Gegara Kasus Rommy, Suara PPP Jeblok Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (tengah) pada Mukernas III PPP di Cisarua, Bogor, Rabu (20/3). (Antaranews/Riza Harahap)

MerahPutih.com - Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa mengaku kaget partai yang membesarkannya "dihajar", sehingga perolehan suara turun drastis.

"Memang mengejutkan termasuk kita dihabisin di daerah lumbung suara kita. Saya nggak tau apa yamg kita alami di lumbung suara kita,"katanya di Menteng, Jakarta Pusat (18/4/2019).

Suharso Monoarfa bersama para pengurus DPP PPP di Jakarta
Suharso Monoarfa bersama para pengurus DPP PPP di Jakarta (Foto: Antaranews)

Suharso juga menilai merosotnya suara partai berlambang ka'bah salah satunya dipengaruhi oleh politik uang.

"Saya kira itu money politic luar biasa. banyak di lumbung suara kami itu kan dimana-mana. mungkin kita semacam diadili lah oleh mereka," ujarnya.

Suharso juga tidak menampik, kasus yang dialami mantan Ketua Umum Romahurmuziy (Rommy) dijadikan salah satu peluru untuk menghancurkan suara PPP.

"Entah black campaign segala macam termasuk kasusnya saudara Rommy, jadi titik masuk buat mereka. kita memang harus bentuk kembali tempat tempat itu. tetapi sudah kejadian mau diapain. tadinya kami pikir itu gak akan terganggu sama sekali. tapi begitu masif, terstruktur ke bawah," ujarnya.

Suharso memetakan kehancuran suara dibasisnya terjadi di Jawa Barat bagian Priangan Timur.

Romahurmuziy

"Di DKI, Banten dan Jawa Barat di Priangan Timur, di Tasik, Garut. luar biasa lah. termasuk Jakarta. Jakarta kan sebenarnya kita ini 3 kursi, tapi tetep masih melekat partai penista agama dimainkan terus oleh mereka," ucapnya

"Jadi saya ingin mengatakan bahwa sampai segitunya kebenciian dirasukan kepada publik. itu kan salah. ya tapi kita akan berhitung kpd mereka dan kita bisa tau siapa yg sebenarnya sedang menggantang asap," tutupnya. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH