Go-Jek Memasuki Dunia Crypto Gojek mulai memasuki dunia kripto. (Foto: instagram@gojekindonesia)

PERUSAHAAN transportasi, logistik dan permbayaran berbasis aplikasi Go-Jek, mengumumkan bahwa sedang melakukan akusisi saham besar-besaran dari perusahaan fintech blockchain yang berbasis di Filipina, Coins.ph. Sayangnya belum ada rincian mengenai akuisisi itu.

Menurut laman Coinvestasi, kedua perusahaan tersebut juga mengumumkan kerja sama, dimana platform pembayaran Go-Jek, yakni Go-Pay dan Coins.ph akan berkerja sama untuk mendorong transaksi keuangan cashless di Filipina. Kedunya menggabungkan keahlian teknologi, skalabilitas dan pengalaman Go-Pay di Indonesia dengan pengetahuan lokal yang mendalam dari Coins.ph.


1. Berbagi visi memberdayakan konsumen

online
Memberikan kemudahan yang lebih, pilihan, dan layanan akses yang diinginkan. (Foto: onlineshopm)


Ron Hose, pendiri dan CEO dari Coins.ph, mengatakan, Coins.ph dan Go-Jek berbagi visi yang sama yang membuat kesuksesan di dalam pasar masing-masing. Memberdayakan konsumen mereka dengan memberikan harga rendah dan akses layanan yang lebih mudah. Dengan Coins.ph itu maka memiliki peluang luar biasa. Kemudian dengan leveraging keahlian dan sumber Go-Jek, Coins.ph dapat memberikan orang-orang Filipina kemudahan yang lebih, pilihan, dan layanan akses yang diinginkan.

Hose bersama dengan tim yang diperluas akan melanjutkan peran mereka masing-masing, dengan meringankan konsumen. Dengan demikian semua orang, termasuk orang-orang yang tidak memiliki akun bank dapat mengakses layanan keuangan langsung dari ponsel. Dengan menggunakan Coins.ph, konsumen memiliki akses ke mobile wallet dan layanan seperti pengiriman uang, mobile air-time, bill payment, dan belanja online di lebih dari 100 ribu pedagang. Coins.ph mengaku telah mendapatkan konsumen lebih dari lima juta konsumen dalam kurun waktu lima tahun, memproses lebih dari enam juta transaksi setiap bulannya, menurut catatan di Desember 2018.

2. Memfasilitasi akses masyarakat

duit
Memfasilitasi akses bagi yang tidak memiliki rekening bank. (Foto: Pexels/Pixabay)


Go-Pay memimpin layanan pembayaran digital di Indonesia, bekerja sama dengan 240 ribu pedagang di seluruh Indonesia. Hampir setengahnya adalah mikro, usaha kecil dan menengah. Perusahaan ini juga telah bekerja sama dengan 28 institusi keuangan di seluruh negeri untuk memfasilitasi akses bagi yang tidak memiliki rekening bank terhadap produk dan layanan keuangan.

“Kebiasaan transaksi konsumen di Indonesia dan Filipina hampir sama. Bersama dengan Coins.ph, kami berharap untuk memiliki kesuksesan yang serupa untuk mempercepat pembayaran tanpa uang tunai di Filipina,” ungkap Aldi Haryopratomo, CEO Go-Pay.

“Dengan populasi terbesar kedua dan ekonomi domestik yang kuat, Filipina adalah salah satu pasar yang menarik di Asia Tenggara. Mendukung keberhasilan juara kewirausahaan fintech lokal seperti Coins.ph, dengan ambisi yang serupa untuk memberdayakan masyarakat melalui teknologi dan inovasi, selalu menjadi bagian dari gairah kami untuk bertumbuh. Tanda pengumuman hari ini memulai komitmen jangka panjang kami kepada Filipina dan melanjutkan misi kami menggunakan teknologi untuk memperbaiki kehidupan dan menciptakan dampak sosial yang positif," jelas Nadiem Makarim, pendiri dan CEO Go-Jek.

3. Konektivitas seluler tertinggi

ponsel
Memiliki nilai tertinggi konektivitas seluler di dunia. (Foto: Pexel/ylanite koppens)


Menurut laporan WeAreSocial 2018, Asia Tenggara salah satu yang memiliki nilai tertinggi konektivitas seluler di dunia. Sementara Indonesia dan Filipina meningkatkan penetrasi pengguna seluler dan konektivitas seluler yang lebih tinggi daripada rata-rata di seluruh dunia. Menurut data dari Bangko Sentral ng Filipina, di tahun 2017, 77 persen dari populasi Filipina tidak memiliki rekening bank. Kemudian 60 persen dari orang-orang dewasa Filipina masih melakukan pembayaran tunai. Lebih dari 80 persen menggunakan layanan konter untuk berkirim dan menerima uang. Digitalisasi layanan pembayaran dan pengiriman uang adalah langkah penting menuju inklusi keuangan digital. (*)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH