Gelar Lomba Dai Milenial, Polri Gencar Kampanye Perdamaian Kegiatan Dai Milenial. (Foto: MP/ Joseph kanugrahan)

MerahPutih.com- Mabes Polri kembali menggelar lomba yang melibatkan elemen masyarakat. Salah satunya unsur pemuka agama.

Kepala Korps Pembinaan Masyarakat Badan Pemeliharaan Keamanan (Kakorbinmas Baharkam) Mabes Polri, Irjen Suwondo Nainggolan mengatakan bahwa Polri terus berkomitmen untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Baca Juga:

Polri Diminta Uji Coba Rekayasa Arus Mudik Terutama pada Titik Rawan

Hal inilah yang menjadi dasar mengapa pihaknya menggelar lomba Dai Mitra Polri dengan tema "Damai Bangsa Cinta Tanah Air".

Tujuannya adalah untuk menggandeng para pendakwah milenial untuk menjadi mitra Polri dengan ikut membantu menebarkan narasi Islam Wasathiyah kepada masyarakat luas.

"Tujuannya mitra Polri adalah agar bisa menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dalam khotbah-khotbah dan dalam ceramah-ceramahnya," kata Suwondo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/4).

Mantan Diresnarkoba Polda Metro Jaya ini sangat berharap agar dari lisan para pendakwah milenial itu, banyak masyarakat yang paham bagaimana menjaga ukhuwah islamiyah, ukhuwah basyariah dan ukhuwah wathoniyah di lingkungan masing-masing.

"Sehingga masyarakat paham tentang situasi Kamtibmas, paham tentang kesatuan negara republik Indonesia dan dari anak-anak atau remaja yang memberikan ceramah dalam bidang agama ini," ujarnya.

Bagi jenderal polisi bintang dua itu, Polri sangat membutuhkan kerjasama dari masyarakat luas untuk menjalankan tugasnya.

Salah satunya adalah dengan peran aktif para dai untuk menebar narasi persatuan dan perdamaian kepada masyarakat.

Maka dari itu, program pembinaan para dai milenial tersebut penting dan akan dilanjutkan.

Karena dalam pembinaan masyarakat ini, Polri memerlukan pertolongan bantuan.

Kegiatan Dai Milenial. (Foto: MP/ Joseph kanugrahan)
Kegiatan Dai Milenial. (Foto: MP/ Joseph kanugrahan)

"Polri gak bisa mengerjakan pekerjaan sendiri, nah semakin banyak dai yang bisa menyampaikan, (maka) pesan-pesan kamtibmas itu bisa tercapai," tutur Suwondo.

Selain kepada para dai tersebut, Suwondo juga melakukan pembinaan kepada unsur masyarakat lain.

Pesannya sama, bagaimana menyampaikan pesan kamtibmas secara masif.

"Tolong disampaikan pesan-pesan kamtibmas, sehingga negara ini bisa terus aman dan harmonis," ucapnya.

Selain kepada para pendakwah yang menjadi mitra Polri, Suwondo juga mengajak para pendakwah lain untuk ikut membantu wacana itu.

"Selain Dai mitra Polri, kami juga mohon kepada seluruh penceramah agama yang ada di Indonesia," ucap mantan Kapolsek Kemayoran ini.

Program lomba dai tersebut adalah kali kedua. Dimana sebelumnya Polri membuat program dai Polri, pesertanya pun secara keseluruhan dari sesama anggota Polri. Namun kali ini, program lomba dakwah tersebut melibatkan masyarakat luas.

"Kit menyadarkan bahwa Polri ada dan ikut terlibat, kami tidak tinggal diam kok dengan pembinaan masyarakat seperti ini," ucapnya.

Suwondo juga memastikan, program pembinaan dai-dai muda oleh Polri akan terus dijalankan.

"(Program pembinaan) akan ada dan sampai selama-lamanya, sampai republik ini ingin tetap berdiri," pungkasnya.

Sekedar diketahui, bahwa ada 10 peserta yang berhasil lolos ke Grand Final Dai Mitra Polri 2022 dari 133 peserta yang bersaing sebelumnya dari seluruh Indonesia.

Untuk pemenang tiga besar akan mendapatkan hadiah berangkat Haji. Sementara untuk pemenang empat sampai 10 akan diberangkatkan Umroh oleh Polri.

Acara grand final tersebut pun disiarkan oleh TVRI dan akan tayang pada hari Sabtu 30 April 2022. (Knu)

Baca Juga:

Korlantas Polri Ungkap Potensi 'Biang' Macet di Jalur Mudik Lebaran

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perundingan Damai Ukraina Rusia Akan Dilakukan di Istanbul
Dunia
Perundingan Damai Ukraina Rusia Akan Dilakukan di Istanbul

Presiden Turki Tayyip Erdogan sudah melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin lewat panggilan telepon pada Minggu (27/3).

Menko Polhukam Tegaskan Pemerintah Tak Pernah Suarakan Wacana Penundaan Pemilu 2024
Indonesia
Menko Polhukam Tegaskan Pemerintah Tak Pernah Suarakan Wacana Penundaan Pemilu 2024

Pemerintah akhirnya bersikap terkait isu adanya penundaan Pemilu 2024 yang belakangan menjadi polemik.

Pemerintah Diminta Tetapkan Batas Tarif Hotel untuk Karantina
Indonesia
Pemerintah Diminta Tetapkan Batas Tarif Hotel untuk Karantina

Mahalnya tarif hotel karantina COVID-19 di Indonesia dikeluhkan sejumlah pelaku perjalanan luar negeri.

Kenaikan Harga BBM bakal Berdampak pada Pendapatan Pengemudi Ojek Online
Indonesia
Kenaikan Harga BBM bakal Berdampak pada Pendapatan Pengemudi Ojek Online

Aldi yang berdomisili di Kembangan, Jakarta Barat, ini mengungkapkan, kenaikan harga Pertalite ini berimbas pada berkurangnya pendapatan atau penghasilan yang bisa dibawa pulang.

Karantina Perjalanan Luar Negeri Dipangkas Jadi 3 Hari
Indonesia
Karantina Perjalanan Luar Negeri Dipangkas Jadi 3 Hari

Pemerintah tidak mengambil kebijakan pengetatan drastis dalam menghadapi varian COVID-19 omicron.

85 Juta Orang Bakal Mudik, Kemenkes Siapkan Ratusan Pos Kesehatan
Indonesia
85 Juta Orang Bakal Mudik, Kemenkes Siapkan Ratusan Pos Kesehatan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun mempersiapkan 340 pos kesehatan untuk membantu pemudik yang memerlukan bantuan.

Nataru, PLN Menyiagakan 48.179 Petugas di Seluruh Nusantara
Indonesia
Nataru, PLN Menyiagakan 48.179 Petugas di Seluruh Nusantara

Kesiapan operasi dan personel sehingga dapat memperkecil kemungkinan terjadi gangguan selama periode siaga dari 18 Desember 2021 hingga 8 Januari 2022.

Pemberian KUR Khusus Penyediaan Alsintan Masih Kecil
Indonesia
Pemberian KUR Khusus Penyediaan Alsintan Masih Kecil

DPD RI percepatan agenda intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian di tengah ancaman krisis pangan global.

[HOAKS atau FAKTA]: Tiongkok Ancam Australia Bila Tidak Lepas Pulau Pasir
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tiongkok Ancam Australia Bila Tidak Lepas Pulau Pasir

Beredar unggahan video menampilkan beberapa alutsista perang yang disertai narasi "Tiongkok janjikan kiamat bagi Australia, bila tidak melepas Pulau Pasir".

 Vaksin IndoVac dan InaVac Disarankan Buat Booster
Indonesia
Vaksin IndoVac dan InaVac Disarankan Buat Booster

Badan POM juga mendampingi fasilitas produksinya, untuk pemenuhan persyaratan GMP, cara produksi obat yang baik (CPOB).