprov DKI Jakarta untuk tidak mengoperasikan skuter listrik GrabWheels di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) atau trotoar Jakarta.

PR Manger Grabbike, Dewi Nuraini mengatakan saat ini pihaknya telah memutuskan bahwa e-scooter hanya akan melintas di jalan yang ditentukan yakni jalur sepeda.

Baca Juga:

Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pengguna Skuter Tak Berani Naik JPO Siang Hari

"Kami telah menentukan lokasi-lokasi yang dapat dilalui oleh GrabWheels, dan saat ini mengikuti jalur sepeda yang ada di Jakarta, trotoar jalan dan area-area yang sudah ada di titik poin yang telah ditentukan," ujar Dewi Nuraini saat dikonfirmasi Kamis (14/11).

Grab patuhi aturan pemprov DKI
Logo Grab (Foto: grab.id)

Dewi mengaku, pihaknya juga bakal menerjunkan petugas dari GrabWheels di kawasan JPO yang berada disekitar lokasi penyewaan otopet listrik. Petugas ini memberi edukasi kepada pengguna skuter untuk tidak menggunakan fasilitas pejalan kaki.

"Seluruh tim GrabWheels yang ada di area parkir di area JPO akan mengedukasi pengguna terkait aturan ini dan juga aturan keselamatan lainnya," paparnya.

Lanjut Dewi para petugas tersebut disiagakan dari pukul 22.00 hingga pukul 2.00 dini hari demi mengantisipasi kembali terjadinya peristiwa kecelakaan maut di kawasan Gate 3 GBK, Jakarta, pada Minggu (10/11), 03.29 dini hari lalu.

"Pukul 22.00 WIB hingga 2 pagi sesuai dengan kesepakatan bersama Bina Marga," ucapnya.

Baca Juga:

DPR Minta Polda Metro Jaya Tertibkan Pengguna Grab Skuter

Saat ini, Dewi mengungkapkan, pihaknya sudah melengkapi fitur dalam aplikasi GrabWheels untuk mengontrol mereka. Apabila pengguna menerobos area yang sudah dilarang maka mereka memberikan peringatan melalui aplikasi.

"Memberi notifikasi melalui aplikasi kepada pengguna apabila ada pelanggaran yang dilakukan dan memberikan petunjuk penggunaan Menaruh rambu-rambu larangan dan petunjuk di dekat area parkir dan juga JPO," tutupnya.(Asp)

Baca Juga:

Wisnu Tewas Disambar Camry Saat Kendarai Grabwheels, Mental 15 Meter

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mulai Besok, Ganjil Genap Berlaku di Bogor dan Kafe Wajib Tutup Jam 9 Malam
Indonesia
Mulai Besok, Ganjil Genap Berlaku di Bogor dan Kafe Wajib Tutup Jam 9 Malam

Polresta Bogor Kota memberlakukan ganjil genap selama dua hari mulai Sabtu (19/6).

Tabir Penyebab Jatuhnya Pesawat SJ 182 Terancam Tak Terungkap
Indonesia
Tabir Penyebab Jatuhnya Pesawat SJ 182 Terancam Tak Terungkap

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menegaskan bahwa cocpit flight recorder (CFR) harus ditemukan.

Kasus COVID-19 Jateng Naik, Gibran Berlakukan Jam Malam
Indonesia
Kasus COVID-19 Jateng Naik, Gibran Berlakukan Jam Malam

"Jam malam kita berlakukan. Ya, mau gimana lagi. Inmen (Instruksi Menteri Dalam Negeri) seperti itu," ujar Gibran di Balai Kota Solo, Rabu (23/6).

PT Pos Targetkan 100 Persen Bansos Tunai Cair di April
Indonesia
PT Pos Targetkan 100 Persen Bansos Tunai Cair di April

"Pos Indonesia mendukung usaha percepatan pemulihan ekonomi, lebih cepat, lebih baik. Kami mendukung program-program dan kebijakan dari pemerintah dalam memperkuat kembali ekonomi nasional," kata Faizal.

17 Orang Terpapar COVID-19, Pemukinan di Gandaria Jaksel Lockdown
Indonesia
17 Orang Terpapar COVID-19, Pemukinan di Gandaria Jaksel Lockdown

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran menyatakan, aparat mengoptimalkan operasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro guna menekan kasus COVID-19 di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

KPK Limpahkan Berkas Perkara Nurhadi dan Menantunya ke Pengadilan Tipikor
Indonesia
KPK Limpahkan Berkas Perkara Nurhadi dan Menantunya ke Pengadilan Tipikor

"Tim JPU (jaksa penuntut umum) melimpahkan berkas perkara terdakwa Nurhadi dan Rezky Herbiyono ke Pengadilan Tipikor Jakarta," ucap Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri

Bela Negara Tak Melulu Pendidikan Militer, PKS: Pemaksaan Bisa Langgar HAM
Indonesia
Bela Negara Tak Melulu Pendidikan Militer, PKS: Pemaksaan Bisa Langgar HAM

Pendidikan kewarganegaraan ini berbentuk Pendidikan Kesadaran Bela Negara (PKBN)

Pemerintah Tambah 12 Perusahaan Pemungut Pajak Layanan Digital
Indonesia
Pemerintah Tambah 12 Perusahaan Pemungut Pajak Layanan Digital

DJP terus mengidentifikasi dan aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan lain yang menjual produk digital luar negeri ke Indonesia.

Kota Wuhan Gelar Pameran Mobil Terbesar sejak Di-lockdown
Dunia
Kota Wuhan Gelar Pameran Mobil Terbesar sejak Di-lockdown

Otomotif merupakan salah satu pilar utama industri di Wuhan.

Kondisi Terkini Gunung Semeru Usai Erupsi
Indonesia
Kondisi Terkini Gunung Semeru Usai Erupsi

"Kawasan lereng Gunung Semeru sudah nampak melandai," ucap Kepala Seksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim), Satriyo Nur Seno.