Gesekan Brimob dan Kopassus di Papua Dinilai karena Pemahaman Jiwa Korsa Sempit Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri. ANTARA/Evarukdijati

MerahPutih.com - Insiden gesekan antara personel Satgas Amole Brimob dengan Satgas Nanggala Kopassus gegara perkara rokok di Mimika, Papua menuai kritikan.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyesalkan bentrokan itu serta menyoroti jiwa korsa aparat di lapangan.

"Kami sangat menyesalkan terjadinya bentrokan hanya karena hal sepele," kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti kepada wartawan yang dikutip Selasa (30/11).

Baca Juga:

Kronologis Anggota Brimob Jualan Rokok Ribut dengan Kopassus di Papua

Menurut Poengky, cara pandang tentang jiwa korsa personel kerap dipandang kurang tepat di lapangan.

Apalagi, bagi para personel yang terbilang masih muda dan mudah terpancing emosi. Mengingat mereka baru bertugas di lapangan.

"Mereka terkadang masih sempit memandang jiwa korsa, sehingga rentan jika terjadi gesekan," ujar Poengky.

Bagi para personel Brimob dan Kopassus, Kompolnas sepakat untuk diterapkan sanksi tegas agar peristiwa serupa tak terulang.

Kompolnas pun menitipkan pesan kepada para atasan personel untuk mengawasi anak buahnya.

Hal ini agar ada efek jera, penting bagi atasan untuk benar-benar mengawasi dan menjaga anak buah agar dapat bekerja sama dan berkoordinasi dengan baik.

"Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika ditugaskan bersama institusi yang lain," ucap Poengky.

Baca Juga:

Ribut Kopassus dan Brimob Karena Rokok di Mimika Berakhir Damai

Selama ini, Kapolri dan Panglima TNI sudah menunjukkan sinergitas dan soliditas, maka seluruh anggota di bawahnya harus meneladani.

"Jika ada anggota yang berani bersikap beda, berarti yang bersangkutan melawan perintah pimpinan Polri dan TNI," tutup Poengky.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menyatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah memerintahkan untuk memeriksa anggota Polri yang terlibat pertikaian dengan TNI di Tembagapura, Kabupaten Mimika.

"Panglima TNI dan Kapolri tidak berkenan anggota melakukan kegiatan di luar SOP (standard operating procedure) termasuk berjualan saat bertugas," kata Irjen Fakhiri kepada wartawan.

Dia membenarkan saat ini sudah dilakukan perdamaian. Namun agar tidak terulang, para pihak yang terlibat akan diproses.

"Anggota penugasan dilarang melakukan aktivitas di luar SOP, apalagi berjualan," ujar Matius.

Insiden yang terjadi pada Sabtu (27/11) di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 itu berawal dari kesalahpahaman saat anggota Satgas Amole Kompi 3 berjualan rokok.

Kemudian sekitar 20 anggota Satgas Nanggala yang hendak membeli rokok komplain harga rokok yang dijual, sehingga terjadi keributan dan pengeroyokan yang mengakibatkan enam orang terluka.

Adapun anggota Brimob yang terluka adalah Bripka Risma terkena stik, Bripka R luka ringan, Briptu E ringan tergores sangkur, Bharaka H luka ringan, Bharatu M tidak terluka, dan Bharatu J luka ringan. (Knu)

Baca Juga:

Brimob Bakal Amankan Penerbang Drone Ilegal di Sirkuit Mandalika

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polres Bintan Gagalkan Peredaran 2 Kilogram Sabu Jaringan Internasional
Indonesia
Polres Bintan Gagalkan Peredaran 2 Kilogram Sabu Jaringan Internasional

Polres Bintan, Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengamankan narkoba jenis sabu-sabu seberat 2 kilogram dari dua pria berinisial AA (23) dan AJ (23).

156 Produk Obat Sirop Kembali Boleh Beredar
Indonesia
156 Produk Obat Sirop Kembali Boleh Beredar

Sebanyak 156 produk obat sirop di Indonesia dapat kembali diresepkan dan beredar di pasaran setelah dipastikan bebas dari senyawa berbahaya.

Partai Besutan Yusril Sowan ke Rumah Anies, Bahas Pilpres 2024?
Indonesia
Partai Besutan Yusril Sowan ke Rumah Anies, Bahas Pilpres 2024?

Rombongan DPP Partai Bulan Bintang (PBB) bersilaturahmi ke rumah pribadi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (19/1).

Politisi Gerindra Desak Bahlil Buka Nama Pengusaha yang Minta Pemilu Ditunda
Indonesia
Politisi Gerindra Desak Bahlil Buka Nama Pengusaha yang Minta Pemilu Ditunda

Menanggapi pernyataan tersebut, anggota DPR RI Kamrussamad mendesak Menteri Bahlil untuk membuka nama pengusaha yang meminta agar Pemilu 2024 ditunda.

BPOM Kembali Umumkan 2 Perusahaan Farmasi Produksi Obat dari Bahan Berbahaya
Indonesia
BPOM Kembali Umumkan 2 Perusahaan Farmasi Produksi Obat dari Bahan Berbahaya

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito menyebut empat nama obat sirop dari dua industri farmasi, PT Samco Farma dan PT Ciubros Farma, harus ditarik dan dimusnahkan.

Harga Minyak Tinggi, APBN 2022 Jadi Rp 3.106 Triliun
Indonesia
Harga Minyak Tinggi, APBN 2022 Jadi Rp 3.106 Triliun

Kenaikan pendapatan negara disumbang dari penerimaan pajak, PNBP, atau kenaikan berbagai komoditas ekspor unggulan seperti CPO dan batubara.

Gelar Pertemuan dengan Arab Saudi, Menko Perekonomian Bahas Investasi
Indonesia
Gelar Pertemuan dengan Arab Saudi, Menko Perekonomian Bahas Investasi

Indonesia memperkuat kerja sama ekonomi dengan Arab Saudi. Hubungan bilateral keduanya di bidang ekonomi telah terjalin dengan baik. Menindaklanjuti hubungan kedua negara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, melakukan pertemuan dengan Menteri Ekonomi dan Perencanaan Arab Saudi, Faisal Al-Ibrahim.

Polisi Dapatkan Keterangan Awal dari Sopir Transjakarta Saat Tabrak Pospol PGC
Indonesia
Polisi Dapatkan Keterangan Awal dari Sopir Transjakarta Saat Tabrak Pospol PGC

Argo belum berani memastikan penyebab pasti kecelakaan

Khidmatnya Ritual Penjamasan Keris dan Tombak Pusaka Sunan Kudus
Indonesia
Khidmatnya Ritual Penjamasan Keris dan Tombak Pusaka Sunan Kudus

Penjamasan dilakukan untuk merawat dan menjaga senjata pusaka Sunan Kudus agar bebas dari karat.

PSI Minta Anies Kebut Vaksinasi Booster Jelang Mudik Lebaran
Indonesia
PSI Minta Anies Kebut Vaksinasi Booster Jelang Mudik Lebaran

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta menanggapi ucapan Presiden Jokowi yang memperbolehkan warga mudik Lebaran dengan syarat harus sudah divaksin ketiga atau booster.