Gempa Bali Dipicu Lempeng Indo-Australia, Terasa Sampai Lombok & Jember

MerahPutih.com - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo awal 6,0 SR yang mengguncang Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, pada Selasa (16/7) pukul 07.18 WIB dipicu aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis naik mendatar (oblique thrust fault)," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis, Selasa (16/7).

Baca Juga: Pakar Geologi Prediksikan Gempa Aceh Bakal Terulang di Jawa-Bali

Pusat gempa terletak pada koordinat 9,08 LS dan 114,55 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 80 km arah selatan Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Propinsi Bali pada kedalaman 104 km. Berdasarkan hasil pemutakhiran kekuatan gempa diralat menjadi magnitudo 5,8 SR.

Gempa Bali
FOTO DOKUMEN - BPBD Kabupaten Jembrana, Bali, melakukan evakuasi dan membawa salah seorang warga usia lanjut yang mengalami patah tulang saat gempa, Jumat (12/10). (FOTO ANTARA/Gembong Ismadi/2018).

Gempa bumi berkedalaman menengah itu tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, guncangan gempa dilaporkan dirasakan di daerah Badung V MMI, Nusa Dua IV-V MMI, Denpasar, Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat IV MMI, Banyuwangi, Karangkates, Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Utara III MMI, jember, lumajang II- III MMI.

Hingga kini tercatat telah terjadi tujuh kali gempa bumi susulan. Dilansir dari Antara, kekuatan gempa susulan paling besar bermagnitudo 3,2 SR dan terkecil 2,5 SR dan getaran gempa tidak dirasakan. (*)

Baca Juga: BNPB: 584 Desa di Jawa Rawan Tsunami dan Gempa


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH