Gereja Katedral Jakarta Direncanakan Buka Kembali 5 Juli Kepolisian mengecek langsung protokol kesehatan di Gereja Katedral, Jakarta Pusat. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Kepolisian mengecek langsung protokol kesehatan di Gereja Katedral, Jakarta Pusat. Beberapa yang dicek antara lain soal ketersediaan tempat cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh hingga akses keluar masuk.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf mengatakan pengurus gereja Katedral sudah memasang dan menerapkam protokol kesehatan yang baik.

Baca Juga

BNI Syariah Mulai Layani KPR Subsidi

"Sesuai anjuran pemerintah sudah mereka menggunakan. Ada tempat cuci tangan. Filter umat ada tiga tahapan sebelum masuk bangunan gereja," kata Eliantoro di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (30/6).

Kepolisian mengecek langsung protokol kesehatan di Gereja Katedral, Jakarta Pusat. Foto: MP/Kanu
Kepolisian mengecek langsung protokol kesehatan di Gereja Katedral, Jakarta Pusat. Foto: MP/Kanu

Eliantoro mengatakan, sebelum masuk bangunan gereja, akan ada pengechekan suhu tubuh dan umat wajib menggunakan hand sinitizer.

"Pintu masuk gereja bakal ada dua. Sementara nanti pintu keluar hanya ada satu. Ini untuk mencegah penumpukan umat. Kalau Katedral sudah baik. Protokol kesehatan disana cukup bagus dan rapih," tambah dia.

Jika tak ada aral melintang, nantinya gereja Katolik berusia ratusan tahun itu bakal dibuka pada 5 Juli mendatang. Eliantoro menjelaskan, dari rencana pengurus gereja, jam ibadah nantinya hanya sekali, yakni Minggu jam 09.00 pagi.

"Mereka inginnya dibuka bareng Masjid Istiqlal. Ini baru rencana," jelas Eliantoro.

Sementara, gereja berkapasitas 800 umat ini hanya bisa diisi setengahnya. Eliantoro meminta semua tempat ibadah untuk melakukan penyemprotan disinfektan sebelum dan setelah ibadah.

"Skenarionya, umat yang belum bisa beribadah didalam, disediakan melalui online melalui live streaming. Kami bakal lakukan pemantauan terhadap kedisiplinan umat seperti tak berkerumun dan selalu gunakan masker," tutup Eliantoro.

Seperti diketahui, Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) telah mengeluarkan Surat Keputusan No.202/3.5.1.2/2020 terang Menuju Tatanan Kehidupan Baru atau new normal di tengah pandemi virus corona atau COVID-19.

Kepolisian mengecek langsung protokol kesehatan di Gereja Katedral, Jakarta Pusat. Foto: MP/Kanu
Kepolisian mengecek langsung protokol kesehatan di Gereja Katedral, Jakarta Pusat. Foto: MP/Kanu

Sekretaris KAJ Rm. V. Adi Prasojo, Pr mengatakan, berdasarkan hasil penegasan bersama dalam Rapat Kuria KAJ pada tanggal 8 Juni 2020, maka pihaknya menetapkan bulan Juni 2020 selama masa persiapan menuju new normal.

"Menetapkan Masa Persiapan menuju tatanan kehidupan baru selama bulan Juni 2020," ujar Rm. Adi, dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu.

"Dalam masa persiapan ini, setiap paroki memastikan kesiapan pelaksanaan Pedoman Umum Pelayanan Sakramen KAJ dalam Masa Tatanan Kehidupan Baru," kata Rm. Adi.

Baca Juga

HIPMI Diharap Jadi Inisiator Pembuka Lapangan Kerja Warga Terdampak COVID-19

Dia menegaskan seluruh kegiatan kegerejaan yang mengumpulkan banyak orang akan ditiadakan selama bulan Juni 2020.

Rm. Adi mengatakan masa pelaksanaan tatanan kehidupan baru atau new normal akan dilakukan secara bertahap mulai bulan Juli 2020. Namun setelah paroki mendapatkan ijin resmi dari KAJ. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
15 Provinsi dengan Tingkat Kesembuhan COVID-19 Tertinggi
Indonesia
15 Provinsi dengan Tingkat Kesembuhan COVID-19 Tertinggi

“Terdapat juga perkembangan zonasi signifikan membaik, dan selama ini tidak pernah memburuk,” sebut Wiku

Surabaya Punya Teknologi Ubah 1.000 Ton Sampah Sehari Jadi Listrik
Indonesia
Surabaya Punya Teknologi Ubah 1.000 Ton Sampah Sehari Jadi Listrik

PLTSa mampu memproduksi tenaga listrik 12 megawatt dengan kapasitas sampai 1.000 ton sehari.

Kemenag Solo Bolehkan Salat Idul Adha di Lapangan
Indonesia
Kemenag Solo Bolehkan Salat Idul Adha di Lapangan

"Salat Idul Adha di masjid, musala, dan lapangan kami izinkan. Namun, dengan catatan, jemaah hanya warga sekitar lokasi pelaksanaan salat," ujar Rosyid

Ribka Tjiptaning Kaget dan Geram Masih Ada Penangkapan Wartawan
Indonesia
Ribka Tjiptaning Kaget dan Geram Masih Ada Penangkapan Wartawan

Anggota Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning ikut berkomentar soal penangkapan terhadap jurnalis Merahputih.com Ponco Sulaksono.

Data Sementara Gempa Majene: 8 Meninggal 637 Luka
Indonesia
Data Sementara Gempa Majene: 8 Meninggal 637 Luka

Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Kepala BNPB Doni Monardo bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk meninjau lokasi terdampak gempa.

 BIN Gelar Rapid Test di Kawasan MRT Blok M Jakarta Selatan
Indonesia
BIN Gelar Rapid Test di Kawasan MRT Blok M Jakarta Selatan

"Tes cepat BIN ini merupakan inisiatif untuk mendeteksi awal terhadap penyebaran COVID – 19," kata Sri Wulandari dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (8/5).

Anies Apresiasi Bank DKI Salurkan Rp5 Miliar untuk Tangani Corona
Indonesia
Anies Apresiasi Bank DKI Salurkan Rp5 Miliar untuk Tangani Corona

Anies menuturkan, penanganan dan penanggulangan corona diperlukan kolaborasi yang solid antara pemerintah maupun masyarakat.

Adian Napitupulu: Ponco Ini Kawan Lama Saya
Indonesia
Adian Napitupulu: Ponco Ini Kawan Lama Saya

“Ponco itu kawan lama saya," kata Adian di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (9/10).

Strategi Terbaru Perang COVID-19: Makassar Resmi Berstatus PSBB
Indonesia
Strategi Terbaru Perang COVID-19: Makassar Resmi Berstatus PSBB

Keputusan PSBB Kota Makassar tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/257/2020 pada 16 April 2020.

Pasien COVID di Kluster Secapa AD Tersisa 836 Orang
Indonesia
Pasien COVID di Kluster Secapa AD Tersisa 836 Orang

Sebagian dari 836 pasien Corona klaster Secapa AD ada yang dirawat di rumah sakit.