Gelombang Tinggi Hingga Dua Meter Diperkirakan Landa Wilayah Ini Ilustrasi Gelombang tinggi di Samudera hindia (Pixabay.com)

Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat untuk mewaspadai tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter di Selat Lombok bagian Utara dan Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia, khususnya di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

"Kondisi itu diperkuat oleh aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin di wilayah Indonesia," ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto dalam siaran persnya, Kamis (15/7).

Selain perairan di Provinsi Nusa Tenggara Barat, gelombang tinggi juga akan terjadi di perairan Indonesia lainnya, yakni Selat Malaka bagian Utara, Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, Perairan P. Enggano - Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatera, Selat Sunda bagian Barat dan Selatan, Perairan selatan Jawa hingga P. Sumba.

Selat Sumba bagian Barat, Laut Sawu, Perairan selatan Pulau Sawu - Pulau Rotte - Kupang, Samuderara Hindia Selatan Jawa Barat hingga NTT, Laut Sulawesi, Perairan Utara dan Selatan Sulawesi Utara, Perairan Kep. Sitaro, Perairan Bitung - Likupang, Perairan Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud, Laut Maluku.

Ilustrasi gelombang tinggi (Pixabay.com)
Ilustrasi Gelombang tinggi di Indonesia. (Foto: Pixabay.com)

Selain itu di Perairan utara Halmahera, Perairan Sorong, Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua, Laut Banda, Perairan selatan Kep. Babar - Kepulauan Tanimbar, Perairan selatan Kepulauan Kai - Kep. Aru, Laut Arafuru.

Terbentuknya belokan maupun pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dapat mengakibatkan meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Berdasarkan analisis terhadap perkembangan dinamika atmosfer tersebut, BMKG memperkirakan dalam periode sepekan ke depan potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas sedang dan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah.

Antara lain, pada tanggal 16-18 Juli 2021 Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Pada 19-21 Juli 2021 Bengkulu, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua. Pada 22-23 Juli 2021 Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode sepekan ke depan (hujan secara sporadis, lebat, dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es), yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Indonesia Kekurangan USD 102 Miliar Buat Bangun Infrastruktur
Indonesia
Indonesia Kekurangan USD 102 Miliar Buat Bangun Infrastruktur

Kementerian PUPR memiliki 145 proyek pembangunan infrastruktur dengan nilai sekitar USD 92 miliar lewat skema KPBU. Ada 53 proyek dalam tahap proposal, 69 proyek dalam tahap persiapan dan 23 proyek dalam tahap transaksi.

Bos-Bos BUMN Siap-Siap Dicopot, Intip Kriteria Perombakan Erick Thohir
Indonesia
Bos-Bos BUMN Siap-Siap Dicopot, Intip Kriteria Perombakan Erick Thohir

Fokus ini merujuk kepada arahan Presiden Joko Widodo.

Bocah Rayan Yang Terjebak di Lubang 32 Meter Meninggal Dunia
Dunia
Bocah Rayan Yang Terjebak di Lubang 32 Meter Meninggal Dunia

Selama proses penyelamatan, tim terhambat oleh kekhawatiran akan terjadinya tanah longsor.

Karyawan Desak BPK Bongkar Transaksi Yang Bikin Keuangan Garuda Terseok
Indonesia
Karyawan Desak BPK Bongkar Transaksi Yang Bikin Keuangan Garuda Terseok

"Kami sangat berharap kiranya BPK dapat melakukan audit forensik terhadap semua transaksi tersebut," kata Ketua Harian Sekarga Tomy Tampatty.

KAI Travel Fair: Tiket Kereta Diskon 60 Persen, ke Surabaya Rp 75 Ribu
Indonesia
KAI Travel Fair: Tiket Kereta Diskon 60 Persen, ke Surabaya Rp 75 Ribu

Promo ini memberikan diskon sampai 60 persen untuk 21 rangkaian kereta ke berbagai tujuan dan flash sale tiket Rp 75 ribu.

PSI Bandingkan Commitment Fee Formula E, Ini Jawaban Wagub DKI
Indonesia
Prabowo Punya Peluang Menangi Pilpres 2024 karena Dukungan Milenial
Indonesia
Prabowo Punya Peluang Menangi Pilpres 2024 karena Dukungan Milenial

Peluang Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menang di Pilpres 2024 dinilai masih yang terkuat.

Dua Tahun Pandemi di Indonesia, Kasus COVID-19 Sentuh Angka di Atas 5,6 Juta
Indonesia
Dua Tahun Pandemi di Indonesia, Kasus COVID-19 Sentuh Angka di Atas 5,6 Juta

Tepat dua tahun sudah pandemi COVID-19 melanda Indonesia, sejak dinyatakan infeksi pertama 2 Maret 2020 lalu.

Presiden Ukraina Apresiasi Undangan Jokowi Hadiri KTT G20
Indonesia
Presiden Ukraina Apresiasi Undangan Jokowi Hadiri KTT G20

Zelenskyy menyampaikan apresiasi kepada Presiden Jokowi yang telah mengundangnya untuk turut hadir dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali pada November.