Headline
 Gerindra Tegaskan Tak Pernah Diajak Bahas Kabinet Jokowi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono (Foto: MP/Fadhli)

MerahPutih.Com - Partai Gerindra menegaskan sampai saat ini pihaknya belum pernah menjadi bagian dari koalisi Jokowi-Ma'ruf. Menurut Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono, belum ada agenda partainya masuk dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf apalagi sampai berbagi jatah kursi di kabinet.

"Isu yang mengatakan Gerindra akan dapat kursi dan sebagainya, saya jelaskan sekali lagi bahwa itu belum ada agenda apa pun," ujar Arief di Jakarta, Jumat (12/7).

Baca Juga: Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Tak Kunjung Terealisasi, Gerindra: Keduanya Sibuk

Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono
Waketum Gerindra Arief Poyuono (Foto: antaranews)

Lebih lanjut, dalam perspektif rekonsiliasi, Arief mengaku setuju bila ke depan ada pertemuan antardua kubu sehingga dapat menghadirkan beberapa komitmen yang tujuannya mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Bukan untuk kepentingan kelompok, partai, atau relawan. Ini perlu dicatat,” tegas Arief.

Arief Poyuono mengatakan bila nanti terjadi silaturahmi, pihaknya akan menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo bahwa jajaran kabinet menterinya nanti harus yang profesional menguasai permasalahan di departemennya, jujur, dan bersih.

Baca Juga: Awasi Jokowi, Gerindra Mantap Jadi Oposisi

“Artinya demokrasi itu jangan menghasilkan maling-maling atau rampok-rampok duit negara, tapi menghadirkan pimpinan-pimpinan yang bersih dan bisa membangun negeri ini,” tutupnya.(Knu)

Baca Juga: Ketika Dua Sabahat PKS dan Gerindra Berbeda Pandangan Soal Oposisi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dampak PSBB, Arus Lalu Lintas Tol di Tiga Wilayah Ini Turun 60 Persen
Indonesia
Dampak PSBB, Arus Lalu Lintas Tol di Tiga Wilayah Ini Turun 60 Persen

Menurut Kementerian PUPR, untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta terdapat tujuh ruas tol yang berada dalam wilayah PSBB

Pemkot Yogyakarta Anggarkan Rp175 miliar Penanganan Corona
Indonesia
Pemkot Yogyakarta Anggarkan Rp175 miliar Penanganan Corona

Dana yang berasal dari realokasi APBD Kota Yogyakarta tersebut juga digunakan untuk penanganan dampak ekonomi.

 Ini Alasan Anggaran Rp405 Triliun untuk Tanggulangi COVID-19 Perlu Diawasi
Indonesia
Ini Alasan Anggaran Rp405 Triliun untuk Tanggulangi COVID-19 Perlu Diawasi

"Saya mendorong dana ini dikawal oleh masyarakat, LSM, bahkan lembaga terkait. Laporan secara akuntabilitas harus ada," tegas Jerry Massie

Update Corona DKI Rabu (20/5): Positif 6.150, Sembuh 1.425 Orang
Indonesia
Update Corona DKI Rabu (20/5): Positif 6.150, Sembuh 1.425 Orang

Kasus ositif bertambah 97 pasien dari hari kemarin sebanyak 6.053 orang.

Polemik Natuna, Bamsoet Minta Jokowi Jangan Biarkan 'Maling' Masuk
Indonesia
Polemik Natuna, Bamsoet Minta Jokowi Jangan Biarkan 'Maling' Masuk

Tiongkok merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia

Wasekjen PPP Nilai Larangan ASN Pakai Cadar Berpotensi Melanggar HAM
Indonesia
Wasekjen PPP Nilai Larangan ASN Pakai Cadar Berpotensi Melanggar HAM

"Kebijakan ini berpotensi melanggar HAM meski dari perpsektif keamanan bisa saja dibenarkan," kata pria yang akrab disapa Awiek

Buruh Bakal Mogok Kerja Nasional, Pengusaha Ingatkan Sanksi
Indonesia
Buruh Bakal Mogok Kerja Nasional, Pengusaha Ingatkan Sanksi

Apindo mengeluarkan imbauan kepada pekerja terkait ketentuan tentang mogok kerja termasuk sanksi yang dapat dijatuhkan jika dilakukan tidak sesuai ketentuan khususnya di UU 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Perantau di Jabar Bisa Peroleh Bantuan Sosial, Ini Syaratnya
Indonesia
Perantau di Jabar Bisa Peroleh Bantuan Sosial, Ini Syaratnya

Jabar sudah menyalurkan lebih dari 900.000 paket bansos provinsi bagi warga terdampak COVID-19.

Perintah Luhut Kendalikan Pandemi COVID-19 di 9 Provinsi
Indonesia
Perintah Luhut Kendalikan Pandemi COVID-19 di 9 Provinsi

Presiden meminta agar target itu dapat tercapai dalam waktu dua pekan ke depan. Satgas telah menyiapkan beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mengawalinya.

Nyaris 100 Kasus, Hoaks Corona Paling Banyak Terjadi di Jakarta dan Jawa Timur
Indonesia
Nyaris 100 Kasus, Hoaks Corona Paling Banyak Terjadi di Jakarta dan Jawa Timur

Polisi menjerat para pelaku pembuat atau penyebar hoaks COVID-19 dengan pasal berlapis.