Gerindra Bantah Fadli Zon Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Umum Fadli Zon. (Foto:MP/Asropih)

MerahPutih.com - Partai Gerindra meluruskan informasi yang menyebutkan Fadli Zon dicopot dari jabatannya sebagai wakil ketua umum.

Gerindra menegaskan Fadli tetap menduduki jabatan sebagai waketum bidang luar negeri. Sementara posisi wakil ketua umum (waketum) bidang agama dijabat M Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan.

Baca Juga

'Like' Konten Pornografi, Fadli Zon Dilaporkan ke Polisi

"Tidak benar jika Bang Fadli Zon dicopot jadi Waketum Gerindra digantikan Gus Irfan Yusuf Hasyim, yang benar beliau berdua sama-sama menjabat Waketum. Bang FZ Waketum Bidang Luar Negeri, Gus Irfan Waketum Bidang Agama," kata Juru Bicara Partai Gerindra, Habiburokhman melalui Twitternya @habiburokhman, Senin (8/2).

Dikutip dari akun Twitter-nya, @fadlizon, Fadli mengoreksi pemberitaan yang menyebutkan bahwa dia dicopot dari posisinya sebagai wakil ketua umum Partai Gerindra.

“Saya tetap menjadi Wakil Ketua Umum sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra,” tulisnya.

Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengukuhkan kepengurusan hasil kongres 8 Agustus 2020. Pengukuhan ini tepat di HUT ke-13 Partai Gerindra, Sabtu (6/2).

Yang dikukuhkan di antaranya Sufmi Dasco Ahmad yang diangkat menjadi Ketua Harian Partai Gerindra, Sandiaga Uno menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, serta Ahmad Muzani sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra.

"Prabowo juga menunjuk M Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan yang merupakan cucu pendiri Nahdlatul Ulama, yakni KH Hasyim Ashari dari Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra," ujar Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani. (Knu)

Baca Juga

Bareskrim Polri Usut Kasus Akun Twitter Fadli Zon Like Konten Porno

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PT Delta Sebut Pemprov DKI Masih Miliki Saham 26 Persen
Indonesia
PT Delta Sebut Pemprov DKI Masih Miliki Saham 26 Persen

Hal ini karena terjadi kesalahan penempatan angka pada kolom yang seharusnya pada laporan tersebut

Tes 15.413 Spesimen, 3.619 Warga Jakarta Positif Corona
Indonesia
Tes 15.413 Spesimen, 3.619 Warga Jakarta Positif Corona

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%

Pernah Jadi Sasaran Bom Bunuh Diri, Gereja Kepunton Solo Dijaga Ketat
Indonesia
Pernah Jadi Sasaran Bom Bunuh Diri, Gereja Kepunton Solo Dijaga Ketat

Polresta Surakarta meningkatkan pengamanan di tempat ibadah setelah serang teroris bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Kota Makassar.

KPK Dalami Penerapan Pasal Hukuman Mati Kasus Mensos Juliari
Indonesia
KPK Dalami Penerapan Pasal Hukuman Mati Kasus Mensos Juliari

KPK mendalami penerapan pasal dengan ancaman pidana mati dalam kasus korupsi bantuan sosial COVID-19 yang menjerat Menteri Sosial Juliari Peter Batubara (JPB).

16.060 Bilik Suara Pilkada Depok Masuk Gudang
Indonesia
16.060 Bilik Suara Pilkada Depok Masuk Gudang

Logistik dalam pemilihan merupakan salah satu instrumen penting tahapan dalam penyelenggaraan pemilu atau pilkada yang tidak boleh dianggap remeh.

Pengamat: Kenapa harus Marah-marah, Kalau Akhirnya tidak Ada Reshuffle
Indonesia
Pengamat: Kenapa harus Marah-marah, Kalau Akhirnya tidak Ada Reshuffle

Di sisi lain, isu reshuffle meluncur dari bibir Presiden Jokowi sendiri pada rapat kabinet tanggal 18 Juni.

Waspada, Jakarta Dilanda Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sore Ini
Indonesia
Waspada, Jakarta Dilanda Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sore Ini

BMKG mngeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Jakarta, Selasa (18/8) sore.

Selama 4 Hari, Warga Sragen Temukan 2 Mayat Bayi Diduga Hasil Aborsi
Indonesia
Selama 4 Hari, Warga Sragen Temukan 2 Mayat Bayi Diduga Hasil Aborsi

Penemuan dua mayat bayi selama empat hari terakhir di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dengan kondisi bayi masih belum genap berusia 9 bulan menjadi sorotan publik. Mayat bayi tersebut diduga hasil aborsi.

Terima Kunjungan INTI, Wagub Pati Buka-bukaan Potensi Investasi Daerah
Indonesia
Terima Kunjungan INTI, Wagub Pati Buka-bukaan Potensi Investasi Daerah

Pembangunan daerah pasti terhambat tanpa ada investasi

[Hoaks atau Fakta]: Tiongkok Miliki Semua Data Intelijen Indonesia
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Tiongkok Miliki Semua Data Intelijen Indonesia

informasi serupa juga pernah dibahas oleh Turn Back Hoax dalam artikel berjudul “[SALAH] Hoaks Kewarganegaraan Marsma TNI Suryo Margono” yang terbit pada 28 Agustus 2019.