Google Alphabet Beri Suntikan Dana untuk Gojek, Ini Tanggapan Menkominfo Menkominfo Rudiantara. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

MerahPutih.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menilai, suntikan dana segar dari induk Google Alphabet kepada perusahaan rintisan Gojek senilai 1,2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 16 triliun menunjukkan kepercayaan investor asing kepada perusahaan itu.

"Kalau investor asing menambah suntikan dana, ini bukan pertama kali, sudah ronde-ronde beberapa kali menunjukkan kepercayaan investor akan bertumbuhnya bisnis yang digeluti Gojek," kata Rudiantara seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat (19/1).

Menurut Rudiantara, kepercayaan kepada Gojek memiliki implikasi kepercayaan kepada iklim investasi Indonesia, khususnya ekonomi digital.

Ekonomi digital, kata dia, memberi ruang untuk investasi lebih cepat, terlihat pada 2017 investasi asing di bidang ekonomi digital di Indonesia sebesar 4,7 miliar dolar AS.

Selain itu, Rudiantara juga menjelaskan bahwa regulasi yang tidak menyulitkan juga menjadi salah satu faktor yang menyumbang kepercayaan investor asing kepada Indonesia.

"Asing masuk karena percaya iklim regulasi tidak ribet, start up misalkan tidak perlu izin hanya registrasi," katanya.

Menkominfo berharap, tidak hanya investor asing yang mengucurkan dana untuk Gojek, melainkan juga perusahaan nasional menjadi investor bisnis ekonomi digital agar perusahaan rintisan Unicorn itu juga dimiliki sebagian sahamnya oleh perusahaan Indonesia.

Google, Temasek Holdings, KKR & Co, Warburg Pincus LLC dan Meituan-Dianping menjadi investor perusahaan start up Gojek. Perusahaan-perusahaan itu turut serta dalam tahap pengumpulan dana mencapai 1,2 miliar dolar AS yang dimulai akhir tahun lalu dan direncanakan berakhir dalam beberapa pekan ke depan. (*)


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH