Otomotif
General Motors Janji Tak Akan Tinggalkan Mesin Bensin Penjualan mobil bensin masih akan terus dilakukan GM. (GM)

GENERAL Motors adalah salah satu pembuat mobil yang memiliki strategi EV paling ambisius. Pabrikan itu ingin mengalahkan Tesla dalam permainannya sendiri pada pertengahan dekade ini, tetapi tampaknya, itu tidak berarti GM akan sepenuhnya beralih ke mobil listrik.

Faktanya, seorang eksekutif perusahaan saat ini mengonfirmasi bahwa mesin bensin konvensional akan tetap ada untuk tahun-tahun mendatang dan GM akan terus mengandalkan layanannya, seperti yang dilaporkan laman Motor1, Senin (21/11).

Presiden GM Mark Reuss baru-baru ini diwawancara Fox Business, mengatakan bahwa General Motors belum siap untuk meninggalkan segmen arus utama kendaraan konvensional. Yakni model dengan tenaga pembakaran yang masih mendominasi penjualan.

Baca juga:

GM dan Honda Kembangkan Kendaraan Listrik Terjangkau

Mobil bermesin bensin masih akan tetap dipertahankan GM. (GM)

"Zaman mesin bensin belum berakhir. Kami tidak akan meninggalkan segmen mesin pembakaran internal kami. Kami mendominasi truk dengan GMC dan Chevrolet. Kami memilikinya di truk ukuran sedang, truk ukuran penuh, dan seterusnya," kata Reuss.

Pernyataan Reuss sejatinya tidak terlalu mengejutkan, sebab yang diungkapkannya adalah fakta, bahwa mobil dengan mesin pembakaran konvensional masih merajai pasar hingga saat ini. Meski kendaraan listrik memang mengalami peningkatan pesat, namun belum cukup untuk menggeser mobil bermesin bensin dari takhtanya di pasar otomotif.

Semakin banyak pembuat mobil memperkuat portofolio mobil bertenaga bensin mereka untuk terus menghasilkan uang dan mulai berinvestasi pada kendaraan listrik. Dalam kasus GM, perusahaan ingin menggelontorkan dana sekitar USD 35 miliar (Rp 550 triliun) ke dalam teknologi kendaraan listrik dan swakemudi pada pertengahan dekade ini.

Baca juga:

GM Siapkan Chevrolet Corvette Listrik Tahun Depan

Penjualan mobil listrik belum bisa saingi penjualan mobil bensin. (GM)

Pada bulan Februari tahun ini, CEO Mary Barra menyatakan General Motors memiliki rencana untuk mengirimkan sekitar 400 ribu kendaraan listrik di Amerika Utara hingga tahun 2023, dan hingga satu juta EV di wilayah tersebut hingga tahun 2025.

Namun, industri otomotif yang berubah dengan cepat memaksa GM untuk mengubahnya perencanaan. Setelah pengumuman pendapatan Q3 2022 pada 25 Oktober, Barra mengubah garis waktu menjadi paruh pertama tahun 2024, atau enam bulan lebih lambat dari yang direncanakan semula untuk tujuan pertama.

Reuss menambahkan bahwa meski kendaraan listrik terus bertumbuh hingga saat ini. Namun kebanyakan pabrikan belum bisa mengambil untung dari penjualan mobil listrik. Peralihan teknologi itu membuat perusahaan justru harus menggelontorkan miliaran dolar. (waf)

Baca juga:

GM Bangun Mobil Tanpa Supir, Tanpa Pedal dan Tanpa Setir

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nonton Konser Jangan Sampai Saltum
Hiburan & Gaya Hidup
Nonton Konser Jangan Sampai Saltum

Sesuaikan outfit saat menonton konser.

Penyelenggaraan IIMS Hybrid 2022 Diundur
Fun
Penyelenggaraan IIMS Hybrid 2022 Diundur

Masih tetap digelar semester ini.

'Forza Horizon 5' akan Hadirkan Konten Extreme E
Fun
'Forza Horizon 5' akan Hadirkan Konten Extreme E

Olahraga balap off-road mobil listrik.

Chichibugahama, 'Pantai Cermin' nan Instagramable
Travel
Chichibugahama, 'Pantai Cermin' nan Instagramable

Pantai Chichibugahama memiliki daya tarik tersendiri, terdapat spot foto layaknya cermin raksasa.

MicroSD Canggih, Bisa Rekam Video 16 Tahun Nonstop
Fun
MicroSD Canggih, Bisa Rekam Video 16 Tahun Nonstop

MicroSD canggih itu kabarnya dioptimalkan untuk video dalam full HD dan 4K.

Unggulkan Performa Multimedia, POCO Siap Rilis M5 Series
Fun
Unggulkan Performa Multimedia, POCO Siap Rilis M5 Series

M5 Series jadi smartphone terbaru dari POCO.

Katie Holmes Tampil Menawan dengan Dress Boho Chic di Paris Fashion Week
Fashion
Katie Holmes Tampil Menawan dengan Dress Boho Chic di Paris Fashion Week

Komentar positif membanjiri penampilan Holmes di Paris Fashion Week.

Pahami Gejala dan Risiko Stroke Ringan
Fun
Pahami Gejala dan Risiko Stroke Ringan

Stroke ringan merupakan stroke yang berlangsung singkat.

1000 Beasiswa untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Fun
1000 Beasiswa untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia

Saatnya siswa Indonesia mendapatkan kualitas terbaik.

Fashionlink Gandeng Jenama Lokal Ready-to-wear di JFW 2023
Fashion
Fashionlink Gandeng Jenama Lokal Ready-to-wear di JFW 2023

Fashionlink menggandeng Starry, Glashka, dan Nadjani untuk tampil di Jakarta Fashion Week 2023.