Gerindra Soroti Sikap PKS dan Demokrat Terkait RUU Pemilu Sidang pengesahan RUU Pemilu pada sidang Paripurna DPR ke-32 masa persidangan V tahun sidang 2016-2017 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (21/7) dini hari. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

MerahPutih.com - Partai Gerindra merespons keberatan sejumlah partai di parlemen terkait dengan kesepakatan Komisi II DPR untuk tidak melanjutkan pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu.

Adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat dua partai di Senayan yang keberatan dengan keputusan Komisi II atas tidak dilanjutkanya pembahasan RUU Pemilu termasuk jadwal pilkada.

Bahkan, kedua partai tersebut membantah klaim Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia yang menyebut adanya kesepakatan antara ketua kelompok fraksi (kapoksi) yang ada di Komisi II untuk tidak melanjutkan RUU Pemilu.

Baca Juga:

Soal RUU Pemilu, Pimpinan DPR Tunggu Surat Resmi dari Fraksi

"Dulu juga kami beda pendapat dengan fraksi lain dan kalah, ya engga apa," kata anggota Komisi II DPR Fraksi Gerindra Elnino Mohi kepada wartawan, Kamis, (11/2).

Elnino Mohi meminta semua pihak untuk menghargai setiap perbedaan yang ada. Termasuk soal pembahasan RUU Pemilu yang memang menjadi sorotan.

"Kita hargai pendapat yang beda dengan kita," ujar Elnino Mohi.

Ilustrasi Pemilu nasional dan lokal serentak 2024. ANTARA/Kliwon
Ilustrasi Pemilu nasional dan lokal serentak 2024. ANTARA/Kliwon

Sebelumnya, Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia mengaku telah menggelar rapat bersama kapoksi yang ada di Komisi II DPR terkait nasib RUU Pemilu yang telah masuk prolegnas prioritas.

“Tadi saya sudah rapat dengan seluruh pimpinan dan kapoksi yang ada di Komisi II, dengan melihat perkembangan dari masing-masing parpol terakhir ini, kami sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan ini,” kata Doli Kurnia.

“Dan mekanisme selanjutnya akan kami serahkan kepada mekanisme di DPR. Apakah (RUU Pemilu) mau didrop atau tidak, itu kan kewenangannya ada di instansi yang lain,” imbuh Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.

Baca Juga:

Maret, DPR Putuskan Pembahasan Revisi UU Pemilu

Doli menyatakan, pihaknya akan menyampaikan hal tersebut kepada pimpinan DPR. Selanjutnya, akan dibahas di Badan Musyawarah (Bamus) bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR.

“Kami akan sampaikan ke pimpinan, kemudian nanti akan dibahas di Bamus bersama Baleg. Bamus memutuskannya seperti apa, itu kan pandangan resmi dari fraksi masing-masing di DPR,” ujarnya. (Pon)

Baca Juga:

Perludem Sayangkan DPR Tak Lanjutkan Pembahasan RUU Pemilu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kerugian Banjir Bandang di Kawasan Wisata Landak River Capai Ratusan Juta
Indonesia
Kerugian Banjir Bandang di Kawasan Wisata Landak River Capai Ratusan Juta

Tidak ada korban jiwa maupun yang mengalami luka-luka akibat banjir bandang di sepanjang Sungai Landak.

FPI Ungkap Alasan Rumah Rizieq Enggak Mau Disemprot Disinfektan
Indonesia
FPI Ungkap Alasan Rumah Rizieq Enggak Mau Disemprot Disinfektan

Azis mengklaim, Rizieq dalam kondisi sehat wal afiat

BPN Bentuk Tim Pencegahan dan Penyelesaian Kejahatan Pertanahan
Indonesia
BPN Bentuk Tim Pencegahan dan Penyelesaian Kejahatan Pertanahan

Saat ini Kementerian ATR/BPN masih melakukan investigasi, bersama dengan Kepolisian untuk mengurai tindak pidana yang terjadi atas perubahan nama sertifikat (balik nama) milik ibunda Dino Patti Djalal.

Hasil Survei, Komunikasi Pemerintah Tangani COVID-19 Mengecewakan
Indonesia
Hasil Survei, Komunikasi Pemerintah Tangani COVID-19 Mengecewakan

Hanya 37,2 persen elite yang percaya Terawan bisa bekerja baik dalam menangani COVID-19. Sementara 37,1 persen tidak percaya, 25 persen biasa saja, dan 0,7 tidak menjawab.

PN Jaksel Pupuskan Upaya PK Djoko Tjandra
Indonesia
PN Jaksel Pupuskan Upaya PK Djoko Tjandra

PN Jaksel pun tidak meneruskan berkas permohonan PK tersebut ke Mahkamah Agung (MA).

WNI Penderita Corona di Luar Negeri Capai 571 Kasus dan 142 Sembuh
Indonesia
WNI Penderita Corona di Luar Negeri Capai 571 Kasus dan 142 Sembuh

Data terbaru menyebutkan ada penambahan 10 WNI sembuh

Ketua MPR Minta Pengumuman Penambahan COVID-19 Tetap Disiarkan Langsung
Indonesia
Ketua MPR Minta Pengumuman Penambahan COVID-19 Tetap Disiarkan Langsung

Sebaiknya pemerintah tetap mengumumkan perkembangan kasus lewat media televisi karena lebih tepat dibandingkan lewat media internet.

Gerindra Soroti Puskesmas Cipedak Buka 3 Hari dalam Seminggu
Indonesia
Gerindra Soroti Puskesmas Cipedak Buka 3 Hari dalam Seminggu

Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur Anies Baswedan untuk menambah lagi rumah sakit (RS) dan puskesmas.

Apakah COVID-19 Benar-benar Ada?
Indonesia
Apakah COVID-19 Benar-benar Ada?

Dokter Reisa mengatakan bahwa virus yang pertama kali ditemukan pada Desember 2019 memiliki banyak jenis.

Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku Vandalisme di Masjid Tangerang
Indonesia
Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku Vandalisme di Masjid Tangerang

Polresta Kabupaten Tangerang telah menangkap seorang pelaku berinisial S. Pelaku ini, merupakan warga yang tinggal tak jauh dari masjid yang terletak di kawasan Pasar Kemis tersebut.