GNPF Yakin Buni Yani Bebas Buni Yani. (ANTARA FOTO)

MerahPutih.com - Sidang kasus dugaan pelanggaraan UU ITE dengan terdakwa Buni Yani menjalani sidang dengan agenda vonis yang digelar di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung.

Melihat hal itu, pengacara Gerakan Nasional Pembela Fatwa MUI (GNPF MUI) Kapitra Ampera meyakini majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung akan memvonis bebas Buni Yani.

Sebelumnya terdakwa Buni Yani dituduh menyebarkan video pidato Ahok saat di Kepulauan Seribu.

"Saya yakin Buni Yani dibebaskan karena fakta persidangan dan Ahok dihukum karena pokok perkara itu artinya apa yg dilakukan Buni Yani sudah sesuai koridor hukum sesuai UU, semua masyarakat berhak mendapat akses informasi dan itu sudah dilakukan oleh Buni Yang," kata Kapitra kepada awak media, Selasa (14/11).

Menurut Kapitra, divonisnya Ahok dalam kasus penodaan agama membuktikan bahwa Buni Yani tidak bersalah dan tidak terkait sama sekali dengan penyebaran konten video.

"Pengadilan Jakut sudah membuktika bahwa Ahok bersalah. Jadi tidak ada kaitan dengan Bun Yani sehingga dia tidak melakukan kejahatan apapun dan tidak bisa dikenakan pasal yang didakwakan," tegasnya.

Lagi pula, kata Kapitra, Bun Yani bukanlah pihak pertama yang menyebarkan video pidato Ahok di Kepulauan Seribu. Kalau pun ada perubahan itu tidak merubah makna dan pokok perkara kasus penodaan agama dengan terdakwa Ahok.

"Statement Ahok adalah pernyataan pejabat negara yang harus diketahui masyarakat Jakarta, yang menyebarkan pernyataan adalah Pemda. Kalau ada sedikit perubahan kata itu tidak mempengaruhi makna."

"Jadi tidak ada kejahatan apapun yang dilakukan terhadap informasi yang disebar Buni Yang," tandasnya. (Fdi)

Kredit : fadhli

Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH