Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dan suasana gempa di Gedung KPK. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.Com - Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Banten, Jumat (2/8) pukul 19.05 WIB. Gempa yang berpusat di daerah Sumur, Banten tersebut terasa hingga ke Jakarta, termasuk di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Akibat gempa ini, puluhan pegawai hingga Pimpinan KPK berhamburan ke luar gedung. Sebagian pegawai bergegas menuju pelataran Gedung KPK. Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif terlihat turut bersama puluhan pegawai.

Baca Juga: Pasca Gempa, Warga Sumur Banten Mulai Mengungsi

Saat gempa terjadi, Laode mengaku sedang berada di ruang kerjanya di lantai 15. Awalnya, Laode mengira goyangan di kursinya akibat adanya orang yang melompat. Setelah menyadari adanya gempa, Laode langsung mengajak stafnya untuk bergegas keluar gedung.

Titik gempa di daerah Sumur, Pandeglang Banten
Info gempa Sumur, Pandeglang, Banten (Foto: bmkg.go.id)

"Agak lama. Agak lebih lah dari 10 menit karena kan saya pikir kursi saya kan bisa muter-muter. Saya pikir ini mungkin bagian dari orang lompat-lompat atau apa. Ternyata saya tanya gempa. Katanya 'ya pak gempa' ya sudah saya ajak mereka turun," kata Laode kepada awak media.

Laode pun meminta petugas untuk segera menyalakan alarm peringatan di Gedung KPK. Menurutnya, saat gempa terjadi, terdapat sekitar 100 pegawai yang masih bekerja di dalam Gedung KPK.

"Nanti mungkin setelah ini kalau sudah aman ini nanti saya arahkan pulang aja dulu," ujar dia.

Tak hanya Laode, Wakil Ketua KPK lainnya Saut Situmorang turut keluar Gedung. Saut yang juga sedang berada di ruang kerjanya di lantai 15 mulanya mengira hanya gempa kecil dan berusaha tidak panik.

Namun, setelah salah satu plakat di ruang kerjanya jatuh, mantan Staf Ahli Kepala BIN itu pun bergegas turun ke lantai dasar dengan tangga darurat.

Baca Juga: BMKG: Masyarakat di Seputaran Titik Gempa Segera Jauhi Pantai

"Sebelum plakat jatuh, saya nggak ini, tapi begitu jatuh, baru sadar gempa ini peringatan," kata Saut.

Dari informasi yang diterima dari BMKG, titik gempa berasal dari perairan selatan Banten dengan kedalaman mencapai 10 kilometer. BMKG sendiri sudah memberikan peringatan dini Tsunami.

Daerah yang berpotensi Tsunami antara lain Pandeglang bagian selatan, Serang, Lampung Barat, Pandeglang Utara, Lebak, Tanggamus, Sukabumk Ujung Genteng hingga Bengkulu Selatan.(Pon)

Baca Juga: Gempa 7,4 Skala Richter Guncang Banten Berpotensi Tsunami

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH