Gegara Catut Nama Mega dan Anies, Guru SMPN 250 Jaksel Terancam Dipecat SMPN 250 Jakarta Selatan, Foto: Kemendikbud

MerahPutih.com - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta sudah melayangkan surat teguran terhadap guru SMPN 250 Jakarta Selatan, Sukirno, yang mencatut nama Mega dan Anies dalam soal ujian akhir sekolah kelas 1 SMP.

"Jadi sanksi yang sudah diberikan sesuai peraturan ketentuan oleh Disdik itu dikasih surat teguran," ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (16/12).

Baca Juga

Soal Ujian Sebut Nama Anies dan Mega, Begini Penjelasan Disdik DKI Jakarta

Riza menuturkan, tak menuntut kemungkinan Sukirno akan dibebaskan tugaskan mengajar di SMP Negeri 250. Saat ini, status dia di sekolah sebagai guru kontrak kerja individual (KKI).

"Saya udah minta diberi sanksi lain, sedang dipelajari, di antaranya tidak lagi dipekerjakan di SMPN 250," tuturnya.

Sekarang ini, Riza menyampaikan, pihaknya sedang mempelajari sanksi yang diterima Sukirno, agar nantinya tidak menyalahi aturan dan ketentuan yang ada.

"Nanti sedang dikaji (sanksi) karena semua harus sesuai peraturan dan ketentuan," ucapnya.

Viral Anies Diejek Mega di Soal Ujian Sekolah

Riza melanjutkan, Pemprov DKI memang harus memberikan sanksi kepada siapa saja yang bersalah, apapun bentuk kesalahannya itu.

"Sementara sesuai ketentuan dan aturan sanksinya diberi surat teguran dan kita sedang pelajari apakah yang bersangkutan dimungkinkan diberi sanksi untuk tidak dipekerjakan lagi di SMP 250," tutupnya.

Perkara pencatutan nama Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri ini juga berencana akan dibawa ke Kepolisian Polda Metro Jaya. Hal itu diungkap Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi.

"Saya akan melaporkan bapak (Sukirno) ke Polda Metro Jaya," ucap Prasetyo di dalam rapat Komisi E bersama dengan Disdik DKI di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (15/12) lalu.

Seperti diketahui, ramai beredar di media sosial dan aplikasi Whatsapp. Ada dua soal ujian dengan jawaban pilihan ganda berisi nama Anies dan Mega.

Pada soal pertama, disebutkan bahwa Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta tak menggunakan jabatan untuk memperkaya diri, melainkan untuk menolong rakyat. Siswa pun diminta menjawab sifat apa yang ditunjukkan oleh Anies itu.

Kemudian di soal lainnya, disebutkan bahwa Anies kerap diejek Mega, namun Anies tak pernah marah. (Asp)

Baca Juga

Viral Anies Diejek Mega di Soal Ujian Sekolah, Gerindra: Nggak Etis

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jakarta Diberlakukan PSBB, Anies Dianggap Punya Kewenangan Penuh Atasi COVID-19
Indonesia
Jakarta Diberlakukan PSBB, Anies Dianggap Punya Kewenangan Penuh Atasi COVID-19

Dengan status PSBB yang sudah disetujui pusat, maka ke depan akan lebih ketat dan tegas lagi karena sifatnya sudah mengikat dan tentunya ada penegakkan hukum.

PSBB Dilonggarkan, Okupansi Hotel Bisa Capai 40 Persen
Indonesia
PSBB Dilonggarkan, Okupansi Hotel Bisa Capai 40 Persen

kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang secara bertahap mulai membuka sektor usaha sehingga sektor hotel kini secara bertahap mulai pulih.

CFD Jakarta Kembali Ditiadakan, DPRD DKI: Jangan Sampai Kurva COVID Naik Lagi
Indonesia
CFD Jakarta Kembali Ditiadakan, DPRD DKI: Jangan Sampai Kurva COVID Naik Lagi

Menurutnya, CFD yang digelar pada Minggu (21/6) kemarin cukup mengkhawatirkan lantaran menimbulkan kerumunan.

Bank DKI Tak Berhenti Berinovasi Ciptakan Produk dan Layanan Permudah Masyarakat
Indonesia
Bank DKI Tak Berhenti Berinovasi Ciptakan Produk dan Layanan Permudah Masyarakat

Penghargaan ini menjadi penanda kepercayaan nasabah yang kian meningkat kepada Bank DKI

Tidak Ada Anggaran, Gibran Pakai Mobil Dinas Bekas saat Jadi Wali Kota Solo
Indonesia
Tidak Ada Anggaran, Gibran Pakai Mobil Dinas Bekas saat Jadi Wali Kota Solo

Pemkot Solo memastikan tidak ada anggaran dari APBD 2021 untuk pengadaan mobil dinas baru bagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa.

Relawan Vaksin COVID-19 Harus Berdomisili Bandung, Tak Boleh Keluar Wilayah Penelitian
Indonesia
Relawan Vaksin COVID-19 Harus Berdomisili Bandung, Tak Boleh Keluar Wilayah Penelitian

uji klinis itu tidak bisa diberlakukan bagi warga di luar Bandung Raya

  Mudik Dilarang, Jalur Alternatif Menuju Yogyakarta Ditutup
Indonesia
Mudik Dilarang, Jalur Alternatif Menuju Yogyakarta Ditutup

"Untuk jalan-jalan tikus atau jalan kecil ini kita serahkan penangannya ke pemerintah kabupaten dan Kota. Surat perintahnya sudah kita siapkan,” jelas Tavip.

Perahu Evakuasi Hingga Tempat Pengungsi Korban Banjir Terpapar COVID-19 Dibedakan
Indonesia
Perahu Evakuasi Hingga Tempat Pengungsi Korban Banjir Terpapar COVID-19 Dibedakan

Musim hujan di Jakarta bukan hanya di tengah pandemi yang masih terjadi, tetapi juga akibat fenomena La Nina

Lebih dari 300 Nakes di Jakarta Barat Sudah Divaksinasi Tahap Dua
Indonesia
Lebih dari 300 Nakes di Jakarta Barat Sudah Divaksinasi Tahap Dua

Vaksinasi dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Minggu (31/1)

Menparekraf Sandiaga Uno Berikan Semua Gajinya untuk Zakat
Indonesia
Menparekraf Sandiaga Uno Berikan Semua Gajinya untuk Zakat

BAZNAS telah menerima seluruh gaji Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.