Golkar Jatim Malu Ketuanya Dicokok KPK Ketua Harian Golkar Jatim, Fredi Poernomo. Foto: MP/Budi

MerahPutih.com - Ketua Harian Golkar Jatim, Fredi Poernomo, menilai tertangkapnya Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak ada kaitannya dengan partai.

"Oleh sebab itu, Golkar menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada KPK. Karena beliau (Nyono) tertangkap sebagai Bupati bukan sebagai ketua partai," kata Fredi saat ditemui di gedung Golkar Jatim, Minggu (4/2)

Fredi mengaku malu dengan tertangkapnya Nyono, mengingat pria 55 tahun itu adalah Ketua DPD Golkar Jawa Timur.

Diakuinya, kejadian ini memang akan berdampak pada mayarakat. Apalagi, kejadian ini berdekatan dengan pilkada serentak.

"Terus terang saya malu. Saya sekali lagi minta maaf kepada publik. Tapi, sebagai rekan, saya tetap mensuport pak Nyono, karena kita masih menghormati azas praduga tak bersalah." tutupnya.

Seperti diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko, semalam.

Berita ini merupakan laporan Budi Lentera, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya.



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH