Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Afghanistan dan Pakistan, Ratusan Orang Meninggal Dunia Ilustrasi Gempa. (Foto: Pixabay)

MerahPutih.com - Gempa dengan magnitudo 6,1 mengguncang Afghanistan dan sebagian Pakistan pada Rabu (22/6) dinihari.

Dilansir dari BBC, Seorang pejabat pemerintah setempat mengatakan kepada BBC bahwa jumlah korban meninggal dunia lebih dari 250 jiwa dan kemungkinan akan meningkat.

Baca Juga:

Gempa Magnitudo 5,6 Landa Ruteng Manggarai

Gempa bumi tersebut menyebabkan guncangan di kawasan sekitar 44 kilometer dari Kota Khost, Afghanistan tenggara, dan berada pada kedalaman 51 kilometer.

Mengutip dari Antara, Getaran juga dirasakan di kawasan seluas 500 km oleh sekitar 119 juta orang di Pakistan, Aghanistan, dan India, kata Pusat Seismologi Mediterania Eropa (EMSC) melalui Twitter.

Baca Juga:

Dalam 6 Jam Gunung Merapi Mengalami 20 Kali Gempa Guguran

Gempa dirasakan di ibu kota Afghanistan, Kabul, serta di ibu kota Pakistan, Islamabad, menurut laporan para saksi mata yang dimuat di laman EMSC dan berdasarkan keterangan para pengguna Twitter.

"Keras dan mengguncang," kata seorang saksi mata dari Kabul, seperti dikutip di laman EMSC.

Saksi mata lainnya melaporkan dari Peshawar di Pakistan barat laut.

"Keras," katanya soal kekuatan gempa tersebut. (Bob)

Baca Juga:

Tangani Dampak Gempa Magnitudo 5,8, Kepala BNPB Terbang Ke Sulawesi Barat

Penulis : Mula Akmal Mula Akmal
Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Omicron Tembus 1000 Kasus, Jakarta Tarik Rem Darurat?
Indonesia
Omicron Tembus 1000 Kasus, Jakarta Tarik Rem Darurat?

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI pada Kamis (20/1), penambahan kasus harian pun kini sudah menembus angka 1.000 kasus dalam dua hari terakhir.

Penambahan Kasus COVID-19 di Tanah Air Capai 1.624 Orang
Indonesia
Penambahan Kasus COVID-19 di Tanah Air Capai 1.624 Orang

Dalam sehari, jumlah kesembuhan setelah pasien terinfeksi virus corona bertambah 2.811 kasus

Kecelakaan Kapal di Perairan Selat Malaka, Lima ABK Ditemukan Selamat
Indonesia
Kecelakaan Kapal di Perairan Selat Malaka, Lima ABK Ditemukan Selamat

kapal KLM Firman Jaya yang tenggelam di perairan Selat Malaka atau tidak jauh dari Perairan Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau.

Saat Delegasi G20 Menikmati dan Tersihir Desa Antikorupsi Kutuh Pandawa Bali
Indonesia
Saat Delegasi G20 Menikmati dan Tersihir Desa Antikorupsi Kutuh Pandawa Bali

Masyarakat berhasil mengembangkan potensi pariwisata alam dan budaya. Wisata berbasis alam seperti Pantai Pandawa, Pantai Gunung Payung, Pantai Timbis, dan Pantai Kongkongan.

Anies dan Wagub Riza Tidak Akan Hadiri Reuni 212
Indonesia
Anies dan Wagub Riza Tidak Akan Hadiri Reuni 212

Kegiatan Reuni 212 direncanakan digelar hari ini, Kamis (2/12), di Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Kasus Harian Terus Menurun, Lacak Kontak Erat Pakai Aplikasi Sijejak
Indonesia
Kasus Harian Terus Menurun, Lacak Kontak Erat Pakai Aplikasi Sijejak

Fitur ini membantu pengguna PeduliLindungi mendapatkan informasi lebih cepat saat dirinya terdeteksi sebagai salah satu yang melakukan kontak erat dengan orang terkonfirmasi positif COVID-19.

Kemhan Pesan 2 Kapal Patroli Bagi TNI AL Buatan Lampung
Indonesia
Kemhan Pesan 2 Kapal Patroli Bagi TNI AL Buatan Lampung

First Steel Cutting adalah momen penting sebagai tanda dimulainya proses pembangunan fisik kapal dan diharapkan menjadi awal yang baik untuk kelanjutan pembangunan kapal.

Dubes Lu Kang Sebut Kereta Cepat Penting dalam Hubungan Diplomatik Indonesia-Tiongkok
Indonesia
Dubes Lu Kang Sebut Kereta Cepat Penting dalam Hubungan Diplomatik Indonesia-Tiongkok

Kemajuan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung penting bagi hubungan diplomatik Indonesia dengan Tiongkok.

Ridwan Kamil Belum Tahu Status Hukum Rahmat Effendi
Indonesia
Ridwan Kamil Belum Tahu Status Hukum Rahmat Effendi

Tapi ada saja hal-hal diluar ekspektasi kita

Kemenparekraf Bikin 15 Posko dan Bagikan Voucher ke Pemudik
Indonesia
Kemenparekraf Bikin 15 Posko dan Bagikan Voucher ke Pemudik

Lebaran menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah karena diprediksi akan ada perputaran ekonomi mencapai lebih dari Rp 72 triliun.