Gempa Magnitudo 5.0 Guncang Gunung Kidul Ilustrasi - Seismograf mencatat getaran gempa. ANTARA/Shutterstock/pri.

MerahPutih.com - Gempa bumi dengan magnitudo 5.0 mengguncang wilayah Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (20/1) dini hari.

Berdasarkan informasi dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dipantau di Jakarta, gempa terjadi sekitar pukul 03.10 WIB.

Titik gempa berada di 9.04 lintang selatan (LS) dan 110.51 bujur timur (BT) atau 116 km barat daya Gunung Kidul, DIY.

Baca Juga:

BMKG Pasang Informasi Diseminasi Antisipasi Gempa Susulan di Sulawesi Barat

BMKG menyebut titik gempa berada di laut dengan kedalaman 17 km.

"Gempa tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG.

Gambar lokasi gempa Gunung Kidul magnitudo 5.0, Rabu (20/1) dini hari. (Foto: MP/Twitter BMKG)
Gambar lokasi gempa Gunung Kidul magnitudo 5.0, Rabu (20/1) dini hari. (Foto: MP/Twitter BMKG)

Di Twitter resmi BMKG, warganet menanggapi gempa bumi Gunung Kidul tersebut terasa hingga wilayah Jawa Timur, seperti Pacitan dan Trenggalek.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak. Belum diketahui juga dampak kerusakan yang terjadi. (*)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Jenazah Korban Gempa Bumi di Mamuju Dibungkus Pakai Daun Pisang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
152 WNI Ditangkap di Malaysia, Termasuk Belasan Anak-Anak
Indonesia
152 WNI Ditangkap di Malaysia, Termasuk Belasan Anak-Anak

Sebanyak 18 anak-anak yang ikut ditangkap adalah karena orang tuanya juga ditangkap.

Penerimaan Pajak Bakal Melemah
Indonesia
Penerimaan Pajak Bakal Melemah

Pertumbuhan ekonomi di beberapa negara yang terkoreksi berpotensi berdampak terhadap aktivitas ekonomi dalam negeri hingga mengurangi penerimaan pajak.

Tahapan Pemilu 2024 Dimulai Juni 2022
Indonesia
Tahapan Pemilu 2024 Dimulai Juni 2022

Tahapan Pemilu 2024 segera dimulai, yaitu pada Juni 2022 mendatang.

Ma'ruf Amin Jelaskan Orientasi Pertama Penambahan Posisi Wamen
Indonesia
Ma'ruf Amin Jelaskan Orientasi Pertama Penambahan Posisi Wamen

Kementerian dalam negeri mungkin dianggap volumenya cukup besar

Industri Sawit Kinclong, Dana Pungutan Ekspor Capai 69 Triliun
Indonesia
Industri Sawit Kinclong, Dana Pungutan Ekspor Capai 69 Triliun

Langkah hilirisasi, menurut Eddy, merupakan bukti industri kelapa sawit telah menjadi mesin penggerak perekonomian Indonesia.

Demokrat Akui Anies Berpeluang Diusung Jadi Capres 2024
Indonesia
Demokrat Akui Anies Berpeluang Diusung Jadi Capres 2024

Koordinator Juru bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra mengatakan, peluang Anies terbuka untuk diusung oleh Demokrat, NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pesta demokrasi mendatang.

DInkes DKI Minta Masyarakat Tidak Pilih-Pilih Vaksin Booster
Indonesia
DInkes DKI Minta Masyarakat Tidak Pilih-Pilih Vaksin Booster

Untuk itu, bagi seluruh masyarakat Jakarta, mari manfaatkan kesempatan dan ketersediaan vaksin saat ini

Komnas HAM Ungkap Hasil Pemeriksaan 10 Handphone Terkait Kematian Brigadir J
Indonesia
Komnas HAM Ungkap Hasil Pemeriksaan 10 Handphone Terkait Kematian Brigadir J

Hasilnya, diperoleh data digital percakapan yang disebut semakin menguatkan konstruksi peristiwa yang dibangun Komnas HAM.

Janji Ketum KONI Jakarta Hidayat Humaid Bawa Atlet Jakarta Kibarkan Merah Putih
Indonesia
Janji Ketum KONI Jakarta Hidayat Humaid Bawa Atlet Jakarta Kibarkan Merah Putih

"Yang pasti saya akan membawa DKI Jakarta ke level dunia," kata Hidayat.

Pemerintah Setujui PTM Terbatas 50 Persen di Daerah PPKM Level 2
Indonesia
Pemerintah Setujui PTM Terbatas 50 Persen di Daerah PPKM Level 2

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ristek, Suharti menyampaikan, mulai Kamis (3/2), pembelajaran tatap muka terbatas di daerah level 2 dapat dilakukan dengan kapasitas 50 persen.