Gibran Cukup Populer di Solo, Budiman Sudjatmiko: Boleh Lah Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. (Foto: MP/Ismail)

Merahputih.com - Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menilai Gibran Rakabuming bisa dengan mudah memenangkan pemilihan kepala daerah. Gibran dinilai cukup populer di Solo.

"Seorang seperti Gibran mudah memenangkan pertarungan itu. Dia boleh lah, dia cukup populer. Sebagai pendatang baru dia populer lah ya," ujar Budiman, Sabtu (22/12).

Baca Juga:

Gibran Nekat Maju di Pilwalkot Solo, Pengamat: Bapaknya Presiden, Kans Menang Besar

Jika benar menang, Gibran juga ditantang mematahkan anggapan bahwa telah dikatrol oleh Presiden Jokowi yang notabene adalah ayahnya.

Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko (tengah) (MP/Fadhli)

Selain itu, kemenangan Gibran juga akan tergantung Dewan Pimpinan Pusat PDI-P memutuskan bagaimana strateginya.

"Saya tidak tahu apakah dia punya ide-ide tertentu atau kita (PDI-P) juga memikirkan itu," jelas Budiman.

Baca Juga:

Resmi Jadi Bakal Cawalkot Solo 2020, Gibran Tegaskan Langkah Politiknya Bukan Dinasti Politik

Apalagi Gibran sungguh-sungguh memenangkan pemilu tapi kemudian orang mengatakan bukan karena Gibran yang hebat. Itu secara psikologis mengerikan menurut Budiman.

"Saya enggak tahu karena saya bukan anak seorang tokoh, tapi saya belum tentu sanggup seperti dia menanggung beban itu. Tapi kalau menurut saya, dia harus keluar dari bayang-bayang bapaknya (Presiden Jokowi) dan sanggup tidak mengalami beban kemenangannya sendiri," kata Budiman. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Yatim Piatu Akibat COVID-19 Lebih 20 Ribu, Menteri PPPA Harap Tak Ada Tambahan Lagi
Indonesia
Anak Yatim Piatu Akibat COVID-19 Lebih 20 Ribu, Menteri PPPA Harap Tak Ada Tambahan Lagi

Bintang menghimbau agar para orang tua tunggal maupun keluarga asuh, yang mungkin membutuhkan bantuan untuk beradaptasi dalam peran barunya

Tragedi di Waduk Kedung Ombo, Bapas Upayakan Hukuman Diversi pada Nahkoda Kapal
Indonesia
Tragedi di Waduk Kedung Ombo, Bapas Upayakan Hukuman Diversi pada Nahkoda Kapal

"Proses diversi baru bisa kami dilaksanakan setelah ada uang duka dari pihak GTH kepada pihak keluarga sembilan korban," ujar Kasi Bimbingan Klien Anak Bapas Surakarta, Saptiroch Mahanani, Selasa (25/5).

Pemprov DKI Siapkan Vaksinasi COVID-19 Bagi WNA, Ini Kriterianya
Indonesia
Pemprov DKI Siapkan Vaksinasi COVID-19 Bagi WNA, Ini Kriterianya

"Ini kan baru diproses," ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Senin (28/6) malam.

Pemerintah Bentuk Tim Akselerasi Vaksin Merah Putih
Indonesia
Pemerintah Bentuk Tim Akselerasi Vaksin Merah Putih

“Kebutuhan cukup besar. Ada sekitar 187 juta orang yang perlu divaksin,” kata Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro.

Gus Ipul Minta Doa Agar Istri Cepat Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Gus Ipul Minta Doa Agar Istri Cepat Sembuh dari COVID-19

"Mohon doa mudah-mudahan kami sekeluarga bisa melewati masa-masa yang sulit ini," katanya

Menteri Edhy Tersangka Suap, Luhut Pimpin KKP
Indonesia
Menteri Edhy Tersangka Suap, Luhut Pimpin KKP

"Presiden menunjuk Menko Maritim dan Investasi sebagai Menteri KP ad interim," kata Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi Jodi Mahardi dalam keterangan di Jakarta, Kamis (26/11).

TMII Bersolek Sambut HUT ke-76 RI
Indonesia
TMII Bersolek Sambut HUT ke-76 RI

Saat ini TMII masih ditutup untuk wisatawan

Begini Prakiaraan Cuaca Jakarta Hari Ini
Indonesia
Begini Prakiaraan Cuaca Jakarta Hari Ini

Adapun Suhu di kawasan Jakarta sekitar 23 hingga 31 derajat celcius dan kelembapan berkisar 70 sampai 95 persen.

Anies Diminta Lupakan Formula E
Indonesia
Anies Diminta Lupakan Formula E

Fraksi PSI DPRD DKI meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk melupakan mimpi penyelenggaraan Formula E di ibu kota. Anies juga diminta untuk tidak terus menerua membohongi rakyat terkait event Formula E

Imbas Larangan Mudik, Pengusaha Bus Harus Kembalikan Uang Penumpang
Indonesia
Imbas Larangan Mudik, Pengusaha Bus Harus Kembalikan Uang Penumpang

Organda siap mengikuti peraturan Pemerintah terkait larangan mudik ini demi mengurangi penularan COVID-19.