Gelar Aksi Teatrikal di Kejagung, Massa Minta Jaksa Agung Serius Adili Novel Baswedan Sekelompok massa mengatasnamakan Corong Rakyat kembali menggelar aksi teatrikal main bola di area Gedung Kejaksaan Agung, Selasa (14/1). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Sekelompok massa mengatasnamakan Corong Rakyat kembali menggelar aksi teatrikal main bola di area Gedung Kejaksaan Agung, Selasa (14/1).

Aksi main bola ini sebagai sentilan agar tim Kejaksaan yang dipimpin ST Burhanuddin tidak bermain-main dalam menuntaskan kasus dugaan penganiayaan dan pembunuhan Novel Baswedan saat menjabat sebagai Kasat Reskrim di Bengkulu.

Baca Juga

Jaksa Agung Dikritik karena Lambat Usut Dugaan Pidana Novel Baswedan

"Kenapa kami melakukan aksi teatrikal bermain bola di depan Kejagung? Ini adalah simbol bahwa Kejagung terlalu banyak main jadi lupa ingatan menuntaskan kasus dugaan penganiayaan dan pembunuhan yang dilakukan oleh Novel Baswedan kala menjadi Kasat Reskrim di Bengkulu," ungkap Korlap Aksi Ahmad

Massa Corong Rakyat kembali menggelar aksi teatrikal main bola di area Gedung Kejaksaan Agung, Selasa (14/1). Foto: MP/Kanu
Sekelompok massa mengatasnamakan Corong Rakyat kembali menggelar aksi teatrikal main bola di area Gedung Kejaksaan Agung, Selasa (14/1). Foto: MP/Kanu

Lebih lanjut, Ahmad juga memberikan ultimatum agar Jaksa Agung ST Burhanuddin tidak banyak bermain-main seperti Jaksa Agung sebelumnya yang saat memimpin Korps Adhyaksa kerap dituding bermain politik dalam upaya penegakan hukum khususnya dalam kasus Novel Baswedan di Bengkulu.

Baca Juga

Desak Adili Novel Baswedan, Massa Bacakan Yasin ke Jaksa Agung

"Sekali lagi kami meminta agar tanggalkan baju politikmu jika masih bergerak sesuai pesanan politik, sangat berbahaya bagi bangsa ini jika seorang Jaksa Agung masuk ke dunia politik," tegasnya.

Sekelompok massa mengatasnamakan Corong Rakyat kembali menggelar aksi teatrikal main bola di area Gedung Kejaksaan Agung, Selasa (14/1). Foto: MP/Kanu
Sekelompok massa mengatasnamakan Corong Rakyat kembali menggelar aksi teatrikal main bola di area Gedung Kejaksaan Agung, Selasa (14/1). Foto: MP/Kanu

Lebih jauh, Ahmad menegaskan menjadi harga mati agar berkas perkara kasus Novel bisa di limpahkan ke Pengadilan. Pihaknya akan seterusnya menagih keseriusan tim Kejaksaan mengadili Novel Baswedan.

Baca Juga

Jaksa Masih Terus Teliti Berkas Perkara Kasus Penyerangan Novel Baswedan

"Jangan cuma jadi isapan jempol belaka, persamaan hukum harus ditegakkan. Novel punya dosa maka harus diadili. Aktivis HAM bersuaralah, jangan salah haluan," pungkasnya. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH