Gemar Makan Kuaci? Kamu Perlu Tahu 4 Efek Samping dari Camilan Favorit ini Kuaci biji bunga matahari dan efek sampingnya (Foto: pixabay/allybally4b)

KUACI, adalah jenis camilan favorit dari olahan biji semangka, biji labu kuning, dan yang paling populer terbuat dari biji bunga matahari. Biji-biji tersebut melalui tahap proses pengeringan dan pengasinan, di mana dalam prosesnya itu di tambah garam lalu di sangarai supaya menciptakan rasa gurih.

Benar adanya ketika kita mulai memakan kuaci itu akan sulit berhenti sampai persediaannya habis. Bagi kamu penggemar kuaci, nampaknya kamu perlu mengetahui beberapa efek samping yang bisa muncul dari memakan kuaci secara berlebihan. Melansir laman halosehat.com, berikut ulasannya.

1. Merusak gigi

Gemar Makan Kuaci? Kamu Perlu Tahu 4 Efek Samping dari Camilan Favorit ini
Proses pembukaan kuaci dengan mulut ternyata bisa merusak gigi (Foto: pinewooddental.com.au)

Seperti yang kita semua tahu, mengonsumsi kuaci sebagai camilian merupakan hal yang adiktif. Diperlukan usaha untuk membuka kulitnya dan lalu memakan isinya. Hanya saja ternyata memakan kuaci secara berlebihan justru bisa berbahaya bagi kesehatan gigi lo.

Jika kamu cukup sering memakan kuaci biji bunga matahari, proses membuka kulit menggunakan gigi bila dibiasakan justru bisa menjadi pemicu rusaknya gigi kamu.

Jika terus menerus atau terlalu sering melakukannya, salah satu efek samping yang bisa kamu alami yakni rusaknya gigi.

2. Kenaikan berat badan

Gemar Makan Kuaci? Kamu Perlu Tahu 4 Efek Samping dari Camilan Favorit ini
Makan kuaci berlebihan bisa menambah berat badan (Foto: pixabay/jarmoluk)

Banyak penggemar kuaci tentunya setuju bahwa mereka sangat sulit untuk berhenti makan kuaci ketika mereka sudah memulainya. Hal inilah yang dikhawatirkan, sebab memakan kuaci lebih dari satu cangkir bisa berpengaruh pada berat badan.

Jika sampai mengkonsumsi kuaci terlalu banyak, maka ada kemungkinan kamu bisa mengalami kenaikan berat badan. Hal tersebut bisa terjadi karena kadar kalori di dalam kuaci yang cukup tinggi.

Walaupun kadar lemak di dalam kuaci sendiri tidak mengancam kesehatan tubuh, tidak membatasi konsumsinya bisa memberikan asupan kalori berlebih.

3. Hipertensi

Gemar Makan Kuaci? Kamu Perlu Tahu 4 Efek Samping dari Camilan Favorit ini
Makan kuaci terlalu banyak bisa meyebabkan hipertensi (Foto: pixabay/McRonny)

Kuaci biji bunga matahari telah melalui proses pengasinan, sehingga rasanya akan terasa gurih saat dikonsumsi. Namun buat kamu yang memang sudah punya riwayat atau risiko tekanan darah tinggi, pastikan kamu tidak mengonsumsinya terlalu banyak.

Karena kandungan garam yang terdapat dalam kuaci, dapat membuat tekanan darah kamu melonjak.

4. Menganggu kesehatan ibu hamil dan janin

Gemar Makan Kuaci? Kamu Perlu Tahu 4 Efek Samping dari Camilan Favorit ini
Hindari makan kuaci terlalu banyak jika sedang mengandung (Foto: pixabay/stocksnap)

Proses pengasinan kuaci hingga menjadi cemilan favorit banyak orang, ternyata kurang sehat untuk ibu hamil dan janinya lo. Jadi, apabila kamu sedang hamil, pastikan untuk mengonsumsinya dalam kadar yang wajar dan tidak berlebihan.

Sebab, pengawet dan penyedap yang terdapat pada kuaci dapat berpotensi meganggu kesehatan ibu hamil serta calon bayi. (gsh)


Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH