Geledah Rumah Orang Tua Legislator PDIP, KPK Sita Alat Komunikasi dan Dokumen Gedung KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita alat komunikasi dan sejumlah dokumen terkait kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek yang menjerat bekas Mensos Juliari Peter Batubara.

Barang-barang itu diamankan saat tim penyidik KPK menggeledah rumah di Jalan Raya Hankam Nomor 72 Cipayung, Jakarta Timur dan rumah di Perum Rose Garden Nomor 15, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (12/1) kemarin.

Salah satu rumah yang digeledah diduga milik orang tua Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ihsan Yunus.

Baca Juga:

Kasus Suap Bansos, KPK Geledah Rumah Dirjen Linjamsos Kemensos

"Dari proses kegiatan tersebut diamankan alat komunikasi dan juga sejumlah dokumen terkait perkara ini," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (13/1).

Ali mengatakan, pihaknya akan menganalisis barang-barang tersebut. Alat komunikasi dan dokumen tersebut nantinya akan menjadi barang bukti dalam proses penyidikan kasus ini.

"Selanjutnya akan dilakukan analisa dan segera dilakukan penyitaan untuk menjadi barang bukti dalam perkara ini," ujar Ali.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Humas KPK)
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Humas KPK)

Diketahui, Komisi VIII DPR memiliki ruang lingkup tugas salah satunya di bidang sosial dengan mitra kerja Kementerian Sosial.

Tim penyidik KPK disinyalir akan memeriksa Ihsan Yunus untuk mendalami kasus ini, termasuk mengonfirmasi barang-barang yang telah diamankan tim penyidik.

Baca Juga:

KPK Terjunkan Belasan Personel Kawal Tahanan Isolasi COVID-19 di Wisma Atlet

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Juliari P Batubara serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai tersangka. Ketiganya diduga sebagai pihak penerima suap.

KPK juga menetapkan dua pihak swasta sebagai tersangka yakni Ardian IM dan Harry Sidabuke yang diduga sebagai pemberi suap.

Juliari bersama Adi dan Matheus diduga menerima suap senilai sekitar Rp17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemensos dalam pengadaan paket bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020. (Pon)

Baca Juga:

Kasus Bansos COVID-19, KPK Obok-obok Rumah Orang Tua Pimpinan Komisi VIII DPR

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 DPR Awasi Perppu Corona Agar Tidak Terjadi Penyelewengan
Indonesia
DPR Awasi Perppu Corona Agar Tidak Terjadi Penyelewengan

"Kami akan mengawasi tugas-tugas dari mitra kerja Komisi XI DPR RI sesuai dengan ruang lingkup kewenangan yang termuat di dalam Perppu 1/2020," kata Dito.

Update COVID-19 DKI Selasa (6/10): 81.043 Positif, 66.315 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Selasa (6/10): 81.043 Positif, 66.315 Sembuh

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.220 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.007 positif dan 6.213 negatif.

Hipmi Jaya Kritik Kebijakan Cukai Hambat UMKM Kuasai Pasar Rokok Eletrik
Indonesia
Hipmi Jaya Kritik Kebijakan Cukai Hambat UMKM Kuasai Pasar Rokok Eletrik

APVI meminta kepada pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan agar tidak menaikkan beban cukai untuk produk HPTL

Puluhan Peserta Demo UU Cipta Kerja Positif COVID-19
Indonesia
Puluhan Peserta Demo UU Cipta Kerja Positif COVID-19

Mabes Polri menyarankan untuk masyarakat yang tidak menyetujui soal UU Omnibus Law melakukan peningjauan kembali ke MK.

Novel Baswedan Ada di Balik Penangkapan Menteri Edhy Prabowo?
Indonesia
Novel Baswedan Ada di Balik Penangkapan Menteri Edhy Prabowo?

Sesuai KUHAP, KPK sendiri mempunyai waktu 1X24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang ditangkap

 WNI Kombatan ISIS Ditolak, Pasutri Asal Solo Minta Pemerintah Pulangkan Anaknya dari Suriah
Indonesia
WNI Kombatan ISIS Ditolak, Pasutri Asal Solo Minta Pemerintah Pulangkan Anaknya dari Suriah

"Anak saya bukan teroris. Hanya menjadi korban saja dan masih ingin tinggal di Indonesia. saya cuma bisa pasrah dan berdoa bisa anak saya selamat," pungkas Warjiyem

MAKI Laporkan Jaksa yang Temui Djoko Tjandra ke Komjak
Indonesia
MAKI Laporkan Jaksa yang Temui Djoko Tjandra ke Komjak

Adapun bukti yang akan diserahkan Boyamin kepada Komisi Kejaksaan berupa foto-foto

[HOAKS atau FAKTA): Anies Sebut Biarkan Pribumi yang Bekerja
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA): Anies Sebut Biarkan Pribumi yang Bekerja

Pada unggahan foto tersebut ditambahkan narasi “BIARKAN PRIBUMI YANG BEKERJA” dan keterangan “Ingat ya “PRIBUMI” yang dimaksud kadrun ini….”.

Penyekatan Arus Balik Mudik Ke Jakarta di Gerbang Tol Cikupa Tangerang
Foto
Penyekatan Arus Balik Mudik Ke Jakarta di Gerbang Tol Cikupa Tangerang

Petugas memeriksa setiap kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten

Gubernur Jabar Izinkan Karantina Wilayah Parsial dari Tinggkat RT hingga Kecamatan
Indonesia
Gubernur Jabar Izinkan Karantina Wilayah Parsial dari Tinggkat RT hingga Kecamatan

Jabar sendiri saat ini tengah melakukan simulasi KWP di salah satu kecamatan di Kota Sukabumi karena terdapat lonjakan orang positif COVID-19 dari hasil rapid test.