GNPF MUI Serahkan Bukti Baru, Kuasa Hukum Ahok Akan Ajukan Surat Keberatan Tim advokasi GNPF MUI. (MP/John Abimanyu)

Tim advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) yang dimotori oleh Kamil Pasha mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk menyerahkan bukti tambahan soal kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Kamil mengatakan, penyarahan bukti yang dimaksudkan untuk menambah wawasan majelis hakim yang menangani kasus Ahok, sebelum nanti dikeluarkan putusan.

"Kami ingin melampirkan surat kepada Ketua PN Jakarta Utara dan Ketua Majelis Hakim yang menengahi perkara Ahok, bukti-bukti yang menunjukkan bahwa Ahok melakukan repetisi atau pengulangan penodaan agama Islam baik di dalam persidangan maupun di luar," kata Kamil saat ditemui di gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (14/2).

Kamil menjelaskan, ada sebanyak 17 poin berita dan ada 4 video yang diusulkan olehnya sebagai bukti tambahan.

"Ada bentuk berita dan ada video langsung Ahok sedang berbicara. Jadi kami mengutip perbincangan Ahok dari tayangan tersebut," ucapnya.

Dalam sistem peradilan pidana, Kamil menjelaskan, peran masyarakat telah diwakilkan oleh jaksa penuntut umum (JPU). Namun, masyarakat juga memiliki hak untuk mengawal seluruh proses persidangan.

"Ini bisa jadi peran serta masyarakat untuk memberikan insight bagi hakim bahwa begini lo sikap Ahok. Juga untuk JPU dalam membuat tuntutan," tutur Kamil.

Sementara itu, Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama Urbanisasi mengatakan, proses peradilan yang sedang berjalan tidak boleh ada intervensi dari pihak luar.

"Proses peradilan sedang berjalan tidak boleh diintervensi dari pihak luar. Kami merasa keberatan. Maka dalam waktu dekat ini akan melayangkan surat keberatan," tutur Urbanisasi saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Urbanisasi menjelaskan bahwa dalam menyerahkan bukti baru ada mekanisme prosedur yakni melalui pihak kejaksaan bukan melalui pengadilan.

"Kalau misalnya menyerahkan bukti baru harus melalui prosedur yakni diserahkan ke kejaksaan bukan ke pengadilan," tegasnya. (Abi)

Berita terkait persidangan Ahok lainnya baca juga: Ini Alasan Ketidakhadiran Dua Saksi Ahli Pidana di Sidang Ahok


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH