Gelar Perkara 'Kerumunan Petamburan' Tertunda, Ini Alasannya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.

Merahputih.com - Peningkatan status kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan terkait Rizieq Shihab dalam sejumlah acara oleh penyidik Polri tertunda. Gelar perkara direncanakan digelar Kamis (20/11) dan Jumat (21/11).

“Tapi ada kegiatan mutasi kapolda, ada serah terima di Mabes dan Polda Metro dengan kesibukannya, maka tertunda,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jumat (20/11).

Baca Juga:

Polisi di Seluruh Indonesia Siap Bubarkan Kerumunan Massa Sesuai Perintah Kapolri

Awi belum memastikan kapan gelar perkara kembali akan dilanjutkan. Ia berjanji akan segera mengumumkan soal gelar perkara itu.

Proses penyelidikan juga akan terus dilakukan guna memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam pelanggaran protokol kesehatan di acara Rizieq Shihab. Penyidik telah memeriksa 15 saksi dalam kasus ini.

Kerumunan massa di Petamburan, Jakarta. (Foto: Antara).

Di antaranya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan 'Emil' Kamil. Panitia acara akad nikah anak Rizieq telah diperiksa pada Rabu, 18 November 2020.

Pesta pernikahan anak Rizieq dan acara Maulid Nabi Muhammad SAW Front Pembela Islam (FPI) di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 14 November 2020, diduga melanggar protokol kesehatan COVID-19. Acara itu ramai didatangi pengikut Rizieq.

Baca Juga:

Doni Monardo Sebut Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi

Banyak jemaah yang berkerumun, tidak menjaga jarak, dan meningkatkan potensi penyebaran COVID-19.

Sejumlah peserta juga kedapatan tidak menggunakan masker. Banyak pula peserta acara menggunakan masker tak sesuai ketentuan, seperti digunakan di bawah dagu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bawaslu Sebut Pandemi COVID-19 Berpotensi Ganggu Pilkada 2020
Indonesia
Bawaslu Sebut Pandemi COVID-19 Berpotensi Ganggu Pilkada 2020

Hasil penelitian Bawaslu menyebutkan, pandemi berpotensi mengganggu pelaksanaan tahapan Pilkada 2020.

 Polisi Bantah Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Satpas SIM Bukan Calo
Indonesia
Polisi Bantah Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Satpas SIM Bukan Calo

"Di Satpas tidak ada calo. Pelaku yang kita amankan itu, bisa ditanya langsung, menurut pengamatan kami, mereka itu biasanya berprofesi sebagai tukang ojek di depan jalan Daan Mogot," ujar dia

Staf Kedubes Jerman Sowan ke Markas FPI, TB Hasanuddin Sindir Etika Berdiplomasi
Indonesia
Staf Kedubes Jerman Sowan ke Markas FPI, TB Hasanuddin Sindir Etika Berdiplomasi

Menurut bekas Sekretaris Militer Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, seharusnya Jerman menghormati dan memiliki etika dalam berdiplomasi.

Pemerintah Telah Gelontorkan Rp3,6 Triliun Buat Subsidi Gaji
Indonesia
Pemerintah Telah Gelontorkan Rp3,6 Triliun Buat Subsidi Gaji

Sebanyak 11,8 juta data penerima manfaat yang telah diberikan kepada Kementerian Ketenagakerjaan untuk disalurkan bantuan program BSU.

Gatot Nurmantyo Kritik Pemerintah yang Anggap Enteng COVID-19
Indonesia
Gatot Nurmantyo Kritik Pemerintah yang Anggap Enteng COVID-19

Ia menyayangkan, langkah pemerintah yang malah fokus pada kepentingan lain.

KPK Periksa Ajudan Bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Periksa Ajudan Bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo

Yudha yang merupakan anggota TNI Angkatan Laut (AL) ini akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Edhy Prabowo.

Update COVID-19 Sabtu (25/4): 8.607 Positif, Pasien Sembuh Tembus 1.042 Orang
Indonesia
Update COVID-19 Sabtu (25/4): 8.607 Positif, Pasien Sembuh Tembus 1.042 Orang

Tinggal di rumah adalah jawaban satu satunya yang benar

Virus Corona DKI Menggila, PSI Minta Anies Terapkan Jam Malam
Indonesia
Virus Corona DKI Menggila, PSI Minta Anies Terapkan Jam Malam

Pemprov DKI diminta untuk menerapkan kebijakan pengetatan dalam menekan lonjakan virus corona.

Sejumlah Akun Sebarkan Video Syur Mirip Artis Sudah Dihapus
Indonesia
Sejumlah Akun Sebarkan Video Syur Mirip Artis Sudah Dihapus

Polda Metro Jaya kini masih meprofiling lima akun media sosial Twitter yang dilaporkan karena diduga menyebarkan video panas mirip artis GA.

 Cegah Wabah Virus Corona, Puluhan Ribu Masker Bakal Dikirim untuk WNI di Wuhan
Indonesia
Cegah Wabah Virus Corona, Puluhan Ribu Masker Bakal Dikirim untuk WNI di Wuhan

Pengiriman tersebut dilakukan sebagai respon cepat BNPB atas permohonan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing terkait berjangkitnya wabah virus corona di Tiongkok.