Gerindra Perkenalkan Riza Patria ke DPRD DKI sebagai Cawagub Pekan Depan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik. (Foto: MP/Ponco)

MerahPutih.com - Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik mengatakan pekan depan pihaknya bakal sowan ke seluruh Fraksi DPRD DKI untuk memperkenalkan calon wakil gubernur (Wagub) baru dari Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria.

"Mungkin minggu depan sudah mulai keliling-keliling lah (memperkenalkan Riza Patria ke DPRD)," kata Taufik di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (22/1).

Baca Juga

Anies Langsung Kirim Surat Rekomendasi Dua Nama Cawagub DKI ke DPRD

Taufik mengatakan, partainya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jalan sendiri-sendiri dalam proses perkenalan cawagub baru ke anggota Dewan Legislatif Kebon Sirih.

"Ya masing-masing lah (perkenalana cawagubnya)," kata Politikus Gerindra ini.

Ketua DPD Gerindra DKI, M. Taufik. (Foto: MP/Asropih)
Ketua DPD Gerindra DKI, M. Taufik. (Foto: MP/Asropih)

Lebih lanjut, Taufik yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini mengungkapkan bahwa anggota DPRD DKI bakal menggelar Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) tata tertib (Tatib) pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta pada 27 Januari 2020 mendatang.

Baca Juga

Alasan PKS Depak Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu dari Cawagub DKI

Kemudian di tanggal 29 Januari, lanjutnya, DPRD melaksanakan pengesahan Tatib Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno.

"Rapimgab 27, paripurna pengesahan tata tertib insyaallah 29 Januari," kata Taufik.

Seperti diketahui, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyerahkan dua nama baru cawagub ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kedua cawagub baru itu adalah Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra. Mereka menggeser cawagub sebelumnya dari PKS yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Baca Juga

PKS Jelaskan Alasan Tak Hadir Umumkan Cawagub DKI Jakarta

Setelah diterima, Anies pun mengklaim sudah menyerahkan surat usulan dua nama baru itu ke DPRD DKI. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wow! 100 Persen PDP di Majalengka Sembuh
Indonesia
Wow! 100 Persen PDP di Majalengka Sembuh

ODP hari ini ada 226 jiwa terdiri dari 208 jiwa dalam pemantuan dan 58 jiwa selesai pemantuan

Pemegang Polis Tantang Pemerintah Tangkap Otak Pelaku Korupsi Jiwasraya
Indonesia
Pemegang Polis Tantang Pemerintah Tangkap Otak Pelaku Korupsi Jiwasraya

Kejagung telah menetapkan lima orang tersangka

Ekonomi Bakal Anjlok Jika Lockdown, Pemerintah Diminta Jamin Kebutuhan Rakyat
Indonesia
Ekonomi Bakal Anjlok Jika Lockdown, Pemerintah Diminta Jamin Kebutuhan Rakyat

Upaya pemerintah untuk ketersediaan sembako tetap memperhatikan kewajiban negara

Usai Dilantik, Besok Riza Patria Menghadap Anies di Balai Kota
Indonesia
Usai Dilantik, Besok Riza Patria Menghadap Anies di Balai Kota

Kamis, Riza sudah mulai bekerja membatu Anies menjalankan pemerintahan DKI Jakarta.

Survei Median: Penyuka Gerakan 212 Mayoritas Dukung Anies
Indonesia
Survei Median: Penyuka Gerakan 212 Mayoritas Dukung Anies

Lembaga survei Median merilis hasil survei terkait persepsi publik akan gerakan 212 pada 2017.

Di Tengah Pandemi, KPAI Sayangkan Aksi Siaga Ganyang Komunis Libatkan Anak-anak
Indonesia
Di Tengah Pandemi, KPAI Sayangkan Aksi Siaga Ganyang Komunis Libatkan Anak-anak

Jaga jarak sulit dijalankan karena kepadatan ribuan peserta aksi.

Mudik Saat Idul Adha Dinilai Sangat Berbahaya, Ini Alasannya
Indonesia
Mudik Saat Idul Adha Dinilai Sangat Berbahaya, Ini Alasannya

Memang sebaiknya niat mudik perlu dipikirkan kembali untung ruginya.

Dua Lansia Lolos dari Maut Saat Gedung di Palmerah Runtuh
Indonesia
Dua Lansia Lolos dari Maut Saat Gedung di Palmerah Runtuh

Yang 5 orang dievakusi sama-sama dari dalam gedung di lantai 2

DPRD DKI Minta Anies Evaluasi Car Free Day
Indonesia
DPRD DKI Minta Anies Evaluasi Car Free Day

"NasDem meminta Pemprov DKI segera melakukan evaluasi dan penyempurnaan dan pengetatan Agar CFD berikutnya bisa aman dan sehat untuk warga DKI," kata Wibi.

Kapolda Metro: Masyarakat Mulai Sadar
Indonesia
Kapolda Metro: Masyarakat Mulai Sadar

Tapi, masih ada sekitar satu dua masyarakat yang mengendarai kendaraan bermotor tidak menerapkan jaga jarak fisik