GMKI Minta Polisi Periksa UAS Ustaz Abdul Somad. Foto: Net

MerahPutih.com - Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) mempolisikan Ustaz Abdul Somad (UAS) terkait ceramahnya mengenai salib.

Laporan Korneles diterima Bareskrim dengan nomor LP/B/0725/VIII/2019/BARESKRIM tertanggal 19 Agustus 2019. Dalam laporan tersebut tertera nama UAS sebagai terlapor. UAS dilaporkan melakukan tindak pidana penistaan agama yang diatur dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 156 A.

Baca Juga: Meski Memenuhi Unsur Penghinaan, Ini Alasan UAS Tak Perlu Dipidana

GMKI
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia

Ketum GMKI Korneles Jalanjinjinay menuturkan dirinya dan GMKI mempolisikan UAS untuk memperjuangkan kepentingan bangsa, bukan untuk membela agama tertentu.

"Jadi kedatangan kami untuk melaporkan, sehingga pihak kepolisian dengan cepat bisa kemudian mengantisipasi, mencegah lalu kemudian memanggil Ustaz Abdul Somad untuk menjelaskan secara hukum kira-kira posisi itu seperti apa," jelas Korneles kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (19/8)

Korneles mengatakan dirinya telah membawa dokumen, berkas dan rekaman video yang tersimpan dalam flashdisk sebagai barang bukti laporan. GMKI tak menutup diri jika UAS ingin berkomunikasi terkait hal ini. Namun GMKI tetap akan mengedepankan proses hukum.

"Ya bisa saja (berkomunikasi dengan UAS), tapi ini prosesnya harus proses hukum karena kita ini negara hukum. Jadi apapun, apa mau ketemu, berdamai dan lain-lain, tapi proses ini harus berjalan secara hukum supaya ada efek jera bagi yang lain ke depan untuk tidak seperti ini lagi," tandas Korneles.

Baca Juga: Ade Armando Pertanyakan Rujukan UAS Sebut Ada Setan dan Jin Kafir di Salib

Di waktu yang bersamaan, dosen salah satu universitas swasta di Jakarta, Manotar Tampubolon, juga melaporkan UAS terkait hal yang sama. Laporannya diterima oleh Bareskrim dan teregistrasi dengan nomor LP/B/0724/VIII/2019/BARESKRIM.

Berbeda dengan GMKI, Manotar melaporkan UAS dengan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2018 tentang ITE Pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2.

"Menurut kami kalau memang undang-undang yang diterapkan ke Pak Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) diterapkan juga ke Ustaz Abdul Somad, kami yakin kansnya lebih besar ini. Di samping itu kami juga laporkan undang-undang ITE-nya," tutup Manotar.

Sebelumnya, UAS menyatakan bahwa video tersebut menampilkan kejadian yang sudah lewat bertahun-tahun silam. Ia juga mengatakan, acara pengajian itu bersifat tertutup dan hanya umat islam yang hadir.

Ustaz Abdul Somad

Baca Juga: PSI Nilai Pidato UAS Picu Konflik di Masyarakat

"Saya menjawab pertanyaan jamaah dalam kajian tertutup yang diadakan di Masjid Agung an-Nur, Pekanbaru. Itu bukan tabligh akbar semisal di lapangan terbuka atau disiarkan melalui stasiun TV," katanya.

UAS berdalih penjelasan itu diberikan agar “hadirin dapat memahami bagaimana ajaran tauhid dan syariat Islam memandang Nabi Isa AS, hukum memiliki patung, dan makhluk bernama jin," ucap UAS. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komnas HAM Dapat Serangan saat Proses Penyelidikan Tewasnya 6 Anggota FPI
Indonesia
Komnas HAM Dapat Serangan saat Proses Penyelidikan Tewasnya 6 Anggota FPI

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menyampaikan perkembangan penyelidikan soal tewasnya 6 anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50.

Gibran Klaim Program Percepatan Vaksinasi Berhasil
Indonesia
Gibran Klaim Program Percepatan Vaksinasi Berhasil

"Pelaku UMKM sudah mulai merasakan adanya peningkatan pembeli. Saya berharap kedepan produk-produk IKM dan UMKM nantinya bisa naik kelas," kata dia.

Gibran dan Dhito Diprediksi Lawan Kotak Kosong, Ini Respons PDIP
Indonesia
Gibran dan Dhito Diprediksi Lawan Kotak Kosong, Ini Respons PDIP

Kotak kosong juga bagian dari demokrasi yang sehat.

Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Kenaikan Harga Kedelai
Indonesia
Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Kenaikan Harga Kedelai

Berdasarkan data FAO, pada Desember 2020 ada kenaikan harga kedelai di pasar global

Viral Mahfud Md Jadi Mendagri Ad Interim, Begini Penjelasan Kemendagri
Indonesia
Viral Mahfud Md Jadi Mendagri Ad Interim, Begini Penjelasan Kemendagri

Ia juga menegaskan agar tidak menjadi isu atau informasi yang keliru

Ibas: Alhamdulillah, Keadilan Masih Ada di Negeri Kita
Indonesia
Ibas: Alhamdulillah, Keadilan Masih Ada di Negeri Kita

Ibas merasa bersyukur karena kebenaran dan keadilan masih ada di tanah air.

Kasus COVID-19 Melonjak, Enam Daerah di Jatim Berstatus Zona Merah
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Enam Daerah di Jatim Berstatus Zona Merah

Dari data Satgas Penanganan COVID-19 Pusat, ada enam daerah di Jatim yang berstatus zona merah.

Penumpang KRL Naik 14 Persen Selama Dua Hari Lebaran
Indonesia
Penumpang KRL Naik 14 Persen Selama Dua Hari Lebaran

Volume pengguna KRL pada Sabtu (15/5) tercatat 328.495 pengguna atau meningkat 14 persen dibanding hari sebelumnya yang mencapai 287.471 orang.