Golkar Tolak Pansus JIS Usulan PDIP: Lebih Banyak Politiknya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 13 Juli 2023
Golkar Tolak Pansus JIS Usulan PDIP: Lebih Banyak Politiknya
Petugas melakukan perawatan rumput Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (4/7/2023). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

MerahPutih.com - Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta tak sejalan dengan rekan PDI Perjuangan yang berniat menggulirkan pembentukan panitia khusus (pansus) polemik Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Pusat.

"Kalau harus sampai pansus, Golkar Menolak. Kecuali setelah dilakukan audit dan pemeriksaan dan perlu pendalaman lagi mungkin bisa naik pansus," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Basri Baco di Jakarta, Kamis (13/7).

Alasan Golkar menolak upaya pansus lantaran langkah tersebut biasanya dilatarbelakangi persoalan politik, bukan untuk kepentingan masyarakat DKI.

Baca Juga:

Ketua DPRD DKI Pertanyakan Urgensi Pembentukan Pansus JIS

"Pansus ini kadang lebih besar politisnya daripada subtansinya," tuturnya.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta ini juga mengungkapkan bahwa banyak pansus yang dibuat sebelumnya tidak jelas muaranya. Sudah lelah rapat dan mendalami kasus, namun rekomendasinya tidak dieksekusi oleh eksekutif.

"Tidak dilaksanakan juga sama eksekutif padahal sudah capai-capai kita bahas, didalamin di pansus," tuturnya.

Kendati demikian, Baco berujar, pihaknya mendukung Pemprov DKI dan pemerintah pusat yang akan merevitalisasi JIS untuk persiapan Piala Dunia U-17 pada November 2023 nanti.

"Untuk dicek, diperiksa dan kemudian diperbaiki atau disempurnakan atau direnovasi untuk kepentingan tempat Piala Dunia, Golkar setuju dan mendukung penuh," tutupnya.

Baca Juga:

PDIP DKI Minta Pansus JIS Jangan Dikaitkan ke Arah Politik

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mengusulkan pembentukan panitia khusus (pansus) untuk menelisik pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebab proyek yang menghabiskan banyak uang rakyat, tapi fasilitas penunjangnya masih belum standar internasional.

"Iya harus (bentuk pansus), jika dipandang perlu apalagi ini sudah menggunakan banyak uang rakyat sekitar Rp 4,4 triliun dari PEN dan APBD DKI," ujar Dwi Rio, Senin (10/7). (Asp)

Baca Juga:

Fraksi PDIP DKI Ungkap Alasan Dorong Pembentukan Pansus JIS

#Pansus DPRD DKI #Jakarta International Stadion (JIS)
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Bagikan