Gibran Ancam Cabut SHP Kios Pasar Tradisional Solo yang Dijual Online Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Praktik jual beli tanah aset milik Pemkot Solo berupa tanah Makam Mojo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah belum selesai.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dikejutkan dengan munculnya jual beli kios online di tiga pasar tradisional yang berstatus milik Pemkot Solo. Ketiga pasar tersebut adalah Pasar Nongko, Pasar Legi dan Pasar Ngarsopuro.

Baca Juga:

Tanah Pemkot Solo Dijual Rp 8 Juta Per Kapling, Gibran Kantongi Dua Nama Pelaku

Hasil penelusuran Merahputih.com, di salah satu market place, harga kios di Pasar Ngarsopuro dengan luas 20 meter persegi dijual Rp 200 juta. Sedangkan untuk kios Pasar Nongko dengan luas 10 meter persegi dijual Rp 225 juta.

Putra sulung Presiden Jokowi ini menyayangkan adanya praktik jual beli kios pasar tersebut. Hal itu menyalahi aturan dalam penempatan pasar.

"Kami menyayangkan pedagang yang menjual belikan kios milik Pemkot Solo itu. Yang jelas itu tidak boleh diperjual belikan," ujar Gibran, Kamis (14/7).

Baca Juga:

Gibran Tanggapi Ada SDN Hanya Miliki 1 Siswa Baru

Gibran mengancam akan mencabut Surat Hak Penempatan (SHP) pedagang yang terbukti melakukan jual beli kios milik aset Pemkot Solo. Pedagang yang sudah tidak nyaman lagi berjualan di kios agar mengembalikannya ke Pemkot Solo.

"Kalau dijual belikan kios pasar milik Pemkot Solo, SHP milik pedagang itu dicabut," katanya.

Ia mengatakan akan memberikan teguran langsung pada pedagang tersebut. Gibran juga meminta pada Dinas Perdagangan (Disdag) untuk bertindak memberikan peringatan keras dan imbauan pada pedagang lainnya.

"Saya akan cek dulu di lapangan untuk memastikannya. Biar nanti langsung ada teguran, lalu SHP dicabut saja," pungkasnya. (Ismail/Jawa /Tengah)

Baca Juga:

Gibran Copot Direktur PDAM Solo karena Diduga Lakukan Tindak Asusila

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Jaya Segera Usut Kasus Denny Siregar
Indonesia
Polda Metro Jaya Segera Usut Kasus Denny Siregar

Kasus dugaan ujaran kebencian terhadap santri di Tasikmalaya, Jawa Barat, oleh pegiat media sosial Denny Siregar mulai diusut Polda Metro Jaya.

Adam Deni Ngaku Ditawari Uang Miliaran Rupiah untuk Cabut Laporan Terhadap Jerinx
Indonesia
Adam Deni Ngaku Ditawari Uang Miliaran Rupiah untuk Cabut Laporan Terhadap Jerinx

Ia mengaku sempat ditawari uang hingga miliaran rupiah untuk mencabut laporan dugaan pengancaman yang dilakukan drummer Superman is Dead (SID), I Gede Aryastina alias Jerinx itu.

Boris Johnson Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Dunia
Boris Johnson Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan secara resmi pengunduran dirinya hari ini, Kamis (7/7) di Downing Street 10, London, Inggris.

Penonton MotoGP Mandalika Tak Perlu Tes PCR-Antigen Jika Sudah 2 Kali Vaksin
Indonesia
Penonton MotoGP Mandalika Tak Perlu Tes PCR-Antigen Jika Sudah 2 Kali Vaksin

“Penonton di mandalika yang sudah vaksin dosis kedua gak perlu tes antigen atau PCR lagi,” ujar Airlangga yang sekaligus Koordinator PPKM wilayah luar Jawa-Bali.

Wakil Ketua MPR Respons Sikap Panglima TNI Tolak Diskriminasi Keturunan PKI
Indonesia
Wakil Ketua MPR Respons Sikap Panglima TNI Tolak Diskriminasi Keturunan PKI

Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menilai kebijakan itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Akan Ada Wakil Menteri Perhubungan, Siapa Dia?
Indonesia
Akan Ada Wakil Menteri Perhubungan, Siapa Dia?

Jabatan wakil menteri Perhubungan tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) terbaru Nomor 23 Tahun 2022 tentang Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan ditandatangani Presiden Joko Widodo.

Bareskrim Segera Periksa Rachel Vennya soal Dugaan Suap Lolos Karantina
Indonesia
Bareskrim Segera Periksa Rachel Vennya soal Dugaan Suap Lolos Karantina

"Nanti pasti akan dilakukan juga pemeriksaan kepada yang bersangkutan (Rachel Vennya)," ujarnya di Jakarta, Sabtu (8/1)

DPR Sebut Perlu Dilakukan Audit karena Kebakaran Kilang Minyak Berulang Terjadi
Indonesia
DPR Sebut Perlu Dilakukan Audit karena Kebakaran Kilang Minyak Berulang Terjadi

PT Pertamina harus mengevaluasi sistem keamanan kilang minyak miliknya.

Pemudik di Pelabuhan Tanjung Perak Turun 36 Persen
Indonesia
Pemudik di Pelabuhan Tanjung Perak Turun 36 Persen

Kapolri menilai, seluruh petugas di Pelabuhan Tanjung Perak telah menyiapkan pelayanan secara optimal kepada seluruh masyarakat.

[HOAKS atau FAKTA] Gigi Kawat Sudah Ada Masa Mesir Kuno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Gigi Kawat Sudah Ada Masa Mesir Kuno

Beredar informasi di Facebook tentang foto tengkorak rahang manusia dengan gigi yang dikaitkan kawat. Narasi mengklaim bahwa hal tersebut merupakan metode kawat gigi saat belum ditemukannya obat bius pada masa Mesir Kuno 2000 tahun sebelum masehi.