Grab Bantah Terlibat Rencana Seruan Aksi Nasional Penolakan PPKM Layanan GrabProtect, protokol kesehatan dan keselamatan untuk meminimalisir risiko penularan COVID-19 selama perjalanan. (ANTARA/HO-Grab)

MerahPutih.com - Grab Indonesia membantah terlibat rencana dalam Rencana Seruan Aksi Nasional terhadap Penolakan PPKM yang disebut akan berlangsung pada Sabtu (24/7)

"Terkait informasi yang tersebar melalui pesan instan dan memuat tangkapan layar yang mengindikasikan bahwa Grab dan beberapa platform teknologi lain akan menjadi salah satu pendukung aksi massa yang akan berlangsung di Jakarta pada 24 Juli, bersama ini kami tegaskan bahwa Grab tidak terlibat sama sekali dalam gerakan ini dimana penyertaan logo perusahaan dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," ucap President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/7).

Baca Juga

Rencana Demo Menolak PPKM, Jalanan Seputar Istana Negara Ditutup

Ridzki menambahkan, sejak awal pandemi, Grab senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah dan mendukung penuh upaya penanganan pandemi COVID-19 serta pemulihan kesehatan dan ekonomi nasional melalui berbagai inisiatif.

"Grab juga telah berperan aktif mendorong percepatan program vaksinasi nasional yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang telah dilaksanakan sejak Februari 2021 dan hingga kini telah membantu distribusi vaksin di lebih dari 54 kota dan kabupaten se-Indonesia kepada lebih dari ratusan ribu masyarakat, termasuk lansia, penyandang disabilitas, pekerja sektor pariwisata, dan mitra pengemudi Grab," jelasnya.

Ia menambahkan, Grab berkomitmen dalam mendukung sumber penghidupan yang berkesinambungan bagi para mitra selama masa pandemi ini melalui berbagai program bantuan seperti program ATASI yang meliputi Antisipasi; pengembalian biaya tes Antigen atau PCR mitra pengemudi serta proteksi pendapatan sampai Rp3 juta per mitra yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Komunitas ojol geram namanya dicatut ikut demo tolak PPKM (MP/Kanugraha)
Komunitas ojol geram namanya dicatut ikut demo tolak PPKM (MP/Kanugraha)

Lalu, Tangkal; dukungan Grab bagi mitra pengemudi untuk memperoleh barang kebutuhan sehari-hari dan obat-obatan melalui aplikasi mitra. Dan kemudian Vaksinasi; mendorong dan dan mendukung program vaksinasi bagi mitra pengemudi di seluruh Indonesia.

Ridzki mengatakan para mitra pengemudi dan pengiriman Grab terikat oleh kode etik, termasuk ketentuan yang mengatur mereka untuk tidak terlibat atau memprovokasi mitra lain untuk melakukan kegiatan yang dapat merusak fasilitas umum atau merugikan pihak lain, dan atau merugikan pihak manapun tidak terkecuali merugikan Grab.

"Atas ketentuan ini, mitra yang terlibat akan bertanggung jawab secara pribadi dan karenanya membebaskan Grab dari segala pertanggungjawaban, atas setiap perbuatan yang dilakukan secara individu atau bersama-sama pihak lain, dengan latar belakang atau tujuan politik atau idealisme tertentu, menggunakan atau tidak menggunakan atribut, merk atau logo Grab, atau visual lainnya yang dapat diasosiasikan dengan Grab," tegasnya.

"Sikap dan opini yang diungkapkan oleh mitra pengemudi dan pengiriman Grab seluruhnya bersifat pribadi dan tidak mencerminkan opini atau sikap Grab sebagai perusahaan," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Kelompok Ojol Geram Namanya Dicatut untuk Provokasi Demo Menentang PPKM

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Seorang Artis Ikut Terjerat Kasus Dugaan Prostitusi Setelah Hotelnya Digerebek
Indonesia
Seorang Artis Ikut Terjerat Kasus Dugaan Prostitusi Setelah Hotelnya Digerebek

Polda Metro Jaya menggerebek Hotel Alona terkait kasus dugaan prostitusi, di wilayah Kreo, Larangan, Kota Tangerang, Banten.

Tak Perlu Kekuatan Besar Lawan KKB, Mahfud: Kita Hanya Hadapi Segelintir Orang
Indonesia
Tak Perlu Kekuatan Besar Lawan KKB, Mahfud: Kita Hanya Hadapi Segelintir Orang

Pangdam dan Kapolda diminta agar berkoordinasi dengan baik

Oknum Anggota TNI AU Diproses karena Sambut Kedatangan Rizieq Shihab
Indonesia
Oknum Anggota TNI AU Diproses karena Sambut Kedatangan Rizieq Shihab

Dunia maya kembali dihebohkan dengan adanya video viral seorang anggota TNI Angkatan Udara (AU) yang tengah melantunkan nyanyian menyambut kedatangan pimpinan FPI Rizieq Shihab.

Mahfud MD Janji Pasal Karet UU ITE Bakal Direvisi
Indonesia
Mahfud MD Janji Pasal Karet UU ITE Bakal Direvisi

Pemerintah akan membahas insiaitif revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Penganiaya Sopir Truk di Jakarta Utara Palsukan Pelat Kendaraan
Indonesia
Penganiaya Sopir Truk di Jakarta Utara Palsukan Pelat Kendaraan

Penganiaya sopir truk di kawasan Jakarta Utara berinisial O (39) berdalih menggunakan pelat nomor kendaraan palsu lantaran yang asli sudah mati.

Jurnalis di Tanah Air Bersatu Dukung Konflik Palestina dengan Israel Berakhir
Indonesia
Jurnalis di Tanah Air Bersatu Dukung Konflik Palestina dengan Israel Berakhir

"Kami ingin konflik di sana bisa segera di akhiri agar tidak ada lagi wanita dan anak-anak yang menjadi korban," jelas wartawan senior ini.

[HOAKS atau FAKTA]: Jalan Tol di Sumatra Membelah Kebun Kurma
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jalan Tol di Sumatra Membelah Kebun Kurma

“Kanan kiri pohon kurma...???? Yg kemarin nggak butuh jalan Tol, nggak usah lewat sini yah..????”.

Suap 'Ketuk Palu', Pejabat hingga Eks Legislator Jambi Diperiksa KPK
Indonesia
Suap 'Ketuk Palu', Pejabat hingga Eks Legislator Jambi Diperiksa KPK

"Mereka akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Tadjudin Hasan (TH)," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Kepala Daerah Diminta Gencarkan 'Testing' dan 'Tracing' Tekan COVID-19
Indonesia
Kepala Daerah Diminta Gencarkan 'Testing' dan 'Tracing' Tekan COVID-19

Kasus positif COVID-19 di luar Jawa dan Bali sempat meningkat

Pemerintah Tutup Penerbangan dari India, Kecuali Kiriman Logistik
Indonesia
Pemerintah Tutup Penerbangan dari India, Kecuali Kiriman Logistik

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, untuk sementara waktu, tak ada penerbangan reguler dari India ke Indonesia.