GoRide dan GrabBike Resmi 'Hilang' dari Aplikasi Ilustrasi: Dua orang pengemudi ojek online berbincang di Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (17/2/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww/aa. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 terkait pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskal Besar (PSBB) di Ibu Kota. Pergub itu berisikan sebanyak 28 pasal dan mengacu pada Pedoman Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020.

Salah satu ketentuan yang diatur adalah ojek online (Ojol) dan ojek pangkalan hanya diizinkan untuk mengantar barang, dan tak diperbolehkan mengangkut penumpang.

Baca Juga

PSBB Resmi Diterapkan, Anies Pastikan Ojol Dilarang Angkut Penumpang

Akibatnya, fitur memesan ojek secara online oleh dua perusahaan yakni GrabBike maupun GoRide, pagi ini, Jumat (10/4) sudah tidak dapat diakses.

Pantauan Merahputih.com, logo GrabBike memang masih ditemukan di aplikasi Grab. Namun, ketika di klik muncul ikon mobil dan diarahkan untuk memesan berbagai layanan yang ada di GrabCar, meski pun sudah mengklik GrabBike sejak awal.

Fitur GoRide hilang dari aplikasi Gojek (Ist)

Sementara aplikasi Gojek, ikon GoRide sudah tidak ada di aplikasi. Sempat dicari dengan cara mengklik 'More', GoRide tak juga ditemukan. Untuk layanan lainnya seperti GoCar dan GoFood, masih bisa diakses.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Gojek maupun Grab terkait dihilangkannya fitur ride keduanya.

Baca Juga

Tangani Pandemi COVID-19, Pemerintah Hanya Miliki 35 Ribu Dokter

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar mulai Jumat, 10 April, sejumlah kegiatan untuk sementara dilarang demi mengurangi penyebaran virus corona di ibu kota.

Kegiatan yang dilarang termasuk ojek online untuk mengangkut penumpang, untuk sementara waktu mpara pengemudi hanya bisa mengantarkan barang. PSBB di Jakarta dijadwalkan berlaku sampai 23 April. (Pon)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH