berita-singlepost-banner-1
 Gerindra Desak Pemerintah Lebih Sigap Lagi Tanggulangi Pandemi Corona Politisi Gerindra Ihsanudin M,sI (Foto: Dok Pribadi)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.Com - Politikus Gerindra Ihsanudin menilai, pemerintah selain menjaga ketersediaan pangan dan stabilitas harga bahan makanan pokok, sebaiknya pemerintah lebih fokus pada skala prioritas pencegahan dan penanganan COVID-19.

Menurut Ihsanuddin, harus ada realokasi atau pergeseran anggaran untuk penanggulangan bencana dalam situasi darurat seperti ini.

Baca Juga:

Tindakan Polisi Bubarkan Warga yang Berkerumun Saat COVID-19 Rawan Kriminalisasi

"Saatnya pemerintah bergerak lebih cepat dan efektif jika tidak ingin beberapa hari ke depan ledakan kasusnya makin serius," kata Ihsanudin dalam keterangannya, Kamis (26/3).

Gerindra desak pemerintah lebih sigap lagi dalam menangani corona
Anggota DPRD dari Gerindra Ihsanudin desak pemerintah lebih sigap lagi dalam menangani corona (Foto: Dok Pribadi)

Ia mendesak pemerintah perlu lebih gencar menyediakan kebutuhan masker dan hand sanitizer di ruang-ruang publik. Termasuk memassifkan sosialisasi akan pentingnya social distancing.

"Segera batalkan rapid tes seperti di stadion-stadion sehingga berdampak pada penularan Covid 19 lebih cepat dan efektif. Jangan remeh dan buat blunder," teranf anggota DPRD Jawa Barat ini.

Ihsanudin juga mendukung para dokter, tenaga medis sebagai garda terdepan pencegahan dan penanganan Covid 19 atas dedikasi dan pengabdian selama ini.

"Mereka semua adalah pahlawan kemanusiaan. Semoga Allah Swt. menerima pengorbanan kalian kepada bangsa, negara, dan agama," jelas Ihsanudin.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) sendiri masih mengurus kedatangan alat-alat kesehatan berjumlah sekitar 40 ton tersebut diangkut menggunakan pesawat jenis Boeing 777 dari Garuda Indonesia.

Nantinya, akat tersebuut dijadwalkan tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada hari Kamis malam, 26 Maret 2020.

Alat lab ini akan mampu memeriksa swab test yang dilakukan untuk mendeteksi corona.

Kedepan setelah alat ini dikirimkan, diharapkan pada bulan April minggu kedua semua Fakultas Kedokteran tersebut akan memiliki kemampuan untuk melakukan tes masing masing sebanyak 1.000 sampel per harinya.

Baca Juga:

Kebutuhan Hand Sanitizer Tinggi Akibat KLB Corona, Pemkot Solo Ajukan Bebas Cukai Alkohol

Proses pengiriman Bantuan Covid-19 ke Indonesia didukung penuh juga oleh Kemlu RI, KBRI Beijing dan KJRI Shanghai, serta Atase Pertahanan KBRI Beijing.

Bantuan yang diterima tersebut nantinya akan dikerahkan untuk membantu kerja dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian BUMN.(Knu)

Baca Juga:

Mendagri Ingatkan Para Kepala Daerah Hindari Penumpukan Massa Saat Rapid Test COVID-19


berita-singlepost-mobile-banner-3

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6