Gelombang Tinggi Hingga 2 Meter Diprakirakan Terjadi di Perairan Kepulauan Seribu Ilustrasi (foto: pixabay/rolandmey)

Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan waspada gelombang tinggi satu hingga dua meter yang berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Seribu dan laut jawa bagian barat.

"Peringatan itu berlaku sejak Senin, 9 Maret 2019, hingga pukul 19.00 WIB," tulis BMKG di laman resminya, Senin (9/3).

Baca Juga:

Suhu Panas di Solo Capai 40 derajat, Begini Penjelasan BMKG Jawa Tengah

Secara umum, angin di perairan Laut Jawa Bagian Barat, Perairan Kepulauan Seribu dan Utara Jawa Barat umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 10 hingga 25 knots.

surf tide
Ilustrasi. foto: pixabay/ravelinerin)

Perairan Kepulauan Seribu dan Laut Jawa bagian Barat diperkirakan hujan ringan dengan arah angin dari Barat Daya menuju Barat pada kecepatan 10 hingga 25 knots. Tinggi gelombang diperkirakan 0,5 sampai 1,25 meter.

Sementara cuaca untuk sejumlah pelabuhan di DKI Jakarta diperkirakan cerah berawan dengan kecepatan angin dari barat daya ke barat 5-25 knots, gelombang 0,5 sampai 1,25 meter, suhu udara antara 25 hingga 33 derajat celsius dan kelembaban 55 persen sampai 80 persen.

Baca Juga:

Hitam atau Putih, Warna Mana yang Pas untuk Cuaca Panas?

Pelabuhan itu diantaranya Tanjung Priok, Sunda Kelapa, Marunda, Kalibaru, Kali Adem, Pelabuhan PPS Nizam Zachman Muara Baru dan Teluk Jakarta. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jakpro: Tidak Semua Keinginan Seniman Terakomodasi
Indonesia
Jakpro: Tidak Semua Keinginan Seniman Terakomodasi

Ia pun membantah adanya komersialisasi pada revitalisasi TIM

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Bahas Oknum Nakal di Sengketa Tanah Cakung
Indonesia
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Bahas Oknum Nakal di Sengketa Tanah Cakung

ementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Rabu (11/11) menggelar rapat koordinasi dengan berbagai instansi pemerintah membahas dugaan oknum pejabat nakal terkait sengketa tanah di Cakung, Jakarta Timur.

Akhirnya, Ravio Patra Lapor Dugaan Peretasan Akun WhatsApp-nya ke Polisi
Indonesia
Akhirnya, Ravio Patra Lapor Dugaan Peretasan Akun WhatsApp-nya ke Polisi

Ravio pun berharap polisi dapat menemukan dalang yang diduga melakukan peretasan tersebut.

Setelah Bioskop, Karaoke dan SPA di Jakarta Dibuka Bertahap
Indonesia
Setelah Bioskop, Karaoke dan SPA di Jakarta Dibuka Bertahap

Pemprov tidak menuntut kemungkinan olahraga seperti bulu tangkis akan diperbolehkan.

[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Masker Scuba di Surabaya Langsung Didenda dan Dites Swab
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Masker Scuba di Surabaya Langsung Didenda dan Dites Swab

Pemerintah mengeluarkan imbauan tidak menggunakan masker scuba.

Kondisi Dunia Usaha Berangsur Membaik
Indonesia
Kondisi Dunia Usaha Berangsur Membaik

Selain itu sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor industri pengolahan, dan sektor konstruksi terindikasi membaik.

Khofifah Nilai Desain Uang RP75.000 Indonesia Banget
Indonesia
Khofifah Nilai Desain Uang RP75.000 Indonesia Banget

BI beberapa kali pernah menerbitkan uang edisi koleksi, seperti uang edisi khusus Seri 25 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Seri perjuangan Angkatan 45, Seri Save The Children, Seri Cagar Alam, dan seri lainnya.

Ini Tanggapan Asita atas Penunjukan Sandiaga Uno Jadi Menparekraf
Indonesia
Ini Tanggapan Asita atas Penunjukan Sandiaga Uno Jadi Menparekraf

sosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia menilai penunjukan Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pilihan tepat.

Nyusul Netflix, Facebook, Amazon serta Tiktok Jadi Pemungut Pajak
Indonesia
Nyusul Netflix, Facebook, Amazon serta Tiktok Jadi Pemungut Pajak

Pungutan PPN atas pemanfaatan produk digital dari luar negeri bukan merupakan jenis pajak baru karena telah lama diatur dalam Undang-Undang PPN.

Pusingnya Jokowi Ketika Ekonomi Indonesia Dihajar Corona dan Perang Dagang
Indonesia
Pusingnya Jokowi Ketika Ekonomi Indonesia Dihajar Corona dan Perang Dagang

Perang dagang belum selesai, sekarang muncul virus corona Covid-19.