Gibran Akui Ada Arahan Dukung Salah Satu Capres Relawan Jokowi berkumpul di Rumah dinas wali Kota Solo Loji Gandrung menemui Gibran Rakabuming Raka, Jumat (28/4) malam. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka bertemu dengan ratusan organ relawan Pilpres 2019 dan Pilkada 2020 di Rumah dinas Loji Gandrung, Jumat (28/4) malam.

Dalam pertemuan ini, Gibran menegaskan sudah ada arahan untuk mendukung salah satu calon presiden (capres). Namun, ayah dua anak itu enggan menyebut nama-nama itu.

Baca Juga

Gibran Ingatkan Dinamika Politik Memanas dan Sindir Pegawai Keluyuran Jam Kerja

"Ditunggu dulu (dukungan capres). KIta finalkan nanti namanya siapa. sebenarnya ada nama, tapi itu masih rahasia," ujar Gibran.

Sementara itu, Ketua Sapulidi Nusantara, Ahmad Badruttamam mengatakan sampai saat ini belum ada instruksi pasti terkait siapa yang akan didukung dalam Pilpres 2024 mendatang.

"Kami para relawan yang mulai 2014-2019 berjibaku memenangkan Pak Jokowi. Secara tidak langsung kami punya kewajiban moral mengawal program dan menunggu arahan beliau," tuturnya.

Baca Juga

Jokowi-Ganjar Mesra Selama Kunjungan Soloraya, Gibran: Kasih Panggung Pak Gubernur

Dia mengaku juga masih menunggu arahan dari Mantan Wali Kota Solo tersebut untuk siapa yang akan menjadi penerus Jokowi.

”Terkait arahan kami masih menunggu. Relawan ini bisa dikatakan kapal besar, ketika diarahkan ke mana, hanya Pak Jokowi yang bisa mengarahkan,” kata dia.

Disinggung soal peluang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mendapat dukungan dari gabungan relawan Jokowi, hingga kini belum ada instruksi pasti dari Jokowi. Sehingga relawan masih menunggu instruksi resmi seperti apa.

”Kami sendiri banyak yang bertanya demikian (sinyal dukungan Jokowi untuk Ganjar). Tapi bagi kami, sebelum Pak Jokowi memberikan titah, kami masih menunggu komando seperti apa,” ucap dia.

Ahmad juga mengungkap, peluang dukungan dari Jokowi tidak hanya untuk Ganjar. Namun angin segar ini juga bisa tertuju pada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang pada hari lebaran langsung diterima di kediaman Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo.

”Kami ke siapa pun, bukan hanya Pak Jokowi ke Ganjar, tapi kemarin kan Pak Jokowi juga menerima kunjungan dari Pak Prabowo. Jadi bagi kami, sebelum ada keputusan resmi sah-sah saja pilih mana," pungkas dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Marhaenis Deklarasi Gibran For RI 1 di Tugu Kebangkitan Nasional Solo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BMKG Imbau Warga Hati-Hati Potensi Gempa Susulan di Bayah Banten
Indonesia
BMKG Imbau Warga Hati-Hati Potensi Gempa Susulan di Bayah Banten

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat adanya potensi gempa susulan di wilayah Banten dan sekitarnya.

Bawaslu Sinkronisasi Data Sengketa Pemilu
Indonesia
Bawaslu Sinkronisasi Data Sengketa Pemilu

Data pengawasan penting diketahui agar masyarakat tahu kinerja Bawaslu selama masa tahapan.

Baleg DPR Janji Kaji Alasan Urgensi Perppu Cipta Kerja
Indonesia
Baleg DPR Janji Kaji Alasan Urgensi Perppu Cipta Kerja

Sampai saat ini badan legislasi belum mengadakan rapat khusus membahas Perppu Ciptaker.

Putra Haji Lulung Pilih Gabung di Partai NasDem
Indonesia
Putra Haji Lulung Pilih Gabung di Partai NasDem

Putra almarhum Abraham Lunggana atau Haji Lulung, Guruh Tirta Lunggana resmi berlabuh ke Partai NasDem, pasca menyatakan mundur dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pemudik Diminta Gunakan Jalan Arteri Pada Malam Hari
Indonesia
Pemudik Diminta Gunakan Jalan Arteri Pada Malam Hari

Saat ini Polri masih memperpanjang penerapan one way di KM 72 Tol Cipali sampai KM 414 Tol Kalikangkung.

Gibran Siap Terima Sanksi dari PDIP usai Bertemu Anies
Indonesia
Gibran Siap Terima Sanksi dari PDIP usai Bertemu Anies

Gibran mengatakan pertemuan dengan Anies hanya menjalin silaturahmi saja.

Singgung Ucapan Gantung di Monas, Anas Beberkan Alasan Terjun Kembali ke Politik
Indonesia
Singgung Ucapan Gantung di Monas, Anas Beberkan Alasan Terjun Kembali ke Politik

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Anas Urbaningrum tidak mempermasalahkan pihak-pihak yang mempertanyakan perihal kapan ia menepati ucapannya, "satu rupiah saja Anas korupsi di Hambalang, gantung Anas di Monas".

Sidang Perdana 6 Juni, Berikut 3 Hakim yang Bakal Adili Mario Dandy
Indonesia
Sidang Perdana 6 Juni, Berikut 3 Hakim yang Bakal Adili Mario Dandy

Mario Dandy Satriyo (20) dan Shane Lukas (19) akan menghadapi sidang perdana.

Pendaki Asal Spanyol Alami Hipotermia di Gunung Merapi Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Pendaki Asal Spanyol Alami Hipotermia di Gunung Merapi Berhasil Dievakuasi

Petugas langsung mengecek CCTV Gunung Merapi dan melakukan evakuasi.

Harapan Baru Budaya Berlalu Lintas dengan ETLE
Indonesia
Harapan Baru Budaya Berlalu Lintas dengan ETLE

ETLE lebih jauh bisa membawa budaya berlalu lintas masyarakat lebih maju.