Gibran: Kerja 100 Hari Pertama Tidak Mudah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kiri). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Gibran Rakabuming Raka telah memimpin Kota Solo selama 100 hari. Diketahui Gibran dilantik bersama Wakil Wali Kota Teguh Prakosa pada Jumat, 26 Februari 2021.

Gibran mengakui, tidak mudah memimpin Solo terutama saat situasi Solo masih dihantam pandemi COVID-19.

"Saya akui masih banyak hal yang perlu dievaluasi. Tidak mudah memimpin Solo di tengah pandemi COVID-19," ujar Gibran pada Merahputih.com, Sabtu (5/6).

Baca Juga:

Kembali Bertemu Gibran, Ini Kata Cak Imin Soal Capres 2024

Putra sulung Presiden Jokowi ini mengatakan, akan membeberkan semua program lanjutan setelah selesai 100 hari nanti.

Menurutnya, untuk mewujudkan visi misi saat kampanye Pilwakot Solo 2020, tidak cukup direalisasikan cuma dalam 100 hari.

"Sekarang pada 100 hari ini masih perlu dievaluasi," kata dia.

  Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kiri). (MP/Ismail)

Selama menjadi Wali Kota Solo, kata dia, banyak masukan-masukan datang dari masyarakat yang tentunya perlu untuk ditindaklanjuti. Semua persoalan telah kita inventarisasi.

"PR (pekerjaan rumah) masih banyak, masukan-masukan warga yang harus harus saya follow up, kerja 100 hari pertama tidak mudah," terang dia.

Suami Selvi Ananda ini meminta dukungan dari masyarakat untuk memimpin Solo lima tahun ke depan. Dengan dukungan dari masyarakat, program kerja wali kota akan mudah dilaksanakan.

"Warga Solo berhak menilai saya. Jika ada kekurangan, akan kami lakukan evaluasi," katanya.

Baca Juga:

Gibran Bikin Program Vaksin Gratis, Ini Syaratnya

Ditanya mengenai ada tidaknya kegiatan khusus sebagai penanda 100 hari pertama, ia menegaskan tidak ada. Semua kegiatan akan dijalankan secara normal seperti biasanya.

"Kendala dalam memimpin Solo pasti ada. Kendala paling menonjol soal mengelola pemerintahan di tengah situasi pandemi corona," ucap dia.

Gibran menambahkan, situasi pandemi menjadi menyebabkan kinerja dari pemerintahan tidak bisa maksimal. Ia pun mengaku tidak bisa dengan mudah membuat lompatan dalam situasi pandemi. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Vaksinasi Disabilitas Nasional Masih Rendah, Stafsus Presiden Gandeng Gibran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DKI Targetkan 1 Juta Anak 6-11 Tahun Divaksin COVID-19, Waktunya Tunggu Kemenkes
Indonesia
DKI Targetkan 1 Juta Anak 6-11 Tahun Divaksin COVID-19, Waktunya Tunggu Kemenkes

Dinkes DKI masih melakukan persiapan pendataan anak penerima vaksin.

Sidang Putusan Sengketa Pilkada di MK Dijaga Ketat Ribuan Aparat
Indonesia
Sidang Putusan Sengketa Pilkada di MK Dijaga Ketat Ribuan Aparat

MK akan menggelar sidang pengucapan putusan sela dari perkara perselisihan hasil Pilkada 2020 yang telah selesai pemeriksaannya, pada 15-17 Februari 2021.

Baru Kali Ini, Kapolri Minta Warga Kritik Polisi Lewat Mural
Indonesia
Baru Kali Ini, Kapolri Minta Warga Kritik Polisi Lewat Mural

Kapolri mempersilakan kepada seluruh peserta lomba untuk menghasilkan karya mural dengan sub tema kritikan atau masukan kepada Polri baik dari segi negatif maupun positif.

Erick Perintahkan Bio Farma Tingkatkan Kapasitas Produksi Vaksin COVID-19
Indonesia
Erick Perintahkan Bio Farma Tingkatkan Kapasitas Produksi Vaksin COVID-19

Holding BUMN farmasi itu juga akan berperan penting dalam uji klinik dan produksi vaksin merah putih dan menyiapkan kapasitas untuk memproduksi 100 juta dosis vaksin COVID-19 multiplatform per tahun.

Global Bond Bikin Cadangan Devisa Cukup Buat Bayar Utang Dalam 8,9 Bulan
Indonesia
Global Bond Bikin Cadangan Devisa Cukup Buat Bayar Utang Dalam 8,9 Bulan

Posisi cadangan devisa tersebut juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

WNA yang Datang ke Indonesia Wajib Dikarantina
Indonesia
WNA yang Datang ke Indonesia Wajib Dikarantina

Setelah sampai di Indonesia WNA harus kembali melakukan tes PCR dan melakukan karantina di tempat yang disediakan pemerintah. Selesai karantina WNA tersebut juga harus melakukan tes PCR.

Kabar Baik! Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di DKI Capai 97 Persen
Indonesia
Kabar Baik! Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di DKI Capai 97 Persen

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 836.687 kasus. Dari jumlah tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 813.898 dengan tingkat kesembuhan 97,3 persen, dan total 12.908 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5 persen.

DPR Minta Rencana Penghapusan PLTU Batu Bara Jangan Hanya Jadi Wacana
Indonesia
DPR Minta Rencana Penghapusan PLTU Batu Bara Jangan Hanya Jadi Wacana

PLN menemui kendala dalam upaya mengejar target porsi bauran EBT 23 persen. Apalagi, lanjutnya, mayoritas kontrak dengan pengembang swasta

Mobilitas Warga PPKM Darurat Masih Tinggi, Gibran Dukung Penutupan 6 Ruas Jalan
Indonesia
Mobilitas Warga PPKM Darurat Masih Tinggi, Gibran Dukung Penutupan 6 Ruas Jalan

Penutupan jalan tersebut dilakukan seiring dengan masih tingginya mobilitas warga di tengah pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kapolresta Solo Tegaskan All Out Dukung PPKM Darurat dan Berantas Radikalisme
Indonesia
Kapolresta Solo Tegaskan All Out Dukung PPKM Darurat dan Berantas Radikalisme

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, mengatakan pihaknya mendukung penuh keputusan pemerintah pusat dan Pemkot Solo terkait pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa-Bali pada 3-20 Juli.