Golkar Ajukan Capres Sendiri, Agung Laksono Sodorkan Airlangga Hartarto Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) bersama Ketua Umum Kosgoro 1957 Agung Laksono. (ANTARA/Rivan Awal Lingga)

MerahPutih.Com - Tokoh senior Partai Golkar Agung Laksono menyarankan Ketua Umum (Ketum) petahana Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden (Capres) 2024.

Menurut Agung, sudah saatnya Golkar mengajukan Capres sendiri.

Baca Juga:

Mundur Dari Pencalonan, Airlangga Puji Bamsoet Setinggi Langit

"Dengan kemampuan yang banyak disingung, beliau (Airlangga) pada waktu pemilihan presiden (Pilpres) kita usung dari PG," kata Agung kepada wartawan saat Munas Golkar di Hotel Ritz Chalton, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/12).

Agung Laksono sarankan Airlangga Hartarto maju di Pilpres 2024
Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Agung Laksono berada dalam mobil usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (18/1). (ANTARA/Reno Esnir)

Ketum Kosgoro ini berpandangan, dalam 1,8 tahun memimpin PG, Airlangga berhasil mengembalikan kejayaannya dengan tetap menjadi pemenang nomor dua di dalam pemilihan legislatif.

"Kosgoro tidak ragu karena beliau (Airlangga) pantas untuk kita tetapkan kita pilih sebagai ketum 2019-2024 mendatang," ujar mantan Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat ini.

Sementara, Agung Laksono mengapresiasi sikap politik Bambang Soesatyo yang berdampak besar pada soliditas Partai Golkar dengan mengundurkan diri menjadi Ketua Umum.

“Suasana ini akan membangun soliditas yang lebih baik lagi bagi partai, yang memang sangat diperlukan untuk membangun Partai Golkar ke depan,” kata dia.

Kader Golkar, imbuh dia, sepanjang memenuhi kriteria prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela (PDLT) berpeluang besar untuk masuk dalam kepengurusan Golkar periode 2019-2024.

Airlangga Hartarto bersama Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo (kanan) dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berolahraga di kompleks Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/3). (ANTARA FOTO/Biropers-Muchlis)

Selain kepengurusan DPP Partai Golkar, para pendukung Bamsoet juga berpeluang masuk dalam pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD).

Ia menambahkan, Airlangga pun bisa mengakomodasi pendukung Bamsoet di BUMN, duta besar, maupun jabatan eksekutif lainnya.

Untuk itu, Pengurus Kosgoro 1957 telah bertemu Airlangga untuk tak tergesa-gesa mengakomodasi bila belum ada momentum yang tepat.

Baca Juga:

Mundurnya Bamsoet Dari Perebutan Ketum Golkar Rusak Proses Demokrasi

“Ya nanti mungkin ada yang tugas ke luar negeri, ada yang di eksekutif, ada yang di BUMN. Sabarlah, jangan menuntut pada ketua umum agar segera,” katanya.

Agung yang pernah terpilih sebagai Ketua Umum Golkar pada Munas IX tandingan versi Ancol tersebut mengingatkan, kader Golkar tak lagi berseteru dan kubu-kubuan.

“Jangan juga menimbulkan keributan lagi dengan menuntut berbagai hal. Karena kami bercita-cita pada pemilu 2024, Golkar akan punya calon presiden atau calon wakil presiden sendiri,” pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Sempat Bergelojak, Munas Golkar Dijamin Berlangsung Damai dan Demokratis



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH