Gedung Putih Klaim PM Jepang Sanae Takaichi Janji Menominasikan Presiden AS Donald Trump untuk Hadiah Nobel Perdamaian

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 29 Oktober 2025
Gedung Putih Klaim PM Jepang Sanae Takaichi Janji Menominasikan Presiden AS Donald Trump untuk Hadiah Nobel Perdamaian

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi. (Foto: Instagram/Sanae Takaichi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengunjungi Jepang, Selasa (28/10). Kunjungan itu berbuah manis. Setidaknya ada tiga hal penting yang didapat Trump sebagai oleh-oleh: pujian, kesepakatan investasi, dan janji dukungan untuk nominasi Hadiah Nobel Perdamaian.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyambut Trump dengan upacara megah pada Selasa, lengkap dengan pujian, nominasi Nobel, dan janji investasi Jepang di Amerika Serikat. Trump membalas dengan penuh kehangatan, mengatakan kepada Takaichi bahwa AS akan siap membantu apa pun yang ia inginkan, bantuan apa pun untuk Jepang.

Seperti dilansir BBC, kedua pemimpin menandatangani kesepakatan tentang mineral tanah langka, serta dokumen yang menandai era keemasan baru hubungan AS-Jepang. Dokumen itu menegaskan kembali komitmen kedua negara untuk melaksanakan berbagai perjanjian yang telah dibuat sebelumnya, termasuk kesepakatan tarif 15 persen yang dinegosiasikan awal tahun ini.

Upacara dan lokasi pertemuan itu juga tampaknya dirancang secara khusus untuk menyenangkan presiden AS tersebut.

Baca juga:

Hadiri KTT ASEAN di Malaysia, Donald Trump Lempar Pujian untuk Kepemimpinan Negara ASEAN



Saat makan siang, Trump mengucapkan selamat kepada Takaichi karena telah menjadi perdana menteri perempuan pertama Jepang. Menurut siaran resmi Gedung Putih, menu makan siang tersebut terdiri dari nasi Amerika dan daging sapi Amerika, dimasak lezat dengan bahan-bahan Jepang, sebuah langkah yang tampaknya menyenangkan Trump, yang selama ini mendesak Jepang untuk membeli beras dari Amerika Serikat.

Takaichi juga menemani Trump mengunjungi kapal induk AS USS George Washington. Di sana, mereka disambut ribuan tentara Amerika yang bersorak. Takaichi naik ke panggung dan memuji apa yang disebutnya sebagai aliansi terbesar di dunia, serta berjanji akan meningkatkan anggaran pertahanan Jepang.

Trump sebelumnya sering mengkritik Jepang karena kurangnya pengeluaran pertahanan. Pada April lalu, ia mengecam perjanjian keamanan AS-Jepang sebagai tidak seimbang. “Kami membayar miliaran dolar untuk melindungi mereka, tapi mereka tidak membayar apa pun,” kata Trump.

Takaichi kemudian membalas keluhan itu dengan menyebut bahwa Trump telah menciptakan kedamaian di dunia. “Dalam waktu yang begitu singkat, dunia mulai menikmati lebih banyak kedamaian,” kata Takaichi melalui penerjemah, dikutip The Korea Times.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt, pada Selasa, kemudian menyebut pernyataan itu sebagai bentuk dukungan Perdana Menteri Takaichi dalam menominasikan Trump untuk Hadiah Nobel Perdamaian.

“Saya sendiri sangat terkesan dan terinspirasi oleh Anda, Tuan Presiden,” tambah Takaichi.

Sebelumnya, Trump mengatakan ia yakin akan memiliki hubungan yang fantastis dengan Takaichi, yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan mantan PM Shinzo Abe, sahabat lama Trump yang tewas ditembak pada 2022.

“Dia sekutu dan teman hebat Abe, yang juga sahabat saya. Dia salah satu yang terbaik. Saya tahu mereka sangat dekat, dan saya pikir secara filosofi mereka sejalan, dan itu sangat bagus,” kata Trump kepada wartawan saat terbang dari Malaysia menuju Jepang.(dwi)

Baca juga:

Donald Trump Bakal Hadiri KTT ASEAN di Malaysia Lanjut ke KTT APEC

#Jepang #Amerika Serikat #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Jakarta siap menyambut delegasi dari lebih dari 50 kota di dunia yang akan menghadiri forum tahun depan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Dunia
Wapres AS Yakin Donald Trump Tak Akan Biarkan Perang Tanpa Akhir dengan Iran
JD Vance menegaskan Donald Trump tidak akan membiarkan AS terjebak dalam perang berkepanjangan dengan Iran di tengah ketegangan dan mandeknya perundingan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 30 Oktober 2026
Wapres AS Yakin Donald Trump Tak Akan Biarkan Perang Tanpa Akhir dengan Iran
Fun
Dikecam China, Pembuat Hello Kitty Cut-Off Drama Mata-Mata Jepang
Pemutusan hubungan itu terjadi setelah kontroversi yang memicu kecaman luas di China.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Dikecam China, Pembuat Hello Kitty Cut-Off Drama Mata-Mata Jepang
ShowBiz
Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Young menyatakan penggunaan lagu miliknya yang dirilis pada 1989, 'Rockin' in the Free World', tanpa izin.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Dunia
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Indonesia
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi beberkan 3 alasan utama memburuknya krisis keamanan di Asia Tenggara pada ADMM Cebu. Simak penjelasannya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Indonesia
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Caracas, ibu kota Venezuela, yang berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Dunia
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Donald Trump serukan Venezuela jadi negara bagian ke-51 AS dan ganti presiden dengan gubernur. Cek pernyataan lengkap dan analisis geopolitiknya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Indonesia
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Minaj menyebut dirinya sebagai 'penggemar nomor satu' Trump meskipun ia sempat mengkritik kebijakan Trump pada masa jabatan pertamanya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Bagikan