Gelar Mukernas, PKB Siapkan Ikhtiar Pemulihan Ekonomi, Kesehatan dan Sosial Ketua DPP PKB sekaligus Ketua Panitia Mukernas PKB Faisal Reiza (tengah) saat memberikan keteranhan pers di Jakarta, Rabu (7-4-2021). ANTARA/Risyal Hidayat

MerahPutih.com - DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama pada Kamis (8/4).

Mukernas PKB dan Munas Alim Ulama adalah agenda rutin partai yang tujuan keduanya saling menopang satu sama lain.

"Agenda Mukernas PKB bertujuan mengonsolidir isu-isu strategis kepartaian, terutama menyiapkan ikhtiar PKB menghadapi recovery (pemulihan) ekonomi, kesehatan, dan sosial,” kata Ketua DPP PKB Faisol Reza dalam keterangannya, Kamis (8/4).

Baca Juga:

Temui Gibran di Solo, Cak Imin Gamblang Sebut PKB Dukung ke DKI 1

Para alim ulama yang diundang, kata Faisol, adalah kiai-kiai Nahdlatul Ulama (NU) serta tokoh-tokoh bangsa yang berkontribusi menjaga keutuhan bangsa dan negara dalam bingkai NKRI.

“Munas Alim Ulama rutin diselenggarakan PKB karena partai ini lahir dan besar di tangan para ulama,” ujarnya.

Tangkapan layar Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, saat membacakan laporan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/4/2021). ANTARA/Fauzi Lamboka
Tangkapan layar Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, saat membacakan laporan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/4/2021). ANTARA/Fauzi Lamboka

Menurut Faisol, Munas Alim Ulama ini didedikasikan untuk mereka yang selama ini istikamah mengawal NU, PKB, serta kerukunan antarwarga bangsa dan masyarakat secara luas.

"Tentu saja para ulama ini juga konsisten mengawal perjalanan demokrasi dan kebhinnekaan kita yang dari hari ke hari tantangannya makin dinamis dan bervariasi,” tutup dia. (Pon)

Baca Juga:

PKB Tegaskan Sejak Awal Tolak Revisi UU Pilkada

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Arab Saudi Hanya Bolehkan Haji Bagi Warganya, PBNU Minta Umat Islam Indonesia Memahami
Indonesia
Arab Saudi Hanya Bolehkan Haji Bagi Warganya, PBNU Minta Umat Islam Indonesia Memahami

Biasanya setiap tahun, sekitar 2,5 juta warga muslim dunia mengunjungi kota suci Mekkah dan Madinah untuk menjalankan ibadah haji.

Reza Artamevia Akui Empat Bulan Konsumsi Sabu
Indonesia
Reza Artamevia Akui Empat Bulan Konsumsi Sabu

Penyanyi Reza Artamevia mengaku sudah empat bulan mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu

Satu Pegawai Positif COVID-19, PN Jakarta Barat Ditutup Sementara
Indonesia
Satu Pegawai Positif COVID-19, PN Jakarta Barat Ditutup Sementara

Penutupan rencananya berlangsung hingga (10/8).

Kini, Vaksinasi Gotong Royong Bisa Gunakan Merek Vaksin COVID-19 yang Digratiskan
Indonesia
Kini, Vaksinasi Gotong Royong Bisa Gunakan Merek Vaksin COVID-19 yang Digratiskan

Sebelumnya, jenis vaksin yang akan digunakan pada vaksinasi Gotong Royong ini tidak boleh menggunakan vaksin Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer.

Edhy Prabowo Jalani Sidang Perdana Kasus Benur
Indonesia
Edhy Prabowo Jalani Sidang Perdana Kasus Benur

Jaksa KPK rencananya akan mendakwa Edhy dengan Pasal Pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999

Siti Zuhro: Revisi UU Pemilu Harus Bisa Hadirkan Banyaknya Paslon Capres dan Cawapres
Indonesia
Siti Zuhro: Revisi UU Pemilu Harus Bisa Hadirkan Banyaknya Paslon Capres dan Cawapres

Siti berharap revisi UU Pemilu bisa membuka ruang demokrasi bagi lebih banyak pasangan calon

Terdampak COVID-19, 12.076 Keluarga Miskin Solo Dapat Dana Insentif Rp600 Ribu
Indonesia
Terdampak COVID-19, 12.076 Keluarga Miskin Solo Dapat Dana Insentif Rp600 Ribu

Rudy mengatakan total ada sebanyak 12.076 keluarga miskin Solo bakal menerima DID. Besaran bantuan yang diberikan Rp600.000 per keluarga.

Moeldoko Terpilih Jadi Ketua Umum Demokrat Versi KLB: Saya Terima
Indonesia
Moeldoko Terpilih Jadi Ketua Umum Demokrat Versi KLB: Saya Terima

Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat menetapkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat periode 2021-2025.

106 Hotel Bakal Jadi Lokasi Isolasi Mandiri Pasien COVID-19
Indonesia
106 Hotel Bakal Jadi Lokasi Isolasi Mandiri Pasien COVID-19

Jadi hotel dan jumlah kamar cukup memadai untuk kepentingan mendukung isolasi mandiri

Ini Dugaan Awal Penyebab Terbakarnya Kilang Pertamina Balongan
Indonesia
Ini Dugaan Awal Penyebab Terbakarnya Kilang Pertamina Balongan

Saat ini, bantuan tersebut masih dalam perjalanan