Gempa Sukabumi Dipicu Aktivitas Sesar Cipamingkis Gambar gempa Sukabumi, Selasa (8/9). Foto@ Daryono/BMKG

MerahPutih.com - Gempa tektonik bermagnitudo 4,9 mengguncang Sukabumi pada Selasa (8/9) pukul 09.06 WIB. Gempa hari ini akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut.

"Ada dugaan bahwa gempa ini dipicu aktivitas Sesar Cipamingkis yg menerus ke laut. Karena beberapa tahun terakhir Sesar Cipamingkis mengalami peningkatan aktivitas kegempaan," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono di Jakarta, Selasa (8/9)

Baca Juga

Jaga Kualitas Udara di Dalam Rumah dengan Langkah Tepat Ini

Dari data BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7.8 LS dan 106.5 BT, atau tepatnya berlokasi di Laut pada jarak 90 km Barat Daya Kabupaten Sukabumi-Jawa Barat pada kedalaman 10 kilometer.

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kabupaten Sukabumi dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Baca Juga

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Laut Banda

Gempa bumi ini juga dirasakan di Cianjur dengan Skala Intensitas II - III MMI, di Kota Bandung dan Cimahi dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mahasiswa Nilai Ucapan Pramono Anung Kediri Bisa Lengserkan Presiden Ngaco
Indonesia
Mahasiswa Nilai Ucapan Pramono Anung Kediri Bisa Lengserkan Presiden Ngaco

Sewaktu pilpres 2019 mayoritas masyarakat Kediri memilih pasangan Jokowi-Maruf Amin.

Mainkan Politik 'Cantik', Anies 'Tabok' Lawannya Pakai Tangan Orang Lain
Indonesia
Berkaca dari Kasus Harun Masiku, Proses PAW di PDIP Diduga Kental Aroma Politik Uang
Indonesia
Berkaca dari Kasus Harun Masiku, Proses PAW di PDIP Diduga Kental Aroma Politik Uang

Praktisi Hukum Petrus Selestinus mengkritik proses pengkaderan di PDIP yang dinilai rentan bermasalah dari segi hukum.

 Presiden Jokowi Minta Dewan Pengawas KPK Harus Kompak dengan Komisioner
Indonesia
Presiden Jokowi Minta Dewan Pengawas KPK Harus Kompak dengan Komisioner

"Kombinasi yang sangat baik sehingga bisa memberikan fungsi kontrol dan pengawasan terhadap komisioner KPK dan bekerja sama baik dengan komisioner," ujar Jokowi

Dirjen PAS Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami Dicopot
Indonesia
Dirjen PAS Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami Dicopot

Rika mengatakan, surat keputusan tersebut diterima secara mendadak oleh Sri Puguh pada Rabu (26/2) kemarin

Rumah Ibadah di Jakarta Besok Bisa Dipergunakan, Tapi Ada Syaratnya
Indonesia
Rumah Ibadah di Jakarta Besok Bisa Dipergunakan, Tapi Ada Syaratnya

Anies berhadap agar pengelola tempat ibadah bisa mematuhi aturan yang ada

Laporan Kematian akibat Virus Corona di Tiongkok Tembus Angka Seribu
Dunia
Laporan Kematian akibat Virus Corona di Tiongkok Tembus Angka Seribu

Tiongkok kembali melaporkan 108 kematian baru akibat virus corona atau naik dari 97 kematian dari hari sebelumnya

Dua Anggota DPRD DKI Suspect Virus Corona
Indonesia
Dua Anggota DPRD DKI Suspect Virus Corona

Politikus PDI Perjuangan itu mewajibkan 106 anggota DPRD DKI melakukan pemeriksaan kesehatan

KPK Geledah Rumah Mertua Nurhadi di Tulungagung
Indonesia
KPK Geledah Rumah Mertua Nurhadi di Tulungagung

"Kegiatan tersebut masih dalam rangkaian pencarian para DPO tersangka NH (Nurhadi) dan kawan-kawan," kata Ali

PD Pasar Jaya Dinilai tidak Serius Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar
Indonesia
PD Pasar Jaya Dinilai tidak Serius Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar

Adbullah juga menyarankan agat Pemda DKI lebih aktif turun ke lapangan agar para pedagang teredukasi.