Google Beli North, Perusaahan Kacamata Pintar Google beli North untuk mengembangkan kacamata pintar. (Foto: pixabay/Sandersmit)

PERUSAHAAN raksasa teknologi Google meluaskan lini bisnis mereka. Kali ini, Google membeli perusahaan yang memproduksi kacamata pintar, North. Pembelian itu dilatarbelakangi kegagalan Google di 2015. Ketika itu, Google meluncurkan kacamata pintar buatan mereka sendiri, Glass, ke pasar global.

Dikutip BBC, North ialah perusahaan Kanada yang didirikan pada 2012. Keahlian North dipercaya akan membantu Google dalam pengembangan peragkat keras dan teknologi augmented reality di masa mendatang.

BACA JUGA:

Mengenal Butterfly Hug dalam K-drama 'Its Ok Not To Be Okay'

Senior Vice-President of Google Rish Osterloh mengatakan kerja sama itu akan membangun masa depan yang membantu banyak orang. "Perangkat yang kamu miliki bisa bekerja sama dengan teknologi milik kami," ujar Osterloh.

Pada Desember 2019, North mengumumkan perusahaan akan berhenti membuat Focal 1.0 dan beralih fokus pada generasi kedua. Namun, dengan adanya akuisisi oleh Google, North membatalkan mengembangkan Focals 2.0 milik mereka.

Kacamata pintar Focals dilengkapi prosesornya, baterai, dan bluetooth di dalam bingkat kaca mata. Gawai itu dikontrol dengan bentuk seperti cincin yang disebut Loop dan kompatibel dengan Amazon's Alexa. Pemakai akan melihat layar holographic yang bisa digunakan untuk melihat notifikasi atau memesan transportasi daring.

focals 1,0
North dikenal sebagai produsen kacamata pintar Focals 1.0. (foto: techcrunch)

Focals dibanderol sekitar US$1.000 atau sekitar Rp14,5 juta. Ada juga tambahan lensa yang dijual secara terpisah dengan harga US$200. Akibat akuisisi ini, kacamata Focals sebentar lagi tidak bisa digunakan. Meski demikian, dengan kemampuan teknis North dan dukungan Google, bukan hal tidak mungkin keduanya berencana mengembangkan lebih lanjut kemampuan dan teknologi Google Glass di masa mendatang.

Seolah tak mau kalah, Apple dan Samsung dikabarkan akan meluncurkan produk kacamata pintar. Di lain hal, Facebook justru fokus ke virtual reality dengan produk Oculus.(ray)


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH