Gloria Gagal Jadi Anggota Paskibra Istana, Ini Kata Kak Seto Menteri Imam Nahrawi bersama Gloria Natapradja Hamel. (Foto: Twitter/@imam_nahrawi)

MerahPutih Nasional – Gagalnya Gloria Natapraja Hamel ikut serta melakukan pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih di Istana Negara pada 17 Agustus nanti, membuat pemerhati anak Seto Mulyadi angkat bicara.Dalam hal ini, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak, Seto Mulyadi menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai tidak adil terhadap gadis cantik itu. “Seolah disudutkan, dia harusnya diapresiasi karena mau mengibarkan Bendera Pusaka. Dia juga anak Indonesia. Apa pun itu, tidak usah terlalu dikait-kaitkan dengan hal yang sifatnya tekhnis sepeti itu. Yang penting jiwanya Indonesia. Pemerintah tidak adil, artinya jangan telalu kaku, ini anak-anak,” kata pria yang akrab disapa Kak Seto kepada merahputih.com, Selasa (16/8).Dunia anak-anak, jelas Kak Seto, mesti ditinjau dari sudut anak-anak dan jangan sampai apa yang dialaminya itu justru malah merusak jiwa nasionalisme si anak.

“Karena diperlakukan tidak adil, takutnya malah jadi membalik jadi tidak cinta Indonesia lagi. Dia merasa Indonesia tidak peduli kepadanya lalu cenderung melihat dunia luar. Dalam menghadapi anak, mohon ada fleksibilitas. Jangan terlalu kaku, apa itu kurikulum maupun undang-undang dan sebagainya,” jelas Kak Seto.Selain itu, Kak Seto juga meminta pemerintah untuk melihat anak jangan hanya dari kulit luarnya saja. Karena itu, masih kata Kak Seto, sangat kontradiktif dengan pendidikan karakter yang sedang dikampanyekan bangsa ini.Ihwal itu pula, membuat Kak Seto berencana akan melakukan upaya advokasi terkait apa yang dialami Gloria. Ia juga akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menghilangkan efek trauma pada Gloria pasca kejadian ini. “Mohon yang berwenang, apakah itu Kemenpora atau yang lainnya untuk melihat psikologis anak, jangan sampai merusak psikologis anak Indonesia yang sedang memupuk jiwa nasionalisme. Mari kita kembali konsisten pada upaya penegakkan karakter. Kami juga akan coba koordiansi dulu dengan teman dan pihak terkait untuk menemui pemerintah, kenapa ini bisa terjadi? Kami juga akan coba menghubungi orang tua Gloria.”Sebagai informasi tambahan, Gloria merupakan salah satu anggota Pasukan Pengibar Pusaka (Paskibraka) Jawa Barat. Dia merupakan putrid semata wayang dari pasangan Didier Hamel dan Ira Natapraja. Sang ayah, Didier diketahui berkebangsaan Perancis sedangkan sang ibu Ira Natapraja adalah warga Indonesia asal Subang. (Ard)

BACA JUGA:

  1. Netizen Dukung Gloria Natapradja Hamel
  2. Kesehatan Anggota Paskibraka Jadi Prioritas Utama
  3. Menpora: Jadi Paskibraka Harusnya Bangga
  4. Wow, Megawati Soekarnoputri Pernah Jadi Paskibraka
  5. Pengalaman Seru Rizki-Ridho saat Menjadi Paskibraka
  6. Maria Felicia Gunawan, Paskibraka Cantik Pembawa Baki Bendera Pusaka
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BMKG Ungkap Penyebab Banjir Bandang di Malang dan NTT
Indonesia
BMKG Ungkap Penyebab Banjir Bandang di Malang dan NTT

BMKG terus mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem

KPK Sudah Serahkan Surat Keberatan ke Ombudsman
Indonesia
KPK Sudah Serahkan Surat Keberatan ke Ombudsman

KPK merasa keberatan dengan temuan Ombudsman

DPR Sahkan RUU Yang Bakal Jadi Landasan Hukum UU Cipta Kerja
Indonesia
DPR Sahkan RUU Yang Bakal Jadi Landasan Hukum UU Cipta Kerja

MK mengamanatkan agar UU Cipta Kerja dilakukan perbaikan pembentukan dalam kurun waktu 2 tahun sejak putusan yang diambil pada November 2021.

Anies Klaim 85 Persen Guru di Jakarta Telah Divaksin COVID-19
Indonesia
Anies Klaim 85 Persen Guru di Jakarta Telah Divaksin COVID-19

Sejauh ini sudah lebih dari 80 persen guru sekolah di Jakarta telah menerima vaksin.

Pemerintah Perbolehkan Pertandingan Olahraga di Luar Jawa-Bali Dihadiri Penonton
Indonesia
Pemerintah Perbolehkan Pertandingan Olahraga di Luar Jawa-Bali Dihadiri Penonton

Pemerintah telah mengizinkan event keolahragaan yang digelar di daerah yang berada di luar Pulau Jawa dan Bali dihadiri oleh penonton.

Propam Polresta Bogor Tangkap Polisi Tilang Pengendara Rp 2,2 juta
Indonesia
Propam Polresta Bogor Tangkap Polisi Tilang Pengendara Rp 2,2 juta

Oknum anggota Polsek Tanah Sareal berinisial Bripka SAS ditangkap dan ditahan Propam Polresta Bogor buntut aksinya yang menilai seorang pengendara motor sebesar Rp 2,2 juta.

Unpad Terima Hibah 30 Mesin PCR dari Korea Selatan
Indonesia
Unpad Terima Hibah 30 Mesin PCR dari Korea Selatan

Mico Biomed, Korea Selatan menghibahkan 30 unit mesin polymerase chain reaction (PCR) kepada Universitas Padjadjaran (Unpad).

Minta Proyek Bendungan Bener Ditunda, Demokrat: Selesaikan Dulu Hak Rakyat
Indonesia
Minta Proyek Bendungan Bener Ditunda, Demokrat: Selesaikan Dulu Hak Rakyat

Wasekjen Partai Demokrat Irwan mengatakan, pemerintah seharusnya menuntaskan berbagai masalah sosial dan hak rakyat atas tanah lebih dahulu, ketimbang melakukan pemaksaaan dalam penguasaan terhadap tanah warga Desa Wadas.

Kuota CPNS dan PPPK Kota Tangerang Didominasi Tenaga Kesehatan dan Guru
Indonesia
Kuota CPNS dan PPPK Kota Tangerang Didominasi Tenaga Kesehatan dan Guru

Seleksi CPNS Pemkot Tangerang terbuka untuk umum dengan usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat melakukan pendaftaran.

Wagub Riza Komentari 2 Pimpinan Cabang Bank DKI Jadi Tersangka Dugaan Korupsi
Indonesia
Wagub Riza Komentari 2 Pimpinan Cabang Bank DKI Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

Terkait kasus ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyerahkan proses hukum seluruhnya kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat.