Headline
 Gerindra Bantah Prabowo Minta Jatah Tiga Menteri di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Jubir Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak (MP/Gomes Roberto)

MerahPutih.Com - Nama-nama kandidat menteri yang akan mengisi Kabinet Jokowi-Ma'ruf sampai kini masih teka-teki. Belum ada kepastian terkait siapa saja yang bakal menjadi menteri dalam Kabinet Kerja Jilid II.

Di tengah penantian pengumuman nama-nama menteri, muncul bantahan dari Partai Gerindra terkait berita yang menyebutkan bahwan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto meminta jatah tiga menteri di Kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Baca Juga:

Menebak Nama-Nama Potensial Calon Menteri Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Bantahan itu disampaikan Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dahnil menegaskan bahwa tidak benar bahwa Partai Gerindra meminta jatah tiga menteri dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Juru Bicara Prabowo Subianto Dahnil Anzar Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa tidak benar Prabowo minta jatah tiga menteri (Foto: MP/Gomes R)

"Pada prinsipnya, Pak Prabowo siap membantu bangsa dan negara dimana pun posisinya. Yang jelas, beliau (Prabowo) aktif menyampaikan pemikiran-pemikirannya untuk kepentingan rakyat," kata Dahnil dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (4/10).

Hal itu disampaikan Dahnil untuk mengklarifikasi pemberitaan yang menyatakan Gerindra akan diberikan tiga Kementerian dan tiga tokoh Gerindra yakni, Fadli Zon, Sandiaga Uno dan Edy Prabowo ditawarkan menjadi menteri.

Prabowo Subianto, kata dia, sejak awal tidak pernah berbicara secara spesifik tentang jabatan menteri dengan siapa pun.

"Dalam setiap pertemuan Pak Prabowo bersama Pak Jokowi serta tokoh lain termasuk Ibu Megawati, beliau tidak pernah menyampaikan permintaan posisi menteri, beliau hanya menyampaikan ingin berkontribusi dimana pun posisi baik dalam pemerintahan atau oposisi, beliau menawarkan konsepsi," papar mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Baca Juga:

Pengamat Prediksi Mahfud MD dan AHY Paling Kuat Masuk Kabinet Jokowi

Dahnil sebagaimana dilansir Antara menambahkan, Prabowo memberikan perhatian khusus kepada konsepsi kedaulatan pangan, energi, ekonomi, pertahanan dan keamanan.

"Solusi-solusi dan program yang bisa dikembangkan oleh pemerintahan Jokowi, beliau tawarkan kepada Pak Jokowi dkk. Silahkan Pak Prabowo sangat terbuka membantu demi bangsa dan negara," pungkasnya.(*)

Baca Juga:

Prediksi Umur Kabinet Jokowi dan Nama-Nama Menteri Baru

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI Akui Muncul 'Klaster Perkantoran' di Jakarta
Indonesia
Wagub DKI Akui Muncul 'Klaster Perkantoran' di Jakarta

Kantor yang pegawainya terkonfirmasi positif COVID-19 diminta ditutup sementara

AHY Bakal Jadi Kandidat Tunggal Caketum, Demokrat Serahkan ke Kongres
Indonesia
AHY Bakal Jadi Kandidat Tunggal Caketum, Demokrat Serahkan ke Kongres

Syarief memperkirakan konsolidasi yang dilakukan AHY akan membuahkan hasil

 [HOAKS atau FAKTA]: Enam Anggota Polri Meninggal Dunia Akibat Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Enam Anggota Polri Meninggal Dunia Akibat Corona

Dalam pesan broadcast itu juga menyampaikan bahwa ada 236 anggota polisi termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) positif virus COVID-19.

ICW: Resistansi MA di Kasus Nurhadi Berpotensi Obstruction of Justice
Indonesia
ICW: Resistansi MA di Kasus Nurhadi Berpotensi Obstruction of Justice

Pernyataan Abdullah agar hakim agung tidak bisa diperiksa penyidik lembaga antirasuah menyesatkan.

Kapolda Metro Klaim PSBB Fase Ketiga Mampu Tekan Penyebaran Virus Corona
Indonesia
Kapolda Metro Klaim PSBB Fase Ketiga Mampu Tekan Penyebaran Virus Corona

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Majyen Eko Margiyono mengunjungi pos penyekatan Kedungwaringin.

Ombudsman Beberkan Maladministrasi Penanganan Kasus Djoko Tjandra
Indonesia
Ombudsman Beberkan Maladministrasi Penanganan Kasus Djoko Tjandra

mbudsman RI melakukan investigasi terkait penanganan skandal terpidana kasus hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra yang belakangan ini menjadi perhatian publik.

Saksi Sebut Taufik Hidayat Jadi Perantara Kasus Suap Dana Hibah KONI
Indonesia
Saksi Sebut Taufik Hidayat Jadi Perantara Kasus Suap Dana Hibah KONI

Ketika ditanya, Ucok mengatakan uang diberikan yang diberikan ke Taufik, ditujukan untuk Menpora Imam Nahrawi.

KPK Ingatkan Pemprov NTB Tak Gunakan Bansos Untuk Kepentingan Pilkada
Indonesia
KPK Ingatkan Pemprov NTB Tak Gunakan Bansos Untuk Kepentingan Pilkada

Hal itu merupakan salah satu bentuk penyimpangan APBD

Target Usia Produktif, Kasus COVID-19 Bertambah Hampir 4 Ribu Sehari
Indonesia
Target Usia Produktif, Kasus COVID-19 Bertambah Hampir 4 Ribu Sehari

Total kasus yang terjadi di Indonesia sebanyak 236.519 pasien positif virus corona.

Sidak ke Stasiun dan Terminal, Dirlantas Polda Metro Soroti Protokol Kesehatan
Indonesia
Sidak ke Stasiun dan Terminal, Dirlantas Polda Metro Soroti Protokol Kesehatan

Beberapa lokasi itu antara lain Stasiun Juanda, Terminal Kampung Rambutan dan Pulo Gebang.