Gema Ormas MKGR Tegaskan Dukung UU Cipta Kerja Demo Buruh. (MP/ Rizky Fitrianto).

MerahPutih.com - GEMA ORMAS MKGR mendukung Undang-undang (UU) Cipta Kerja yang belum lama ini disahkan oleh DPR. Dukungan ini disampaikan lantaran UU tersebut dinilai akan memperbaiki iklim investasi dan membuka lapangan kerja di Indonesia, utamanya pascakrisis akibat pandemi COVID-19.

Sekretaris Jenderal DPP GEMA ORMAS MKGR, Herdika Sukma Negara menyambut baik disahkannya RUU Cipta Kerja. Herdika menilai, Omnibus Law ini akan mempermudah dunia usaha dan investasi serta membuka lapangan kerja bagi generasi muda.

Baca Juga:

Pemerintahan Jokowi Dinilai Hanya Fokus Investasi

"Keberadaan UU Cipta Kerja ini waktunya sangat tepat karena ini diperlukan secara struktural dan UU ini orientasinya penciptaan lapangan kerja," ungkap Herdika kepada awak media, di Jakarta, Jumat (23/10).

Selain itu, UU Cipta Kerja memiliki semangat untuk menghilangkan tumpang tindih regulasi yang selama ini menjadi penghambat investasi.

Ilustrasi: Demo tolak Omnibus Law. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

"Tujuan dari Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja adalah merampingkan regulasi yang sangat kegendutan atau obesitas. Banyaknya aturan atau regulasi yang tumpang tindih tersebut menyebabkan investasi sulit masuk ke Indonesia," ujar dia.

Sebab itu, ia meminta semua pihak mendukung UU Cipta Kerja demi mendatangkan investasi dan lapangan kerja. Pernyataan tersebut disampaikan Herdika merespon beredarnya surat yang mengatasnamakan MKGR. Dalam surat beredar itu, MKGR mengklaim menolak keberadaan UU tersebut.

Baca Juga:

Para Pemuda Tanah Air Harus Memiliki Jiwa Kewirausahaan

Herdika memastikan ORMAS MKGR sangat berbeda dengan MKGR. Ormas MKGR dibawah Ketua Umum, DRS H ROEM KONO, M IPOL dan Sekretaris Jenderal, DR IR ADIES KADIR, SH, M HUM. Selaku organisasi kemasyarakatan, ORMAS MKGR sesuai dengan keputusan KEMENKUMHAM nomor AHU-0042740.AH.01.07 Tahun 2016 dan Surat Keterangan Terdaftar di KEMENDAGRI Nomor 01-00-00/026/D.lV.1/ll/3016 merupakan Ormas pendiri Partai Golkar selalu berafiliasi kepada partai Golkar serta selalu mendukung kebijakan Partai Golkar dan Pemerintahan (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
7 Kabupaten di Kalsel Dilanda Banjir, 112 Ribu Orang Jadi Pengungsi
Indonesia
7 Kabupaten di Kalsel Dilanda Banjir, 112 Ribu Orang Jadi Pengungsi

Berdasarkan pemantauan BMKG, Kalimantan Selatan berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. BNPB menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga.

Sembunyi di Rumah Terduga Teroris, 'Otak' Pembubaran Midodareni Ditangkap Densus 88
Indonesia
Sembunyi di Rumah Terduga Teroris, 'Otak' Pembubaran Midodareni Ditangkap Densus 88

Peran tersangka R melalukan provokasi dengan mengajak rekannya ke lokasi upacara adat untuk membubarkan kegiatan.

Brazil Catat 32.091 Kasus COVID-19 dalam 24 jam
Dunia
Brazil Catat 32.091 Kasus COVID-19 dalam 24 jam

Jumlah kematian di Brazil mencapai 38.406, yang menjadi angka tertinggi ketiga di dunia. Demikian seperti dikutip dari Antara.

Ketua KPK Jadi Saksi Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Plt Direktur Dumas
Indonesia
Ketua KPK Jadi Saksi Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Plt Direktur Dumas

Aprizal diduga melanggar kode etik karena tidak melakukan koordinasi saat melakukan operasi tangkap tangan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Nyanyian Duka dan Panggilan Solidaritas
Indonesia
Nyanyian Duka dan Panggilan Solidaritas

DI awal tahun ini, Indonesia berduka. Duka yang mendalam.

 Bos Ciputra Mangkir dari Pemeriksaan KPK
Indonesia
Bos Ciputra Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Sutoto sedianya diperiksa sebagai saksi kasus untuk tersangka Bupati nonaktif Sidoarjo, Saiful Ilah dalam kasus dugaan suap terkait sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo.

Wapres Sesalkan Potensi Wakaf Uang Rp180 T setahun Belum Disentuh
Indonesia
Wapres Sesalkan Potensi Wakaf Uang Rp180 T setahun Belum Disentuh

Hari ini pemerintah meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang.

Dua Penyuap Bekas Mensos Juliari Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Dua Penyuap Bekas Mensos Juliari Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Kewenangan penahanan keduanya dilanjutkan oleh JPU selama 20 hari ke depan

Semangat Antikorupsi Dilunturkan di 1 Tahun Jokowi-Ma'ruf
Indonesia
Semangat Antikorupsi Dilunturkan di 1 Tahun Jokowi-Ma'ruf

Pembiaran dan atau bahkan dorongan agar sanak keluarga mencalonkan diri dalam kontestasi pilkada adalah salah satu bukti bahwa representasi formal telah semakin membusuk.

Tim Pemenangan Naik Pitam Bajo Disebut Calon Boneka Pilwakot Solo
Indonesia
Tim Pemenangan Naik Pitam Bajo Disebut Calon Boneka Pilwakot Solo

"Saya sangat terusik dengan pernyataan pakar politik dan tata negara yang menyebut Bajo calon boneka dan setingan. Itu tidak benar," ujar Sigit