Gedung Utama Kejaksaan Agung Terbakar, Dokumen Perkara Aman Gedung Kejagung terbakar. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Gedung Utama Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8) terbakar. Api melahap sayap kanan atau ruangan kepegawaian dan intelijen serta pimpinan Kejaksaan Agung.

"Terkait kebakaran di gedung Kejagung, dapat diinfokan bahwa dokumen perkara aman sehingga kelanjutan penanganan perkara takkan terlalu terganggu," ujar Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD dalam cuitanya, Sabtu (22/8).

Mahfud memastikan jika yang terbakar adalah ruangan intelijen dan ruangan sumber daya manusia.

Baca Juga:

Gedung Kejaksaan Agung Terbakar

"Saya sudah bicara dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan JAM Pidum Fadhi; Zumhana," ujarnya.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan, berkas perkara dan tahanan aman. Dirinya berharap tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Gedung Kejaksaan Agung kebakar
Gedung Utama Kejaksaan Agung terbakar. (Foto: internet)

"Mudah-mudahan tidak ada. Karena hari ini libur. Tahanan jika perlu kita evakuasi, karena ada di belakang," ujarnya.

Sampai jam 21.00, api masih melahap Gedung Utama Kejaksaan Agung. Kebakaran yang terjadi digedung aparat penegak hukum dimulai sekitar pukul 19.15 dan bermula dari lantai 6. Belum ada informasi korban jiwa dalam musibah ini.

Sedikitnya 34 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke Kejaksaan Agung untuk segera memadamkan api yang sudah melahap sebagian Gedung Utama Kejaksaan. Arus lalu lintas di area tersebut sudah ditutup aparat Kepolisian. (Pon)

Baca Juga:

Si Jago Merah Lalap Gedung Utama Kejaksaan Agung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PBNU Tolak Perpres Investasi Miras
Indonesia
PBNU Tolak Perpres Investasi Miras

PBNU menolak rencana pemerintah menjadikan industri minuman keras (miras) keluar dari daftar negatif investasi.

[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Tak Terima Anggota TNI Dikeroyok Klub Motor Besar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Tak Terima Anggota TNI Dikeroyok Klub Motor Besar

Pidato Prabowo Subianto di video itu sebenarnya terkait Ratna Sarumpaet yang saat itu sempat mengaku menjadi korban penganiayaan.

Jerat Pidana Calon Kepala Daerah Pelanggar Protokol Kesehatan
Indonesia
Jerat Pidana Calon Kepala Daerah Pelanggar Protokol Kesehatan

Bawaslu mencatat selama dua hari pendaftaran peserta Pilkada 2020, terjadi 243 dugaan pelanggaran yang dilakukan bakal calon kepala daerah.

PAN Putuskan Dukung Gibran-Teguh di Pilwakot Solo
Indonesia
PAN Putuskan Dukung Gibran-Teguh di Pilwakot Solo

"Dinamika politik Solo berubah sangat cepat. Kami di Pilwakot Solo sebagai partai pengusung pasangan Gibran-Teguh," kata dia.

Soal Bom Makassar, Ketua DPD RI Berharap Masyarakat tidak Terjebak Isu Agama
Indonesia
Soal Bom Makassar, Ketua DPD RI Berharap Masyarakat tidak Terjebak Isu Agama

Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu juga berharap masyarakat tidak terjebak pada isu agama yang mungkin dimainkan pihak tidak bertanggung jawab.

Update Corona DKI Jumat (7/8): Bertambah 658 Kasus
Indonesia
Update Corona DKI Jumat (7/8): Bertambah 658 Kasus

Kasus corona di Jakarta terus mengalami lonjakan tajam.

KPK Sita Uang Rp12 Miliar Terkait Korupsi Proyek Fiktif PT Waskita Karya
Indonesia
KPK Sita Uang Rp12 Miliar Terkait Korupsi Proyek Fiktif PT Waskita Karya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar Rp12 miliar terkait kasus dugaan korupsi pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya Tbk (Persero)

TNI-Polri Penyintas Donor Plasma Darah, Walikota Tangsel Sebut COVID-19 Bukan Aib
Indonesia
TNI-Polri Penyintas Donor Plasma Darah, Walikota Tangsel Sebut COVID-19 Bukan Aib

Plasma darah ini nantinya akan diberikan kepada pasien yang membutuhkan

Daripada Perluas CFD, Anies Disarankan Fokus Awasi Pasar Hingga Mal
Indonesia
Daripada Perluas CFD, Anies Disarankan Fokus Awasi Pasar Hingga Mal

Gubernur Anies Baswedan menutup kembali kawasan CFD Sudirman-Thamrin setelah dibuka kembali

KPK Periksa Eks Bupati Bulukumba Terkait Kasus Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Periksa Eks Bupati Bulukumba Terkait Kasus Nurdin Abdullah

Sukri akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).