Gesekan Oknum Aparat di Mimika Tak Ganggu Kekompakan TNI-Polri untuk Menjaga Negara Anggota Kopassus dan Brimob yang terlibat bentrok gegara rokok di Papua berdamai Foto: Dok. Polda Papua

MerahPutih.com - Gesekan antara oknum aparat Brimob dengan Kopassus terjadi di Pos RCTU Ridge Camp Mile 72, Mimika, Papua, pada Sabtu (27/11) waktu setempat.

Untuk meredam situasi, TNI-Polri menggelar apel gabungan dalam rangka sinergisitas TNI-Polri di lapangan apel Mako Brimob Batalion B Pelopor di Mile 32 Timika, Papua, Selasa (30/11).

Baca Juga

TNI Tegaskan Kuasai Distrik Suru-Suru dari KKB

Apel itu dihadiri sejumlah pejabat Satgas Nemangkawi dari TNI maupun Polri. Satgas Operasi Nemangkawi yang merupakan pasukan gabungan TNI-Polri di Papua, menegaskan mereka tetap kompak.

"TNI-Polri harus selalu kompak karena, jika keduanya bersama, negara tetap kuat," ujar Kasatgas Operasi Nemangkawi Brigjen Ramdhani Hidayat kepada wartawan, Selasa

Ramadhani menilai, TNI-Polri harus solid karena keduanya sama-sama memegang teguh Merah Putih. Menurutnya, segala masalah internal yang terjadi tidak perlu dibesar-besarkan. Dia mengingatkan bahwa masyarakat butuh TNI dan Polri.

"Kita harus tetap menjaga kekompakan karena TNI-Polri merupakan pelindung dan pengayom masyarakat. Kehadiran TNI-Polri sangat dibutuhkan masyarakat," imbuh Ramdhani yang juga mantan Dansat Brimob Polda Metro Jaya ini.

Baca Juga

AHY Diminta Buka Sumber 'Senior TNI' Penyuplai Info Soal Moeldoko

Ramdani menuturkan, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi dan monitoring setiap kegiatan masyarakat. Di sisi lain, pihaknya juga berencana untuk mempertebal jumlah personel yang bertugas di Papua.

Hingga saat ini, pihaknya masih sedang memaksimalkan jumlah personel yang telah beroperasi.

"Kalau penebalan tidak ada, kami maksimalkan personel yang ada saja," tutur dia. (Knu)

Baca Juga

3 Bentrokan Antaraparat Terjadi Dalam Sepekan, Mabes TNI: Diproses Hukum

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Kriteria Ideal Calon Panglima TNI Menurut Putra Agung Laksono
Indonesia
Ini Kriteria Ideal Calon Panglima TNI Menurut Putra Agung Laksono

Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Golkar Dave Laksono mengungkapkan, ada tiga kriteria ideal yang harus dimiliki calon Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi.

Kapolri: Pecat dan Pidanakan Anggota yang Melanggar
Indonesia
Kapolri: Pecat dan Pidanakan Anggota yang Melanggar

Kapolri menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajarannya untuk memberikan tindakan tegas kepada oknum anggota kepolisian yang melanggar aturan saat menjalankan tugasnya.

Tak Perlu Kekuatan Besar Lawan KKB, Mahfud: Kita Hanya Hadapi Segelintir Orang
Indonesia
Tak Perlu Kekuatan Besar Lawan KKB, Mahfud: Kita Hanya Hadapi Segelintir Orang

Pangdam dan Kapolda diminta agar berkoordinasi dengan baik

Bulan Depan, KAI Daop VI Siapkan Tes COVID-19 dengan GeNose
Indonesia
Bulan Depan, KAI Daop VI Siapkan Tes COVID-19 dengan GeNose

PT Kereta Api (KAI) Daop IV Yogyakarta akan menyediakan alat pendeteksi COVID-19 dengan hembusan nafas bernama GeNose.

Jakarta Lengang di Hari Pertama Pemberlakuan PPKM Darurat
Foto
Jakarta Lengang di Hari Pertama Pemberlakuan PPKM Darurat

Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat lengang pada hari pertama pemberlakuan PPKM Darurat, Sabtu, (3/7/2021). Sejumlah ruas jalan Ibukota Jakarta dilakukan penyekatan oleh aparat Kepolisian

Sore Ini Golkar Ajukan Nama Pengganti Azis Syamsuddin
Indonesia
Sore Ini Golkar Ajukan Nama Pengganti Azis Syamsuddin

Airlangga Hartarto akan mencari kader terbaik

Penyesalan Ardhito Pramono Menggunakan Narkoba dan Pesan Khusus untuk Fansnya
Indonesia
Penyesalan Ardhito Pramono Menggunakan Narkoba dan Pesan Khusus untuk Fansnya

Musisi Ardhito Pramono resmi menjalani rehabilitasi narkoba di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

Perdayai Orang Tua Eks Wamenlu Dino Patti Djalal,11 Mafia Tanah Ditangkap
Indonesia
Perdayai Orang Tua Eks Wamenlu Dino Patti Djalal,11 Mafia Tanah Ditangkap

Total sudah ada lima pelaku dalam kasus mafia tanah yang dilaporkan pada 22 April 2019

Ragu Soal Keamanan, Pemda DIY Hentikan Wahana Ngopi in The Sky
Indonesia
Ragu Soal Keamanan, Pemda DIY Hentikan Wahana Ngopi in The Sky

Penghentian dilakukan lantaran pengelola wahana belum mengantongi izin serta belum sesuai dengan standar keamanan.

Ketum PAN Zulkifli Hasan Minta Maaf atas Pernyataan Kontroversi Kadernya
Indonesia
Ketum PAN Zulkifli Hasan Minta Maaf atas Pernyataan Kontroversi Kadernya

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menyampaikan permintaan maaf atas tindakan dan pernyataan beberapa kader partainya.