Gerindra Tanggapi Rencana Safari Politik Puan Maharani Ketua DPR Puan Maharani saat mengunjungi Pasar Tambahrejo, Surabaya, Rabu (2/3) siang. (Foto: MP/Budi Lentera)

MerahPutih.com - Partai Gerindra mengapresiasi rencana safari politik Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani.

“Apa yang kemudian dilakukan oleh para capres, para cawapres dari partai lain, tentunya kita apresiasi,” kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2).

Menurut Dasco, agenda safari politik merupakan urusan internal masing-masing partai yang tidak perlu dikomunikasikan dengan parpol lain.

Baca Juga:

Prabowo ke Kader Gerindra: Kalau tak Percaya Pimpinanmu Mundur

“Karena itu agenda internal, misalnya mau turun ke titik-titik masyarakat, ya silakan saja,” ujarnya.

Di sisi lain, Dasco menjelaskan bahwa Gerindra sedang fokus menggodok proses pencalegan.

"Gerindra itu adalah partai terbuka tetapi juga kami adalah partai kader, sehingga dalam hal pencalegan juga kami membuat proporsional," ujarnya.

Wakil Ketua DPR RI ini menyebut, Gerindra akan memberikan porsi lebih banyak untuk kader yang akan mengikuti kontestasi Pileg 2024.

"Di mana nanti ada fungsi untuk kader yang tentunya lebih banyak dan tentunya untuk menambah kekayaan dari Gerindra terutama SDM,” imbuhnya.

Baca Juga:

Presiden Jokowi: Partai Gerindra Potensial Jadi yang Teratas

Kendati demikian, Dasco melanjutkan, Gerindra juga bakal menampung visi dan misi dari tokoh-tokoh masyarakat dalam hal pencalegan.

“Menampung tokoh-tokoh masyarakat yang bersimpati dengan perjuangan Gerindra dan tentunya kami perlu untuk menampung visi misi dari tokoh tersebut," tuturnya.

Sebab, kata Dasco, partai besutan Prabowo Subianto itu juga terbuka bagi masyarakat di yang ingin maju sebagai caleg Gerindra.

"Ada presentase yang kita juga akan buka untuk para tokoh-tokoh masyarakat itu,” tandasnya. (Pon)

Baca Juga:

Sandiaga Dampingi Prabowo di Acara HUT ke-15 Partai Gerindra

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemkot Solo Kehilangan Pajak Reklame 15 Persen Akibat Larangan Iklan Rokok
Indonesia
Pemkot Solo Kehilangan Pajak Reklame 15 Persen Akibat Larangan Iklan Rokok

"Kita kehilangan 15 persen pemasukan iklan dari reklame rokok. Makanya perlu dilakukan optimalisasi-optimalisasi untuk menutup potential loss itu,” terang dia.

Dampak KTT ASEAN ke Pariwisata Labuan Bajo
Indonesia
Dampak KTT ASEAN ke Pariwisata Labuan Bajo

Untuk nilai eksposure (media value) diperkirakan mencapai di atas USD 75 juta atau lebih dari satu triliun rupiah.

Modus Sindikat Eksploitasi PRT Asal Indonesia di Malaysia
Indonesia
Modus Sindikat Eksploitasi PRT Asal Indonesia di Malaysia

Sindikat itu sudah beroperasi selama dua tahun dan diduga meraup keuntungan RM 900.000 atau sekitar Rp 2.92 miliar setahun.

Tak Terima Ditegur, 4 Orang Aniaya Polisi di Depan Rumahnya
Indonesia
Tak Terima Ditegur, 4 Orang Aniaya Polisi di Depan Rumahnya

Polresta Surakarta mengamankan empat orang pelaku penganiayaan terhadap anggota polisi.

Penangkapan Sahat Simanjuntak Jadi Peringatan Seluruh Kader Golkar
Indonesia
Penangkapan Sahat Simanjuntak Jadi Peringatan Seluruh Kader Golkar

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur yang juga Sekretaris DPD Golkar Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga terlibat suap.

Geledah Ponpes Al Zaytun, Bareskrim Sita 31 Barang Bukti
Indonesia
Geledah Ponpes Al Zaytun, Bareskrim Sita 31 Barang Bukti

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, ada 31 barbuk yang disita dari tiga lokasi penyitaan di wilayah Pondok Pesantren Al Zaytun.

Hercules Kembali Ancam Wartawan usai Diperiksa KPK: Jangan Macam-macam, Saya Sikat Kalian
Indonesia
Hercules Kembali Ancam Wartawan usai Diperiksa KPK: Jangan Macam-macam, Saya Sikat Kalian

"Karena orang bicara apa, kalian tulisnya apa. Kalau kalian sama pejabat publik boleh macam-macam. Kalau sama saya jangan macam-macam kalian. Macam-macam saya sikat kalian," tegas Hercules.

Penggunaan KK di Pemilu Rawan Manipulasi
Indonesia
Penggunaan KK di Pemilu Rawan Manipulasi

Sistem administrasi kependudukan telah mengalami kemajuan ketimbang saat Pemilu 2019 yang akhirnya membolehkan pemilih menggunakan KK.

Rumah Gus Dur Terbuka untuk Semua Bacapres
Indonesia
Rumah Gus Dur Terbuka untuk Semua Bacapres

“Pasti kami membuka diri, semua capres yang akan sowan ke Ciganjur kami terbuka dan menerima,” ujar Yenny

Megawati Sudah Kantongi Nama Capres, Pengumuman Tunggu Momentum Tepat
Indonesia
Megawati Sudah Kantongi Nama Capres, Pengumuman Tunggu Momentum Tepat

"Mbak Puan sendiri sudah menyatakan nama calon itu sudah ada di kantongnya ibu Mega. Nah, tinggal tunggu momentum tepat," tutur Hasto