Gibran Bilang Jokowi-Iriana Sudah Kemasi Barang Pribadi dari Istana Negara Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Masa jabatan Presiden Jokowi tinggal dua tahun lagi. Namun, presiden ke-7 RI tersebut ternyata sudah mulai kemasi sebagian barang pribadi yang ada di Istana Jakarta dan Bogor.

Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, barang pribadi milik kedua orang tuanya mulai dikemasi karena jabatannya mau habis pada 2024 mendatang. Hal itu merupakan hal wajar karena barang yang dibawa pulang merupakan barang pribadi.

Baca Juga

Jokowi Izinkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka

"Beliau (Iriana) sudah mulai kemasi barang-barang pribadinya (di Istana Jakarta dan Bogor). Karena wis arep rampung toh (sudah mau selesai masa jabatannya)," kata Gibran di Balai Kota, Senin (17/5).

Gibran menegaskan, tidak hanya Ibu negara yang mulai kemasi barang-barangnya jelang akhir masa jabatanya, Presiden Jokowi juga kemasi barang pribadinya di istana. Barang yang sudah dikemas dikumpulkan untuk dikirim ke Solo.

"Bapak (Jokowi) juga mulai mencicil bertahap) kemasi barang berharganya di istana. Sama kayak Ibu (Iriana)," katanya

Baca Juga

Jokowi Tiba di Tanah Air Setelah Kunjungan Kerja ke AS

Ia mengungkapkan barang pribadi milik kedua orang tuanya yang telah dikemas sudah dikirim ke rumah pribadinya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

"Omahe (Jokowi dan Iriana) Solo toh, ya pulang Solo nanti jika sudah habis masa jabatannya. Rumah pribadinya di Kelurahan Sumber, Solo jadi kembali ke Solo nanti," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Kinerja Jokowi-Ma'ruf Dinilai Turun, KSP Sebut Dampak Perang Rusia-Ukraina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ridwan Kamil Prihatin atas Penangkapan Bupati Bogor oleh KPK
Indonesia
Ridwan Kamil Prihatin atas Penangkapan Bupati Bogor oleh KPK

Bupati Bogor Ade Yasin terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (27/4).

Tugas Pertama Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN Setelah Dilantik Jokowi
Indonesia
Tugas Pertama Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN Setelah Dilantik Jokowi

Masa jabatan Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN adalah 5 tahun sejak pelantikan dan setelahnya dapat ditunjuk dan diangkat kembali dalam masa jabatan yang sama.

Jadwal Mediasi Luhut dengan Haris Azhar-Fatia Diundur Senin Depan
Indonesia
Jadwal Mediasi Luhut dengan Haris Azhar-Fatia Diundur Senin Depan

"Jadi, sudah sepakat waktunya Senin (1/11) depan. Biar bisa ketemu," kata Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Rovan Richard, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (25/10).

Kasus COVID-19 Menanjak, Yogyakarta Aktifkan Kembali Tim Pemakaman dan Isoter
Indonesia
Kasus COVID-19 Menanjak, Yogyakarta Aktifkan Kembali Tim Pemakaman dan Isoter

Kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Yogyakarta terus meningkat.

Menkeu Siapkan 6 Skenario Perpanjangan PPKM Darurat hingga 6 Minggu
Indonesia
Menkeu Siapkan 6 Skenario Perpanjangan PPKM Darurat hingga 6 Minggu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah menyiapkan skenario perpanjangan PPKM Darurat hingga 6 minggu ke depan karena cepatnya mutasi varian baru Delta.

Kasus COVID-19 Aktif Tembus 100 Ribu, Wagub DKI Minta Warga Tetap di Rumah
Indonesia
Kasus COVID-19 Aktif Tembus 100 Ribu, Wagub DKI Minta Warga Tetap di Rumah

Pemprov DKI Jakarta meminta masyarakat untuk tidak keluar rumah jika tidak ada hal yang mendesak.

Ini Dia, 68 Paskibraka Dari 34 Provinsi Yang Bertugas Pada 17 Agustus 2021
Indonesia
Ini Dia, 68 Paskibraka Dari 34 Provinsi Yang Bertugas Pada 17 Agustus 2021

Pasukan pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih akan kembali dilakukan dengan formasi lengkap 17-8-45.

Izin Berbasis Risiko Diyakini Mudahkan Investor Berbisnis
Indonesia
Izin Berbasis Risiko Diyakini Mudahkan Investor Berbisnis

OSS Berbasis Risiko merupakan implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, Kementerian Investasi/BKPM yang merupakan aturan turunan UU 11/2020 tentang Cipta Kerja.

KPK: Konsistensi Kunci Penanganan Aset Bermasalah
Indonesia
KPK: Konsistensi Kunci Penanganan Aset Bermasalah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menekankan bahwa konsistensi merupakan kunci dalam penanganan aset-aset bermasalah.

PPATK: Temuan Rp 120 Triliun Harus Diikuti Pemiskinan Para Bandar Narkoba
Indonesia
PPATK: Temuan Rp 120 Triliun Harus Diikuti Pemiskinan Para Bandar Narkoba

Temuan rekening sebesar Rp 120 triliun milik sindikat narkoba menunjukkan upaya pemberantasan peredaran barang terlarang ini harus diikuti dengan memiskinkan para bandar.