Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Terancam Dipenjara Sejumlah warga tidak mengenakan masker menyaksikan musik dangdut di Lapangan Tegal Selatan, Tegal, Jawa Tengah, Rabu (23/9/2020). ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/foc.

MerahPutih,com - Wakil Ketua DPRD Tegal, WE nekat menggelar konser dangdutan di tengah pandemi COVID-19. Apalagi, konser tersebut dipadati pengunjung.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono mengatakan, penyidik memeriksa 10 saksi terkait penyelenggaraan hajatan disertai konser dangdut yang viral di sosial media.

"Penyelenggara W sebagai tuan rumah. Kemarin dibuatkan laporan informasi, kemudian ditingkatkan menjadi laporan polisi dan sudah dilakukan klarifikasi pemeriksaan saksi-saksi ada 10 orang," tutur Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/9).

Baca Juga

Kepala BNPT Sambangi Pesantren yang Pernah Berafiliasi dengan Jemaah Islamiyah

Menurut Awi, acara tersebut dilakukan pada 23 September 2020 di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah. Ribuan warga hadir menikmati hiburan konser musik.

"Dengan saksi ini tentunya terlapor dapat diduga telah melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 2018 tentang kekarantinaan kesehatan," jelas dia.

Awi menegaskan, setiap orang yang tidak mematuhi aturan undang-undang tersebur terancam pidana 1 tahun penjara dan denda Rp 100 juta rupiah.

"Dan Pasal 216 ayat 1 KUHP karena tidak mematuhi perintah Undang-Undang dipenjara paling lama 4 bulan 2 minggu," sebut Awi.

Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah.
Konser dangdut di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah. Ribuan warga hadir menikmati hiburan konser musik. Foto: Istimewa

Awi menyampaikan, selain melanggar UU Kekarantinaan Kesehatan, Wasmad juga terancam UU KUHP. Penyidikan kasus tersebut ditangani Polres Kota Tegal bersama Polda Jawa Tengah.

Untuk diketahui, pada Kamis (24/9) kemarin, polisi sudah memeriksa Wasmad. Pemeriksaan dilakukan di Polda Jawa Tengah di Mapolres Tegal Kota.

"Masih dalam pemeriksaan penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar F Sutisna kepada wartawan.

Diberitakan sebelumnya, acara pentas dangdut itu digelar untuk memeriahkan acara khitanan dan pernikahan keluarga Wasmad di Lapangan Desa Tegal Selatan, pada Rabu (23/9) mulai pukul 09.00-15.00 WIB lalu dilanjutkan pentas dangdut pada pukul 20.00-01.00 WIB.

Penontonnya pun sangat banyak, bahkan banyak juga dari penonton yang datang tidak bermasker.

Kapolsek Tegal Selatan Kompol Joeharno mengatakan Wasmad mulanya mengajukan izin untuk acara pernikahan dan khitanan anaknya. Izin itu diajukan ke kantornya pada Selasa (1/9).

"Kita ada aturan main ada jukrah Kapolda terkait dengan perizinan. Izin bisa keluar sepanjang mematuhi protokol kesehatan dan tidak melaksanakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan masa dalam bentuk hiburan," ujar Joeharno.

Baca Juga

Jakarta Kembali Lakukan Pendataan Warga Fakir Miskin

Izin tersebut akhirnya dicabut karena pihak Wasmad menyampaikan hanya akan menggelar organ tunggal. Organ tunggal itu pun hanya mengiringi tamu makan siang.

"Jadi awalnya bukan menggelar konser yang megah. Namun, pada hari H ternyata ada hiburan dengan panggung besar mirip konser," terangnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dicopot Gibran Kasus Pungli Zakat, Lurah Gajahan: Saya Ambil Hikmahnya Saja
Indonesia
Dicopot Gibran Kasus Pungli Zakat, Lurah Gajahan: Saya Ambil Hikmahnya Saja

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka resmi mencopot Lurah Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Suparno.

Jokowi: Selalu Waspada, Dunia Akan Menghadapi Varian Lain Yang Lebih Menular
Berita
Jokowi: Selalu Waspada, Dunia Akan Menghadapi Varian Lain Yang Lebih Menular

Kemenkes juga akan memperketat penanganan kontak erat. Seluruh kontak erat dari kasus terkonfirmasi harus di karantina sampai hasil tes menyatakan negatif.

PKS Nilai Pembahasan Amandemen UUD Bisa Jadi Bola Liar
Indonesia
PKS Nilai Pembahasan Amandemen UUD Bisa Jadi Bola Liar

Apabila agenda ini tetap dipaksakan, dikhawatirkan akan muncul persepsi di tengah publik bahwa agenda amandemen ini menyimpan maksud terselubung.

8.500 Dosis Vaksin Sinovac Tahap Kedua Tiba di Solo, FX Hadi: Harusnya 11.500
Indonesia
8.500 Dosis Vaksin Sinovac Tahap Kedua Tiba di Solo, FX Hadi: Harusnya 11.500

Total ada 10.609 orang nakes di Solo yang terdaftar dapat vaksin

Polisi Periksa Dinar Candy Terkait Aksi Berbikini di Pinggir Jalan
Indonesia
Polisi Periksa Dinar Candy Terkait Aksi Berbikini di Pinggir Jalan

"Nanti akan kita sampaikan karena yang bersangkutan memang masih dalam pemeriksaan sekarang ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus

Kategori Kebebasan Pers di Jabar Cukup Bebas
Indonesia
Kategori Kebebasan Pers di Jabar Cukup Bebas

Demokrasi dalam kebebasan pers akan menjadi peradaban masa depan Indonesia. Ridwan menyebut teori pentaheliks yang diterapkan menjadi keberhasilan Jabar melompat begitu jauh dalam survei IKP 202.

Ratusan Nakes Gugur Akibat COVID-19, Menkes: Tolong Bantu Mereka
Indonesia
Ratusan Nakes Gugur Akibat COVID-19, Menkes: Tolong Bantu Mereka

Pemerintah memutuskan untuk menerapkan kebijakan pengetatan pembatasan pergerakan masyarakat pada 11-25 Januari 2021

Sudah Gelontorkan Insentif, Pemerintah Tidak Perlu Gelar Tak Amnesty Jilid 2
Indonesia
Sudah Gelontorkan Insentif, Pemerintah Tidak Perlu Gelar Tak Amnesty Jilid 2

Dengan adanya wacana TA jilid II ini, Yusuf menilai hal tersebut tentu akan berbeda dengan pola umum selama ini karena baru lima tahun lalu pemerintah melaksanakan pengampunan pajak.

Polda Metro Sisir Perusahaan yang Diduga Langgar PPKM Darurat
Indonesia
Polda Metro Sisir Perusahaan yang Diduga Langgar PPKM Darurat

Polda Metro Jaya masih melakukan penyisiran terkait adanya perusahaan sektor non esensial dan kritikal yang mewajibkan karyawannya tetap masuk ke kantor selama masa PPKM Darurat, khususnya di wilayah Ibu Kota.

KPK Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Korupsi PT Dirgantara Indonesia
Indonesia
KPK Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Korupsi PT Dirgantara Indonesia

kasus ini bermula saat Direksi PT DI periode 2007-2010 melaksanakan Rapat Dewan Direksi (BOD/Board of Director) pada akhir tahun 2007