Gibran Angkat Bicara Soal Penghentian Kasus Dugaan Korupsi di KPK Logo KPK. ANTARA/Benardy Ferdiansyah

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetop penanganan laporan yang dibuat oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun terkait dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. Pengentian laporan itu diungkapkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

"(Laporan) diarsipkan (dihentikan) KPK," ujar Nurul, di Kantornya, Jakarta, Jumat (19/8).

Baca Juga:

Gibran Kembali Ngantor di Balai Kota

Penghentian laporan kasus dugaan korupsi di KPK ini disoal Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun selaku pelapor. Ubed begitu akrab disapa yang melaporkan dugaan KKN itu ke KPK pada Januari 2022.

Menanggapi adanya penghentian laporan kasus dugaan korupsi dan adanya protes dari pihak pelapor, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meminta pada pihak yang memprotes agar melaporkan lagi dirinya ke KPK jika ada bukti baru.

"Kalau mempertanyakan soal penghentian kasus (dugaan korupsi di KPK), yo laporke meneh (laporkan lagi) beres," tegas Gibran di Balai Kota, Rabu (24/8).

Baca Juga:

Gibran Masih Positif COVID-19

Putra sulung Presiden Jokowi ini meminta pada pihak yang meragukan KPK menghentikan laporan agar menyiapkan bukti-bukti baru dan dilaporkan kepada KPK.

"Nek (kalau) ragu-ragu ada bukti anyar (baru) lampirkan saja, penak toh," kata Gibran. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Gibran Terpapar COVID-19 Tiga Kali, Dinkes Solo Sebut Kasus Sedang Naik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Datangi Polda Metro, Fatia KontraS Siap meski Langsung Ditahan
Indonesia
Datangi Polda Metro, Fatia KontraS Siap meski Langsung Ditahan

Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti dan Haris Azhar memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Gibran Jadi Kandidat yang Dipertimbangkan Maju di Pilkada Gubernur 2024
Indonesia
Gibran Jadi Kandidat yang Dipertimbangkan Maju di Pilkada Gubernur 2024

Spanduk dukungan capres-cawapres, Puan Maharani-Gibran Rakabuming Raka bermunculan di Solo.

Jokowi Sebut Pariwisata Indonesia di Jalur Tepat untuk Bangkit
Indonesia
Jokowi Sebut Pariwisata Indonesia di Jalur Tepat untuk Bangkit

Presiden Joko Widodo menyebut, kedatangan wisatawan asing ke Indonesia naik dibanding tahun 2021 lalu.

Polda Metro Jaya Masih Kaji Rencana Hasil Uji Emisi Jadi Syarat Perpanjangan STNK
Indonesia
Polda Metro Jaya Masih Kaji Rencana Hasil Uji Emisi Jadi Syarat Perpanjangan STNK

Dirlantas Polda Metro Jaya, Brigjen Sambodo Purnomo Yogo menyebut kebijakan tersebut perlu dikaji dan dirapatkan terlebih dahulu. Khususnya dengan pihak terkait untuk menentukan detail penerapannya.

Dinkes DKI Sebut 24 Orang Terpapar COVID-19 Varian BN.1 di Jakarta
Indonesia
Dinkes DKI Sebut 24 Orang Terpapar COVID-19 Varian BN.1 di Jakarta

Kondisi kasus COVID-19 diklaim Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI sudah terkendali. Dalam dua pekan terakhir, kasus positif virus corona di Jakarta sudah menukik tajam.

19 Lokasi Salat Id Muhammadiyah di Jakarta pada Sabtu
Indonesia
19 Lokasi Salat Id Muhammadiyah di Jakarta pada Sabtu

Muhammadiyah telah menetapkan 10 Zulhijah 1443 Hijriah/2022 Masehi atau Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Sabtu (9/7) lusa.

Bertemu Tiga Pimpinan Parpol, Gibran Akui Bahas Pilgub DKI 2024
Indonesia
Bertemu Tiga Pimpinan Parpol, Gibran Akui Bahas Pilgub DKI 2024

"Ya benar, untuk pembicaraan Pilgub DKI memang ada," ujar Gibran usai bertemu dengan Ketum PAN di Loji Gandrung, Senin (28/3).

PAL Jaya Sosialisasikan Pentingnya Sanitasi Aman
Indonesia
PAL Jaya Sosialisasikan Pentingnya Sanitasi Aman

"Dan agar hal tersebut tidak terjadi kita harus memastikan bahwa air limbah yang kita hasilkan sudah diolah sebelum dibuang ke badan air," kata Dirut Perumda PAL Jaya Aris Supriyanto di Jakarta, Minggu (25/9).

Ingat! Tax Amnesty Jilid 2 Sampai 30 Juni 2022
Indonesia
Ingat! Tax Amnesty Jilid 2 Sampai 30 Juni 2022

Per 24 Mei 2022, sudah lebih dari 49 ribu wajib pajak yang memanfaatkan PPS dengan total nilai harta yang dilaporkan mencapai Rp 97,3 triliun.

Dua Tersangka Ikut Menyaksikan Penembakan Brigadir J dan Tak Melapor
Indonesia
Dua Tersangka Ikut Menyaksikan Penembakan Brigadir J dan Tak Melapor

Bripka RR dan KM telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J di kediaman Irjen Ferdy Sambo.