Gibran Isolasi Mandiri di Rumah Jokowi Gibran Rakabuming Raka. Foto: MP/Ismail

MerahPutih.com - Bakal Calon Wali Kota Gibran Rakabuming Raka yang diusung PDIP selesai menjalani tes kesehatan di RSUD dr Moewardi Solo, Jawa Tengah, Selasa-Rabu (8-9/9).

Gibran setelah selesai jalani tes kesehatan memilih isolasi mandiri selama dua hari di rumah ayahnya, Jokowi. Hal itu dilakukan bukan karena dirinya terpapar COVID-19, melainkan untuk melindungi keluarga dari virus corona.

"Selesai tes kesehatan di RSUD dr Moewardi selama dua hari, saya memutuskan tidak pulang ke rumah," kata Gibran usai menghadiri acara deklarasi protokol kesehatan di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Kamis (10/9).

Baca Juga

Gibran-Bagyo Deklarasi Patuhi Protokol Kesehatan di Pasar Gede Solo

Dikatakan Gibran, pihaknya memutuskan untuk tidak bertemu anak dan istri sementara waktu dan memilih menjalankan isolasi mandiri di rumah kedua orangtuanya, sebagai upaya jaga-jaga agar keluarganya tetap terlindungi dari penularan COVID-19.

"Lokasi isolasi mandiri di belakang rumah atau rumahnya bapak (Jokowi)," tutur dia.

Bakal cawali dan cawawali Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa jalani tes kesehatan di RSUD dr Moewardi, Rabu (9/9). (MP/Ismail)
Bakal cawali dan cawawali Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa jalani tes kesehatan di RSUD dr Moewardi, Rabu (9/9). (MP/Ismail)

Ditegaskannya, isolasi mandiri atas inisiatif sendiri sebagai upaya antiasipasi penyebaran COVID-19. Mengingat, ia punya dua anak kecil, Ethes dan Lembah Manah. Meskipun jalani isolasi, ia tetap melakulan blusukan mulai Kamis pagi ini.

"Saya punya anak kecil. Kewaspadaan harus ditingkatkan. Pulang rumah sakit selama dua hari dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB, harus isolasi mandiri," papar dia.

Isolasi mandiri, kata dia, berakhir pada Kamis sore. Setelah itu, ia akan kembali pulang kerumah berkumpul bersama anak dan istri kembali seperti semuala.

"Isolasi mandiri cukup dua hari saja. Selama dua hari isolasi, selalu melakukan video call bersama anak dan istri," katanya.

Baca Juga

Persiapan Gibran dan Bajo Sebelum Tes Kesehatan

Ia menambahkan, semenjak terjun ke politik bertemu anak-anak pada malam hari.

"Kebiasaan jelek anak, sekarang tidurnya malam-malam karena harus menunggu saya pulang ke rumah. Ya mau gimana lagi, namanya anak juga anak kecil," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Agresif Bangun Swab Center Baru, Diagnos Lab Cetak Laba Rp21,7 Miliar
Indonesia
Agresif Bangun Swab Center Baru, Diagnos Lab Cetak Laba Rp21,7 Miliar

Pertumbuhan yang signifikan ini diperoleh Diagnos Lab dari laba bersih sebesar Rp21,7 miliar pada kuartal pertama tahun 2021 jauh di atas laba bersih pada kuartal yang sama di tahun 2020 yakni sebesar Rp1,5 miliar.

Rentetan Gempa Besar dan Tsunami Yang Berpusat di Majene Sulawesi Barat
Indonesia
Rentetan Gempa Besar dan Tsunami Yang Berpusat di Majene Sulawesi Barat

Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta warga Sulawesi Barat untuk menghindari tepi pantai karena masih akan ada gempa susulan yang terjadi sesuai prediksi Kepala BMKG.

Gibran Geram Sopir Batik Solo Trans Ugal-ugalan
Indonesia
Gibran Geram Sopir Batik Solo Trans Ugal-ugalan

Wali Kota Solo Wali Kota Gibran Rakabuming Raka marah besar setelah mendapati sopir bus Batik Solo Trans (BST) yang ugal-ugalan di jalan.

Masa Pandemi COVID-19, Daftar Kuliah di Sini Dapat Handphone
Indonesia
Masa Pandemi COVID-19, Daftar Kuliah di Sini Dapat Handphone

Universitas Muhammadiyah Surabaya melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) berikan smartphone (HP) gratis untuk setiap mahasiswa baru.

Fadli Zon Jawab Tudingan Akun Twitter-nya Like Video Tak Senonoh
Indonesia
Fadli Zon Jawab Tudingan Akun Twitter-nya Like Video Tak Senonoh

Fadli Zon angkat bicara terkait heboh akun Twitter resminya disebut-sebut netizen menyukai (like) unggahan video tak senonoh.

Gunung Merapi Alami 196 Kali Gempa Guguran
Indonesia
Gunung Merapi Alami 196 Kali Gempa Guguran

Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami 196 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Minggu (11/4).

Kasus Naik Lagi, Masih Banyak Kelurahan dan Desa Abai Prokes
Indonesia
Kasus Naik Lagi, Masih Banyak Kelurahan dan Desa Abai Prokes

"Di Jawa - Bali masyarakat desa atau kelurahan tidak patuh memakai masker paling banyak terdapat di Banten sebesar 28,57 persen," kata Wiku

Anak Amien Rais Akhirnya Minta Maaf
Indonesia
Anak Amien Rais Akhirnya Minta Maaf

Politikus PAN Mumtaz mengaku sedang kelelahan sehingga mudah terpancing emosi. Namun, menurutnya, tindakan itu tidak dapat dibenarkan.

Pemasangan Masker di Patung Sudirman Batal
Indonesia
Pemasangan Masker di Patung Sudirman Batal

Disaat pandemi COVID-19 dan angka penularan yang masih tinggi, lebih baik masyarakat memahami sendiri tentang pentingnya penggunaan masker.

Empat Wilayah DKI Diperkirakan Cerah Berawan Hari Ini
Indonesia
Empat Wilayah DKI Diperkirakan Cerah Berawan Hari Ini

Sedangkan untuk Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan berintensitas ringan pada malam hari